Viral Dokter Sudah Pakai APD Tapi Masih Tertular Korona, Kok Bisa?

Illustrasi APD/Tedward Quinn (unsplash.com)

gold investment,gold investing 2020,gold investment news,gold investment stock,gold investment companies,gold investors,gold investopedia,gold investment calculator,gold invest 2020,gold invest app,gold invest online,gold invest plan,gold invest now,gold invest reddit,gold invest price,gold invest uk,invest gold australia,invest gold and silver,gold as invest,asia gold invest,the gold investment corporation,the gold investment group,the gold investment letter,of gold investment,gold and investment risk,gold for investment purposes,gold for investment uk,gold for investors,gold invest bank,invest gold bars,invest gold bullion,invest gold bars bdo,invest gold bdo,gold bond invest,gold invest canada,gold invest calculator,gold invest company,gold invest.com,gold invest chart,gold invest corona,gold invest coins,gold invest constanta,gold invest direct,gold invest dinant,invest gold dbs,invest gold deposit scheme,gold digger invest oy,w&d gold investimentos ltda,gold invest etf,gold invest europe,how to invest gold etf funds india,gold estate invest,multi invest gold erfahrungen,eco gold invest mangalia,gold invest e confiavel,e gold investment cimb,e gold investment in hdfc bank,gold invest forum,gold invest fund,gold invest fiod,gold futures invest,gold for invest,gold form invest,sbi gold fund invest,invest gold index funds,gold invest group,invest gold how,invest gold safe haven,heera gold invest,gold invest in usa,invest gold in malaysia,invest gold in singapore,invest gold in dubai,invest gold in bank,invest gold index,should i invest gold,should i invest gold or silver,can i invest gold

Alat Perlindungan Diri (APD) atau baju hazmat dipakai tenaga kesehatan yang menangani pasien korona. Tapi kenapa tetap ada dokter yang terkena virus korona baru COVID-19 walaupun sudah mengenakan APD?

Pertanyaan itu dibahas oleh dokter Shela Putri Sundawa dalam program podcast miliknya, Relatif Perspektif. Episode ke-18 podcast ini menampilkan Dokter Bayushi yang sempat positif COVID-19.

Dokter Bayushi bercerita ia ditugaskan di ruang isolasi COVID-19 pada Maret lalu. Tanggal 30 Maret 2020 ia didiagnosis positif korona. Padahal selama bertugas di ruangan itu ia selalu mengenakan APD.

Illustrasi dokter/unsplash.com

Ada dugaan sumber penularan itu berasal dari sesama dokter, meskipun dokter Bayushi menyatakan tak bisa memastikannya 100 persen. Penularan di antara tenaga medis memang tengah jadi pembahasan hangat soal penularan korona.

“Yang jadi problem justru bukan saat kita ketemu pasien, tapi kita harus lebih waspada saat ketemu sejawat. Dokter yang membuat gue terpapar COVID mungkin nggak positif secara swab, ya, secara rapid juga hasilnya sudah negatif. Tapi bisa aja kan melalui CT Scan dia positif,” ujarnya.  “Jadi kalau memang bisa stay at home, mending dilakuin aja.”

Tujuan Podcast Dibuat

Lalu seperti apa cerita dokter Bayushi yang harus berjuang menghadapi gejala pada masa-masa awal tertular. Simak kisah selengkapnya ia menghadapi masa karantina panjang di podcast tersebut DI SINI

Seperti anjuran dokter Bayushi, karena wabah belum usai, sebaiknya mengurangi aktivitas di luar rumah. Jika terpaksa keluar rumah pun senantiasa menjaga jarak minimal satu meter dari orang lain dan mematuhi aturan PSBB dan imbauan soal pencegahan penularan virus korona.

Berikut yang bisa kita lakukan untuk mencegah diri dari penularan dan penyebaran COVID-19.

1. Cuci tangan sesering mungkin, terutama jika dari luar rumah atau menerima kiriman.

2. Hindari menyentuh area wajah sebelum mencuci tangan.

3. Hindari berjabat tangan dan berpelukan

4. Hindari berkumpul dan berkerumun.

5. Mencuci bahan makanan


Leave a Reply