Penggunaan Masker Terus Lanjut Sampai 4 Tahun ke Depan, Warga Harap Bersabar

Penggunaan Masker Terus Lanjut Sampai 4 Tahun ke Depan, Warga Harap Bersabar

Pemerintah telah melaksanakan program vaksinasi COVID-19 sejak Rabu (13/1). Bahkan Presiden Joko Widodo menjadi orang pertama yang menerima vaksinasi.

Meski program vaksinasi nasional telah dijalankan, tak lantas melenyapkan COVID-19 seketika. Bahkan masyarakat diimbau agar tetap mematuhi protokol kesehatan, terutama menggunakan masker untuk mencegah penyebaran virus.

Dr. Agung Dwi Wahyu Widodo dr., M.Si, M.Ked.Klin, SpMK., mengatakan, masker baru dapat dilepas setelah pandemi berakhir.

Berkaca dari musibah pandemi tahun 1918 silam, setidaknya butuh waktu sekitar 4 tahun hingga pandemi benar-benar berakhir.

“Jadi kita wajib menggunakan masker selama 4 tahunan itu. Dan bisa lebih panjang lagi kalau masyarakat tidak patuh aturan,” kata Akademisi Universitas Airlangga, Senin (18/1).

Agung menjelaskan, setelah pemberian vaksin pertama, tubuh tidak langsung kebal terhadap virus. Setidaknya perlu waktu seminggu untuk menghasilkan antibodi.

Dimana antibodi yang dihasilkan juga masih cukup rendah kadarnya. Bahkan pada beberapa kasus, seperti Hepatitis B, antibodi tidak terbentuk setelah vaksinasi.

Sehingga infeksi sangat mungkin terjadi meski telah menerima vaksin.

“Setelah pemberian vaksin pertama, antibodi masih belum terbentuk. Sambil menunggu antibodi meningkat dengan baik, kita tetap harus memakai masker dan mematuhi protokol kesehatan lainnya,” tutur Dosen Fakultas Kedokteran Unair itu.

Menurutnya, tujuan vaksinasi bukan untuk melepas masker. Melainkan masyarakat harus tetap waspada, karena vaksinasi juga tidak menghentikan penularan virus.

Untuk itu, ia mengimbau masyarakat agar tetap melakukan protokol kesehatan. Seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilisasi dan menjauhi kerumunan.

“Pemberian vaksin juga tidak melindungi kita dari proses penularan virus. Karena walaupun sudah divaksin, transmisi virus kan tetap terjadi,” kata Agung.

Terakhir, ia mengingatkan bahwa setelah pemberian vaksin, kekebalan tubuh belum tentu meningkat secara langsung. Terlebih lagi, hasil vaksinasi setiap orang tidak sama. Oleh karena itu, masker tetap perlu dipakai.

“Penggunaan masker dapat meminimalisir virus yang masuk ke dalam tubuh. Sehingga jumlahnya kecil dan dapat dilawan oleh sistem kekebalan tubuh,” pungkasnya.

Sumber : lihat


Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments