Sopir Taksi Online asal Bekasi Dirampok dan Dibunuh di Indramayu, 2 Pelaku Ditangkap

 Teka-teki kasus penemuan jenazah terbungkus lakban di Indramayu akhirnya terpecahkan. Korban merupakan sopir taksi online asal Bekasi yang dirampok dan dibunuh.

Kasus ini diselidiki polisi setelah mendapat laporan dari warga mengenai temuan seorang jasad di Kali Panaran, Jalan Ibu Tien Soeharto, Desa Pekandangan, Kabupaten Indramayu, Senin (25/7) siang.

Identitas korban akhirnya berhasil diketahui berdasarkan analisa dan sidik jari. Pria tersebut bernama Widodo (53), warga Perum Central Park, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Sehari-hari ia bekerja sebagai sopir taksi online.

Pelaku Ditangkap di Tanjung Priok dan Jawa Tengah

Setelah melakukan penyelidikan, polisi akhirnya menangkap dua tersangka pembunuh korban. Mereka ditangkap secara terpisah, satu orang di Tanjung Priok, yang lain di daerah Jawa Tengah.

“Dua orang tersangka sekarang dalam pengamanan kepolisian namun saat ini dalam pengembangan,” kata Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Ibrahim Tompo, Senin (1/8).

Motif para pelaku diduga pencurian dengan kekerasan. Namun hingga kini polisi masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap kedua pelaku.

“Diindikasikan diakibatkan karena (Pasal) 365, pencurian dengan kekerasan. Tapi kita masih lakukan pengembangan,”kata dia.

“Motifnya perampokan. Nanti lengkapnya akan dirilis di Polres Indramayu,” pungkasnya. [yan]

Sumber: Lihat


Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments