Santri di Rembang Dibakar Seniornya, Disiram Pertalite saat Tidur, Ribut Soal Ponsel

Nasib nahas menimpa AH, seorang santri di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. AH, mengalami luka bakar serius hampir 80 persen karena dibakar oleh seniornya.

Peristiwa santri dibakar senior itu dipicu karena korban menolah mengumpulkan ponsel. Karena mengalami luka bakar serius, AH dirawat intensif di RS Dr Soetomo Surabaya. Keluarga korban tak terima dan melaporkan persitiwa santri dibakar senior ini ke polisi.

Tak lama setelah laporan ini, sang pelaku pun ditangkap. Tersangka ditangkap di Jatirogo, Tuban pada Selasa (16/8/2022) sekitar pukul 22.00 WIB. Peristiwa pembakaran terjadi pada pertengahan Agustus 2022.

Kasat Reskrim Polres Rembang AKP Hery Dwi Utomo mengatakan, awalnya pelaku sudah ada permasalahan dengan korban.

‘Pelaku ada permasalahan dengan korban sehingga dia langsung bahwa instingnya yang melakukan itu adalah korban. Saat itu lah dia membeli bensin pertalite di sekitar pondok, bawa korek api langsung naik ke atas dan melakukan pembakaran terhadap korban,' ujar Hery, dikutip dari Kompas TV, Sabtu (1/10/2022). Saat ini pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Kronologi Hery menjelaskan, peristiwa tersebut bermula pada Minggu (14/8/2022). Saat itu, santri berinisial MI yang berusia 20 tahun bertugas sebagai petugas keamanan pondok. Dia ditugaskan untuk memeriksa kamar-kamar santri.

‘Setiap pukul 00.00 WIB, yang bersangkutan menertibkan santri yang memakai handphone,' ucap Hery saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (19/8/2022).

Namun karena ada miskomunikasi, pihak keamanan pondok sudah meminta ponsel kepada korban pada pukul 18.00 WIB. Lalu pada keesokan harinya, Senin (15/8/2022), MI menemukan sampah puntung rokok di kamarnya.

MI curiga bahwa AM (21) yang melakukan perbuatan tersebut. Senin si keamanan melihat di kamarnya ada puntung rokok. Kecurigaannya terhadap si korban tadi,' kata dia. Berawal dari situ, MI nekat untuk membalas aksinya kepada AM.

‘Ketika AM sedang tertidur, bersama tiga orang lainnya, pelaku langsung mengguyurkan pertalite kepada korban. Dan terjadilah peristiwa pembakaran tersebut,' terang dia.

Pelaku juga kena sulutan di kakinya. Ada salah satu teman yang menolong, kena juga tapi tidak begitu parah,' imbuh dia.

Keluarga korban yang mengetahui adanya peristiwa tersebut telah melaporkan pelaku ke polisi. Usai menerima laporan tersebut, pihak kepolisian telah memeriksa beberapa saksi dan pihak pondok. Olah tempat kejadian perkara (TKP) juga sudah dilakukan.

‘Tersangka pun berhasil diamankan di Jatirogo, Tuban pada Selasa (16/8/2022) sekitar pukul 22.00 WIB,' terang dia.

 


Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Close
Open
×
x