Seperti Inilah Sengitnya Pertarungan Nafsu Lawwamah dan Nafsu Mutmainah

gold investment,gold investing 2020,gold investment news,gold investment stock,gold investment companies,gold investors,gold investopedia,gold investment calculator,gold invest 2020,gold invest app,gold invest online,gold invest plan,gold invest now,gold invest reddit,gold invest price,gold invest uk,invest gold australia,invest gold and silver,gold as invest,asia gold invest,the gold investment corporation,the gold investment group,the gold investment letter,of gold investment,gold and investment risk,gold for investment purposes,gold for investment uk,gold for investors,gold invest bank,invest gold bars,invest gold bullion,invest gold bars bdo,invest gold bdo,gold bond invest,gold invest canada,gold invest calculator,gold invest company,gold invest.com,gold invest chart,gold invest corona,gold invest coins,gold invest constanta,gold invest direct,gold invest dinant,invest gold dbs,invest gold deposit scheme,gold digger invest oy,w&d gold investimentos ltda,gold invest etf,gold invest europe,how to invest gold etf funds india,gold estate invest,multi invest gold erfahrungen,eco gold invest mangalia,gold invest e confiavel,e gold investment cimb,e gold investment in hdfc bank,gold invest forum,gold invest fund,gold invest fiod,gold futures invest,gold for invest,gold form invest,sbi gold fund invest,invest gold index funds,gold invest group,invest gold how,invest gold safe haven,heera gold invest,gold invest in usa,invest gold in malaysia,invest gold in singapore,invest gold in dubai,invest gold in bank,invest gold index,should i invest gold,should i invest gold or silver,can i invest gold

Pernakah anda mengalami perasaan bimbang ketika ingin berbuat baik atau justru berbuat jahat? Seperti misalnya bimbang ingin beramal ketika uang yang dimiliki dapat dibilang pas-pasan? Atau ketika melaporkan teman yang berbuat curang?

Hampir setiap orang pernah mengalami hal tersebut. Ketika hati berkata demikian namun akal selalu membela keadaan.

Kejadian ini bersifat manusiawi, karena sejatinya Allah memang menciptakan nafsu manusia yang mempunyai sifat berkebalikan.

Allah menciptakan manusia sebagai makhluk yang mulia. Hal ini dikarenakan nafsu manusia diciptakan di alam lauuhut yang merupakan alam yang abadi juga sempurna. Begitu sempurna alam ini, manusia dikatakan lebih mulia dari malaikat sekalipun.

Sungguh Allah adalah dzat Yang Maha Tinggi. Seluruh alam semesta tunduk kepadaNya, termasuk nafsu. Dikisahkan, Allah ta’ala berfirman ketika dijadikan nafsu dalam dua bentuk yaitu nafsu mutmainah dan nafsu lawwamah.

“Bukankah aku ini Tuhanmu?” berkata Allah kepada kedua nafsu tersebut. Lantas nafsu mutmainah menjawab, “Benar Ya Allah. Kami bersaksi, Engkaulah Tuhan kami.”

Nafsu ini senantiasa tunduk dan patuh terhadap perintah Allah. Ia mengakui bahwa Allahlah yang paling tinggi.

Nafsu mutmainahlah yang akan mengarahkan manusia agar selalu mendengarkan perintah Allah. Orang-orang yang memihak pada nafsu mutmainah akan selalu diridhai Allah.

Namu hal sama tak terjadi pada nafsu lawwamah. Ketika ditanya peratanyaan yang sama, ia terdiam, tidak menolah tapi juga tidak mengiyakan. Karena itu, Allah memasukkan nafsu lawwamah ke dalam neraka Jahim.

Walau dihadapkan pada api neraka Jahim, nafsu ini tetap diam. Setelah diangkat dari tempat terhina itu, Allah kembali menanyakan hal yang sama. Namun nafsu lawwamah masih tak bergeming.

Kemudian Allah tempatkan nafsu lawwamah di neraka Jahanam. Api neraka telah membakar nafsu ini, sedang ia masih mebisu. Setelah diangkat lagi dan ditanyakan hal yang sama, ia masih bungkam.

Akhirnya Allah menempatkan nafsu lawwamah ke neraka Wail. Nereka yang menyiksa penghuninya dengan suhu yang sangat dingin.

Nafsu ini ternyata tak tahan dan berteriak meminta ampun seraya berkata, “Benar, Ya Allah. Kami bersaksi, Engkaulah Tuhan kami.” Lalu Allah mengangkat dan dijadikan satu dengan nafsu mutmainah.

Nafsu lawwamah mempunyai sifat yang bertolak belakang dengan mutmainah. Ia terus saja mengingkari bahwa Allah adalah Tuhannya.

Sifat membangkangnya itu yang kemudian membuat Allah memasukkanya ke dalam neraka Wail. Orang-orang yang memihak pada nafsu lawwamah akan selalu mengedepankan kepentingan pribadi dan membela pada keadaan.

Kelak di dunia, mereka akan selalu bersaing mengenai siapa yang paling berkuasa terhadap suatu manusia tergantung jalan hidup yang pilihnya.

Jika seseorang hendak beramal dengan keadaan uang yang pas-pasan, maka berkatalah nafsu mutmainah, “Sesungguhnya uang yang engkau amalkan akan menolongmu ketika di hari pembalasan.”

Sedangkan nafsu yang satunya, lawwmah akan berkata, “Sungguh dirimu dalam keadaan kekurangan hari ini. Hendaknya engkau beramal ketika mempunyai uang yang lebih banyak.”

Begitu seterusnya keduan nafsu saling bertarung. Tinggal manusia yang menentukan mana yang harus ia pilih. Maka dari itu, mintalah selalu ampunan dan pertolongan kepada Allah , Tuhan Alam Semesta.

إِنَّمَا يُؤْمِنُ بِآيَاتِنَا الَّذِينَ إِذَا ذُكِّرُوا بِهَا خَرُّوا سُجَّدًا وَسَبَّحُوا بِحَمْدِ رَبِّهِمْ وَهُمْ لَا يَسْتَكْبِرُونَ () تَتَجَافَىٰ جُنُوبُهُمْ عَنِ الْمَضَاجِعِ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ خَوْفًا وَطَمَعًا وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنفِقُونَ

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman dengan ayat-ayat Kami adalah orang-orang yang apabila diperingatkan dengan ayat-ayat Kami mereka menyungkur sujud dan bertasbih memuji Tuhannya, sedang mereka tidak menyombongkan diri. Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya, sedang mereka berdoa kepada Allah dengan rasa takut dan harap, dan mereka menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka.” (QS as-Sajdah : 15-16)

Sumber: muslimahdaily.com


Leave a Reply