Restoran di Istanbul sediakan zona bebas COVID-19 berbentuk stoples

Foto yang diambil pada 16 Juni 2020 ini menunjukkan zona aman bagi pelanggan di sebuah restoran di Istanbul, Turki. (Xinhua/Osman Orsal)

‘Klien kami sangat terlindung dari coronavirus,’ kata pemilik sebuah restoran di Istanbul, yang menawarkan zona aman berbentuk seperti stoples untuk menghindari penyebaran COVID-19 sekaligus memastikan para pelanggan dapat menikmati santapan dan pemandangan.

ISTANBUL, 16 Juni (Xinhua) — Menyaksikan matahari terbenam yang menakjubkan di atas teluk Tanduk Emas dari sebuah restoran di kawasan kuno Istanbul, sepasang tamu dengan nyaman melepas masker mereka setelah memesan makan malam.

Sebuah restoran kelas atas di Sutluce, suatu kawasan di sisi Eropa Kota Istanbul, membuat para pelanggannya merasa tenang dan santai di dalam zona aman yang berbentuk seperti stoples, sepenuhnya terlindung dan steril dari COVID-19.

‘Klien kami sangat terlindung dari coronavirus,’ kata Cevdet Aysas, pemilik restoran Turkce Meze, kepada Xinhua.

Pelanggan menunggu makan malam di zona aman sebuah restoran di Istanbul, Turki, pada 16 Juni 2020. (Xinhua/Osman Orsal)

Ketika coronavirus mulai melanda dunia pada Maret lalu, Aysas mendapat ide untuk membuat beberapa zona terpisah agar pelanggan dapat menikmati makan malam dengan tenang tanpa harus mencemaskan soal virus.

Restoran tersebut membuat delapan zona pribadi dengan menggunakan bahan polikarbonat, jelas Aysas, menambahkan bahwa timnya rutin melakukan disinfeksi dengan menggunakan generator ozon dan sinar ultraviolet. Botol-botol kolonye tradisional Turki dan pembersih tangan lainnya juga tersedia di setiap meja.

Pihak manajemen juga menjaga interaksi antara klien dan pramusaji tetap seminim mungkin. Klien dapat menekan tombol untuk memanggil pramusaji, yang semuanya memakai masker, pelindung wajah, dan sarung tangan.

Foto yang diambil pada 16 Juni 2020 ini menunjukkan pemandangan dalam zona aman di sebuah restoran di Istanbul, Turki. (Xinhua/Osman Orsal)

‘Para tamu kami wajib memakai masker di ruang publik, tetapi mereka bebas di dalam zona tersebut,’ kata Aysas.

Restoran ini hanya menerima pelanggan melalui sistem reservasi daring, memberikan waktu tiga jam untuk bersantap, dan sebelum pergantian reservasi, staf akan melakukan disinfeksi.

‘Kementerian Kesehatan dan Kementerian Dalam Negeri Turki mengirim surat edaran kepada seluruh fasilitas yang beroperasi di sektor makanan dan minuman, yang berisi aturan dan tindakan pencegahan terhadap coronavirus,’ lanjut Aysas.

‘Para petugas terus memantau restoran dan dapur kami,’ imbuhnya.

Foto yang diambil pada 16 Juni 2020 ini menunjukkan zona aman bagi pelanggan di sebuah restoran di Istanbul, Turki. (Xinhua/Osman Orsal)

Sementara itu, beberapa kafe dan restoran di kota itu memancing kecaman karena tidak mengikuti aturan jaga jarak sosial dengan baik dan malah penuh sesak dengan tamu.

‘Saya ingin mengisi formulir pengaduan tentang mereka,’ kata Nilgun Iscan, seorang warga berusia 30 tahun.

‘Lihatlah mereka, tidak memakai masker, tidak ada aturan jaga jarak sosial, dan tidak ada peringatan bagi mereka,’ lanjut Iscan, menunjukkan balkon sebuah kafe yang penuh dengan pelanggan berjejalan di daerah Nisantasi di Istanbul.

Pada awal Juni, pemerintah Turki mengizinkan restoran dan kafe dibuka kembali sebagai bagian dari upaya normalisasi dari pembatasan COVID-19.

Namun, sejak itu kasus coronavirus baru mengalami tren peningkatan di seluruh negeri, memaksa para pejabat untuk memberlakukan tindakan tambahan.

Turki pada Selasa (16/6) melaporkan 1.467 infeksi baru dengan 17 kematian baru, sehingga total kasus COVID-19 menjadi 181.298 dengan 4.842 kematian. Selesai

<


Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments