Viral Video Ngabuburit Jadul, Anak 90-an Sempat Merasakan?

Source: Twitter @wind_4change (Dok. RCTI Files)

Menjalani bulan Ramadan akan terasa kurang jika tanpa tradisi ngabuburit. Ngabuburit adalah kegiatan yang dilakukan sembari menanti azan Maghrib dan menunggu waktu berbuka puasa. Biasanya, masyarakat akan menghabiskan waktu dengan berburu takjil, melakukan aktivitas sosial atau bahkan sekadar berkumpul bersama keluarga dan kerabat.

Salah satu cuplikan ngabuburit belakangan sedang viral di Twitter. Video unggahan netter @wind_4change ini menunjukkan bagaimana masyarakat ngabuburit di tahun 90-an. Hingga kini videonya sudah disukai lebih dari 30 ribu kali.

Video yang merupakan arsip dari stasiun TV RCTI menampilkan tradisi ngabuburit masyarakat di Tasikmalaya tepatnya pada 29 Agustus 1991. Terlihat sekumpulan anak-anak yang berkumpul dan bermain untuk menghabiskan waktunya. Banyak di antara mereka yang menghabiskan waktu dengan membaca buku, majalah dan komik trendy pada saat itu yang disewakan seharga Rp 50 sampai Rp 100.

Source: Twitter @wind_4change (Dok. RCTI Files)

Selain itu, momen ini juga dimanfaatkan oleh para orang dewasa untuk menyewakan mainan elektronik, menjual makanan tradisional hingga menjual cenderamata. Orang tua yang mengasuh anak-anaknya turut mengajak mereka berjalan-jalan di putaran berbatu di sekitar kompleks olahraga Lapangan Dadaha Tasikmalaya untuk kesehatan. Tak sedikit juga anak-anak yang lebih memilih naik delman dengan ongkos Rp 200 hingga Rp 300 per orang sekali jalan.

Tiga tempat yang disediakan sebagai spot ngabuburit warga Tasikmalaya adalah Lapangan Olahraga Dadaha, taman di depan Pendopo Kabupaten dan di taman Masjid Agung Tasikmalaya. Dengan adanya kegiatan bersosialisasi ini, diperkirakan terdapat nilai transaksi sebesar Rp 5 juta setiap harinya.

Video ini dibanjiri beragam komentar dari warganet.




Video selengkapnya dapat disimak berikut ini.

Sumber: Lihat link


Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments