Saat Ragu Kehalalan Makanan, Bacalah Doa Ini Saat Mengonsumsinya

gold investment,gold investing 2020,gold investment news,gold investment stock,gold investment companies,gold investors,gold investopedia,gold investment calculator,gold invest 2020,gold invest app,gold invest online,gold invest plan,gold invest now,gold invest reddit,gold invest price,gold invest uk,invest gold australia,invest gold and silver,gold as invest,asia gold invest,the gold investment corporation,the gold investment group,the gold investment letter,of gold investment,gold and investment risk,gold for investment purposes,gold for investment uk,gold for investors,gold invest bank,invest gold bars,invest gold bullion,invest gold bars bdo,invest gold bdo,gold bond invest,gold invest canada,gold invest calculator,gold invest company,gold invest.com,gold invest chart,gold invest corona,gold invest coins,gold invest constanta,gold invest direct,gold invest dinant,invest gold dbs,invest gold deposit scheme,gold digger invest oy,w&d gold investimentos ltda,gold invest etf,gold invest europe,how to invest gold etf funds india,gold estate invest,multi invest gold erfahrungen,eco gold invest mangalia,gold invest e confiavel,e gold investment cimb,e gold investment in hdfc bank,gold invest forum,gold invest fund,gold invest fiod,gold futures invest,gold for invest,gold form invest,sbi gold fund invest,invest gold index funds,gold invest group,invest gold how,invest gold safe haven,heera gold invest,gold invest in usa,invest gold in malaysia,invest gold in singapore,invest gold in dubai,invest gold in bank,invest gold index,should i invest gold,should i invest gold or silver,can i invest gold

Di dalam kitab Qami’ut Thughyan disebutkan bahwa jika kita makan di suatu tempat atau di rumah orang lain dan kita ragu akan kehalalan makanan tersebut.

Maka kita dianjurkan untuk membaca doa yang dibaca oleh Syaikh Sya’rani berikut;

اَللّهُمَّ احْمِنِى مِنَ اْلاَكْلِ مِنْ هذَا الطَّعَامِ الَّذِى دُعِيْتُ اِلَيْهِ، فَاِنْ لَمْ تَحْمِنِى مِنْهُ فَلاَ تَدَعْهُ يُقِيْمُ فِى بَطْنِى وَاِنْ جَعَلْتَهُ يُقِيْمُ فِى بَطْنِى فَاحْمِنِى مِنَ الْوُقُوْعِ فِى الْمَعَاصِى الَّتِى تَنْشَأُ مِنْهُ عَادَةً، فَاِنْ لَمْ تَحْمِنِى مِنَ الْوُقُوْعِ فِى الْمَعَاصِى فَاقْبَلْ اسْتِغْفَارِى وَأَرْضِ عَنِّى أَصْحَابَ التِّبْعَاتِ ، فَاِنْ لَمْ تَقْبَلِ اسْتِغْفَارِى وَلَمْ تُرْضِهِمْ عَنِّى فَصَبِّرْنِى عَلَى الْعَذَابِ يَآ أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Latin:
Allohummahmini minal akli min hazat tho’amillazi du’itu ilaihi faillam tahmini minhu fala tada’hu yuqimu fi bathni wa in ja’altahu yuqimu fi bathni fahmini minal wuqu-‘i fil ma’ashillati tansya-u minhu ‘adatan faillam tahmini minal wuqu-‘i fil ma’ashi faqbal istighfari wardho ‘anni ashhabat taba’ati faillam taqbal istighfari wa lam turdhihim ‘anni fashobbir ‘alal ‘azabi ya arhamar rohimina.

Artinya:
“Ya Allah, jaga diriku dari memakan makanan ini, yang mana aku diajak untuk memakannya. Jika Engkau tidak berkenan menjagaku darinya, maka jangan biarkan makanan tersebut berada di dalam perutku. Jika Engkau menjadikan makan tersebut ada di dalam perutku, maka jagalah diri ku terjerumus ke dalam kemaksiatan yang biasanya ditimbulkan akibat makanan tersebut. Jika Engkau tidak berkenan menjaga diriku dari terjerumus ke dalam kemaksiatan, maka terimalah istighfarku dan ridailah aku dari para penuntut (pemilik harta). Jika Engkau tidak menerima istighfarku dan tidak meridhaiku, maka sabarkanlah aku atas siksa, wahai Zat yang Maha Penyayang di antara para penyayang.”

Sumber: bincangsyariah.com


Leave a Reply