Pendapat Ulama 4 Mazhab Mengenai Waktu Pelaksanaan Shalat Istisqa’

gold investment,gold investing 2020,gold investment news,gold investment stock,gold investment companies,gold investors,gold investopedia,gold investment calculator,gold invest 2020,gold invest app,gold invest online,gold invest plan,gold invest now,gold invest reddit,gold invest price,gold invest uk,invest gold australia,invest gold and silver,gold as invest,asia gold invest,the gold investment corporation,the gold investment group,the gold investment letter,of gold investment,gold and investment risk,gold for investment purposes,gold for investment uk,gold for investors,gold invest bank,invest gold bars,invest gold bullion,invest gold bars bdo,invest gold bdo,gold bond invest,gold invest canada,gold invest calculator,gold invest company,gold invest.com,gold invest chart,gold invest corona,gold invest coins,gold invest constanta,gold invest direct,gold invest dinant,invest gold dbs,invest gold deposit scheme,gold digger invest oy,w&d gold investimentos ltda,gold invest etf,gold invest europe,how to invest gold etf funds india,gold estate invest,multi invest gold erfahrungen,eco gold invest mangalia,gold invest e confiavel,e gold investment cimb,e gold investment in hdfc bank,gold invest forum,gold invest fund,gold invest fiod,gold futures invest,gold for invest,gold form invest,sbi gold fund invest,invest gold index funds,gold invest group,invest gold how,invest gold safe haven,heera gold invest,gold invest in usa,invest gold in malaysia,invest gold in singapore,invest gold in dubai,invest gold in bank,invest gold index,should i invest gold,should i invest gold or silver,can i invest gold

Ketika terjadi kekeringan di suatu daerah atau tempat tertentu, atau kita sedang membutuhkan turunnya hujan karena terjadi kebakaran.

Maka kita dianjurkan untuk memohon turunnya hujan kepada Allah melalui doa dan shalat Istisqa.

Adapun mengenai waktu pelaksanaan shalat Istisqa, para ulama berbeda pendapat sebagaimana disebutkan dalam kitab Al-Mausu’ah Al-Fiqhiyah Al-Kuwaitiyah berikut.

Pertama, ulama Malikiyah dan Hanabilah berpendapat bahwa waktu pelaksanaan shalat sama seperti waktu pelaksanaan shalat Idul Fitri dan Idul Adha.

Ini juga merupakan pendapat Abu Hamid Al-Isfirayini dan Imam Al-Mahamili.

Pendapat ini didasarkan pada hadis riwayat Imam Tirmizi dari Ibnu Abbas, dia berkata;

إن رسول الله صلى الله عليه وسلم خرج متبذلا متواضعا متضرعا حتى أتى المصلى فلم يخطب خطبتكم هذه ، ولكن لم يزل في الدعاء ، والتضرع ، والتكبير ، وصلى ركعتين كما كان يصلي في العيد

Rasulullah Saw berjalan menuju tempat shalat dengan penuh ketundukan, tawadhu’, dan kerendahan hati hingga tiba di tempat shalat. Lalu beliau berkhutbah tidak sebagaimana biasanya, melainkan beliau tidak henti-hentinya berdoa, merendah, bertakbir dan melaksanakan shalat dua rakaat sebagaimana beliau melakukan shalat ‘Id.

Kedua, waktu pelaksanaan shalat Istisqa dimulai sejak pagi seperti permulaan waktu shalat Idul  Fitri dan Idul Adha, dan berakhir hingga waktu shalat Ashar tiba.

Ini adalah pendapat Imam Al-Bandaniji. Menurut beliau, pelaksanaan shalat Istisqa sama seperti shalat Id, baik dalam tata cara maupun dalam waktunya, hanya saja waktu shalat Id berakhir hingga matahari tergelincir, sementara shalat Istisqa berakhir hingga waktu shalat Ashar tiba.

Ketiga, waktu shalat Istisqa tidak terikat dengan waktu tertentu. Artinya, shalat Istisqa boleh dilakukan pagi, siang, dan malam asal tidak dilakukan di waktu-waktu yang dimakruhkan.

Pendapat ketiga ini adalah pendapat ulama Syafiiyah dan pendapat ini merupakan pendapat yang paling kuat dan diikuti oleh mayoritas ulama. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Al-Mausu’ah Al-Fiqhiyah berikut;

وإذا كان بالصلاة والدعاء  فالكل مجمع على منع أدائها في أوقات الكراهة وذهب الجمهور الى انها تجوز في اي وقت عدا اوقات الكراهة

Jika meminta hujan melalui shalat Istisqa dan doa, maka seluruh ulama sepakat bahwa dilarang melakukan shalat Istisqa di waktu-waktu yang dimakruhkan melaksanakan shalat.

Kebanyakan ulama berpendapat bahwa shalat Istisqa dilakukan di waktu kapan saja selain waktu-waktu yang makruh melakukan shalat.

Sumber: bincangsyariah.com


Leave a Reply