Viral Video Virus Corona Sudah Tertulis di al-Qur’an dan Hadist

gold investment,gold investing 2020,gold investment news,gold investment stock,gold investment companies,gold investors,gold investopedia,gold investment calculator,gold invest 2020,gold invest app,gold invest online,gold invest plan,gold invest now,gold invest reddit,gold invest price,gold invest uk,invest gold australia,invest gold and silver,gold as invest,asia gold invest,the gold investment corporation,the gold investment group,the gold investment letter,of gold investment,gold and investment risk,gold for investment purposes,gold for investment uk,gold for investors,gold invest bank,invest gold bars,invest gold bullion,invest gold bars bdo,invest gold bdo,gold bond invest,gold invest canada,gold invest calculator,gold invest company,gold invest.com,gold invest chart,gold invest corona,gold invest coins,gold invest constanta,gold invest direct,gold invest dinant,invest gold dbs,invest gold deposit scheme,gold digger invest oy,w&d gold investimentos ltda,gold invest etf,gold invest europe,how to invest gold etf funds india,gold estate invest,multi invest gold erfahrungen,eco gold invest mangalia,gold invest e confiavel,e gold investment cimb,e gold investment in hdfc bank,gold invest forum,gold invest fund,gold invest fiod,gold futures invest,gold for invest,gold form invest,sbi gold fund invest,invest gold index funds,gold invest group,invest gold how,invest gold safe haven,heera gold invest,gold invest in usa,invest gold in malaysia,invest gold in singapore,invest gold in dubai,invest gold in bank,invest gold index,should i invest gold,should i invest gold or silver,can i invest gold

Wabah virus corona yang berasal dari Wuhan, China, sudah menjadi permasalahan global. Jumlah korban meninggal akibat virus mematikan ini diketahui sudah mencapai lebih dari 100 orang pada Selasa, 28 Januari 2020.

Ramai diberitakan, virus ini diketahui berasal dari sup kelelawar dan katak yang biasa dikonsumsi orang-orang di sana. Sedangkan, menurut ajaran agama Islam, kelelawar dan katak merupakan dua hewan yang dilarang untuk dibunuh apalagi dimakan.

Melalui tayangan di channel Youtube Permana Cuy, dikutip VIVA, ada sebuah hadis yang membahas kedua binatang tersebut. Dalam hadis itu tertulis:

“Dari ‘Abdullah bin ‘Amru, ia berkata, “Janganlah kalian membunuh katak, karena suaranya adalah tasbih. Jangan kalian pula membunuh kelelawar, karena ketika Baitul-Maqdis roboh ia berkata : ‘Wahai Rabb, berikanlah kekuasaan padaku atas lautan hingga aku dapat menenggelamkan mereka,” (HR. Al Baihaqi dalam Al-Kubraa 9: 318 dan Ash-Shughraa 8: 293 No. 3907, dan Al-Ma’rifah hal. 456. Al Baihaqi berkata bahwa sanad hadis ini shahih).

Video yang memuat penjelasan tentang bahaya membunuh katak dan kelalawar lalu dikaitkan dengan virus corona ini pun menjadi viral. Dari hadis yang ditampilkan tersebut dapat disimpulkan bahwa kedua hewan ini dilarang untuk dibunuh, apalagi dikonsumsi. Para ulama berpandangan, larangan membunuh suatu hewan menunjukkan keharaman bagi kita untuk mengonsumsinya. Karena logikanya, hewan tersebut sudah pasti dibunuh terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. Jika membunuhnya saja diharamkan, tentu memakannya pun akan haram.

Dalam ajaran agama Islam, katak merupakan salah satu hewan yang larang untuk dibunuh. Dan masyarakat di Tiongkok menggunakan katak sebagai sumber pangan yang digemari dan diyakini bahwa katak merupakan sumber makanan yang lezat dan bergizi.

Hal ini bukan tanpa alasan, peneliti dari IPB juga menjelaskan bahwa katak mengandung cacing nematoda atau cacing gelang yang terdapat pada sistem pencernaan katak. Apabila cacing tersebut masuk ke dalam sistem pencernaan manusia, maka akan mengganggu metabolisme tubuh.

Selain itu, akan lebih berbahaya lagi ketika cacing tersebut masuk ke dalam pencernaan manusia dan memakan apa yang telah kita makan. Akibatnya, kita akan terus merasa lapar walaupun sudah makan banyak.

Walaupun pada katak mengandung banyak gizi baik, namun gizi tersebut sudah dihabiskan oleh cacing nematoda yang ada dalam pencernaan katak. Dan yang kita makan hanya racun yang berbahaya.

Terkait kehalalan dalam mengonsumsi katak atau kodok memang ada perbedaan pendapat. Tapi, mayoritas mengatakan bahwa memakan katak adalah haram.

Video penjelasan mengenai haramnya katak atau kodok dan dikaitkan dengan virus corona ini sudah ditonton lebih dari 6 juta kali. Bahkan menjadi trending ke dua hingga hari ini, Kamis, 30 Januari 2020. Video dengan judul “Masya Allah! Ternyata Virus Corona Sudah Tertulis Di al-Qur’an & Hadist” ini pun sudah diupload sejak 26 Januari 2020 dan hingga kini, masih menarik perhatian publik.

Sumber:


Tags:

Leave a Reply