Ramai Data Hotel Munarman Tersebar di Medsos, Begini Respons Traveloka

Penangkapan eks Panglima Front Pembela Islam (FPI), Munarman, menuai polemik terkait sangkaan terorisme hingga perlakuan menutup mata oleh Densus 88 yang dinilai berlebihan.

Namun belum usai polemik itu, di media sosial Twitter, beredar data pribadi Munarman terkait hotel yang dipesan lewat aplikasi Traveloka pada Februari 2018-Desember 2019.

Salah satunya saat memesan hotel bersama, Lily Sofia, istri sah yang sempat dinarasikan seolah wanita simpanan dalam video berdurasi 1.39 menit itu diberi judul ’20 Jam Bersama Lily Sofia Bala Cinta Sekjen FPI’.

Ilustrasi Traveloka Foto: Nugroho Sejati/kumparan

Akun yang disebut menyebarkan data pribadi itu adalah @xvdgmbk yang kini sudah diakses lagi. Merespons itu, Traveloka mengatakan data konsumen adalah prioritas yang dipastikan terjaga kerahasiaannya.

 

“Sebagai perusahaan teknologi, kerahasiaan data konsumen merupakan prioritas utama kami, di mana kami menerapkan sistem keamanan yang ketat dan berlapis untuk memastikan keamanan data pribadi konsumen,” ucap Head of Corporate Communications Traveloka, Reza Amirul Juniarshah, dalam rilisnya, Minggu (2/5).

Traveloka menyebut komitmen penuh kami melindungi data pribadi konsumen terefleksi dari penerapan pengaturan keamanan yang ketat, termasuk prosedur fisik, teknis, maupun organisasi, untuk mencegah akses, pengumpulan, penggunaan, pengungkapan, penyalinan, modifikasi, pembuangan, atau risiko serupa lainnya yang berkaitan dengan data konsumen.

“Di saat yang bersamaan, kami juga menganjurkan seluruh konsumen untuk selalu menjaga kerahasiaan data pribadi dan tidak memberikan informasi ini kepada pihak lain yang tidak dapat dipercaya,” ucap Reza.

Munarman kini sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus terorisme dan ditahan di Polda Metro Jaya.

Munarman diduga terkait dengan baiat di UIN Jakarta, Makassar, dan Medan. Dia diduga menggerakkan orang lain untuk melakukan tindak pidana terorisme, bermufakat jahat untuk melakukan tindak pidana terorisme dan menyembunyikan informasi tentang tindak pidana terorisme.

 

Sumber: Lihat link


Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments