Teroris Menyerang Belanda, Masjid dan Sekolah Dijaga Ketat

Polisi di Belanda menangkap seorang laki-laki yang diduga menewaskan tiga orang dalam insiden penembakan di atas trem di kota Utrecht, hari Senin (18/03).

Unit antiteror kepolisian mengepung satu gedung dan melakukan sejumlah penggerebekan sebelum menangkap laki-laki tersebut.

Sebelumnya polisi menyebar foto laki-laki berusia 37 tahun kelahiran Turki bernama Gokmen Tanis.

Jaksa mengatakan Tanis pernah berurusan dengan polisi.

Insiden penembakan di Utrecht, yang terjadi hanya beberapa hari setelah penembakan massal di dua masjid di Selandia Baru yang menewaskan 50 orang, mendorong pihak berwenang setempat memperketat pengamanan di seluruh negeri.

Selain menewaskan tiga orang, tersangka pelaku juga menyebabkan beberapa lainnya luka-luka.

Pengamanan yang diperketat meliputi sekolah, masjid, terminal dan gedung-gedung pemerintah.

Layanan kereta dan tram di Utrecht untuk sementara dihentikan. Ancaman keamanan di Utrecht dinaikkan ke level tertinggi.

Perdana Menteri Mark Rutte mengatakan ia sangat prihatin dan pemerintah menggelar rapat darurat untuk menangani peristiwa itu.

Sumber: bbc.com


Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments