Otak Pelaku Pembunuhan Muhajir Sekeluarga Tewas Ditembak Polisi

gold investment,gold investing 2020,gold investment news,gold investment stock,gold investment companies,gold investors,gold investopedia,gold investment calculator,gold invest 2020,gold invest app,gold invest online,gold invest plan,gold invest now,gold invest reddit,gold invest price,gold invest uk,invest gold australia,invest gold and silver,gold as invest,asia gold invest,the gold investment corporation,the gold investment group,the gold investment letter,of gold investment,gold and investment risk,gold for investment purposes,gold for investment uk,gold for investors,gold invest bank,invest gold bars,invest gold bullion,invest gold bars bdo,invest gold bdo,gold bond invest,gold invest canada,gold invest calculator,gold invest company,gold invest.com,gold invest chart,gold invest corona,gold invest coins,gold invest constanta,gold invest direct,gold invest dinant,invest gold dbs,invest gold deposit scheme,gold digger invest oy,w&d gold investimentos ltda,gold invest etf,gold invest europe,how to invest gold etf funds india,gold estate invest,multi invest gold erfahrungen,eco gold invest mangalia,gold invest e confiavel,e gold investment cimb,e gold investment in hdfc bank,gold invest forum,gold invest fund,gold invest fiod,gold futures invest,gold for invest,gold form invest,sbi gold fund invest,invest gold index funds,gold invest group,invest gold how,invest gold safe haven,heera gold invest,gold invest in usa,invest gold in malaysia,invest gold in singapore,invest gold in dubai,invest gold in bank,invest gold index,should i invest gold,should i invest gold or silver,can i invest gold

Pelaku berinisial AG, otak pelakupembunuhanMuhajir sekeluarga di Deliserdang, tewas ditembak polisi.

Sementara rekannya RO, terpaksa dilumpuhkan oleh Tim Gabungan DirKrimum Polda Sumut danPolres Deliserdang.

Kedua tersangka AG dan RO, ditangkap tim gabungan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut bersama Polres Deli Serdang, di tempat persembunyiannya di KotaPekanbaru, Provinsi Riau.

Salah seorang tersangka tewas ditembak, sementara rekannya dilumpuhkan dengan menembak kakinya.

Kedua tersangka pembunuh sadis ini ditangkap setelah petugas mendapat informasi atas keberadaan keduanya setelah menjadi buronan polisi dalam kasuspembunuhanmanager PT Domas Muhajir seluarga.

Dirkrimum Polda Sumut, Kombes Pol Andi Rian, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa kedua tersangka AG dan RO, telah ditangkap diPekanbaru.

“Tersangka AG sebagai otak pelaku tewas ditembak karena berusaha melawan dengan menyerang petugas. Sementara rekannya RO ditembak di bagian kaki,” kata Andi, Senin (22/10/2018).

Sebelumnya, tim gabungan menangkap DN alias Dian, salah seorang tersangka yang diduga turut membantu aksi pembunuhan keji korban Muhajir, Suniarti dan Solihin.

Tersangka Dian berperan membawa ketiga korban dengan mobil dan membuang jasad korban di Sungai Blumei dan laut Batu Bara.

“Tersangka DN berperan membawa tiga korban dengan mobil dan membuang jasad ketiganya ke sungai dan laut,” kata Dir Krimum Polda Sumut, Kombes Andi Rian, beberapa hari lalu.

Dari pengakuan tersangka, diketahui nama AG dan R. AG diduga sebagai otak pelakupembunuhansadis dan diduga sudah direncanakan.

Sementara RO, diduga sebagai eksekutor untuk menghabisi nyawa satu keluarga Muhajir.

Tewas Sekeluarga
Manager PT Domas, Muhajir ditemukan dalam keadaan tewas di Sungai Blumei, STM Hilir, Tanjung Morawa.

Korban tewas setelah tiga hari dinyatakan menghilang dari rumahnya bersama anak dan istrinya.

Tiga hari berselang setelah penemuan jasad Muhajir, warga kembali menemukan jasad putranya Solihin di aliran Sungai Blumei.

Kemudian, jasad istri korban Suniarti ditemukan tewas mengapung di perairan laut Batu Bara.

Kasus ini rencananya akan dipaparkan langsung oleh Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto, hari ini pukul 13.00 WIB di Rumah Sakit Bhayangkara Medan.

Sebelumnya, Kapolres DeliserdangAKBP Eddy Suryanta Tariganmembenarkan bahwa baru satu pelakupembunuhanyang diamankan.

“Satu pelaku sudah diamankan inisial DN,” kata Eddy via telepon seluler, Kamis (18/10/2018).

Eddy menuturkan ada beberapa hal yang menjadi pegangan polisi untuk memastikan dan menahan tersangka DN.

Namun hal itu tidak bisa diungkapkan, karena masih dalam penyelidikan.

“Tersangka DN masih warga Tanjung Morawa dan ia dibawa oleh tetangga korban. Motif pelaku utama belum kita dapatkan,” katanya.

“Tersangka yang kita amankan statusnya masih turut serta. Untuk tersangka ada tiga dan yang baru tertangkap masih satu orang,” ungkap Eddy.

Barang Bukti Disita
Pihak kepolisian akhirnya menyita beberapa barang bukti dari rumah tetangga korban yang diduga ada kaitannya dengan kasus penculikan disertaipembunuhanyang terjadi di Dusun III Desa Bangun Sari, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang.

Barang bukti yang diamankan berupa sepasang sepatu, baju kaos dan celana jeans.

Terkait dua tersangka lainnya, Eddy menyebut inisial dua tersangka lainnya yaitu AG dan RO. Satu warga Tanjung Morawadan satu lagi merupakan warga Kabupaten Batubara.

Soal dua jenazah yang ditemukan di Batubara, Eddy memastikan untuk jenazah perempuan adalah istri dari Muhajir.

“Iya jenazah yang perempuan itu istri dari Muhajir,” ucapnya.

Terkait jenazah yang laki-laki masih didalami oleh tim forensik, untuk mencari tahu kebenaran.

Karena ada informasi bahwa jenazah yang laki-laki diduga tersangka RO yang dicari.

“Diduga yang mayat laki-laki tersangka RO yang kita cari, tapi masih perlu kita teliti lagi,” ujarnya.

Hari ini kepolisian telah memanggil keluarganya untuk dilakukan tes DNA terhadap dua jenazah.

Untuk barang bukti yang diamankan dari tersangka, kepolisian sudah mengamankan alat bukti di antaranya handphone dan barang bukti lainnya yang tidak bisa disampaikan.

“Yang baru bisa diamankan kendaraan mobil yang dipakai untuk membawa korban,” ungkap Eddy.

Ditanya soal peran tersangka DN yang sudah diamankan, Eddy enggan menjawab dan akan memberitahukan setelah dilakukan rekonstruksi.

“Pasal yang dipersangkakan kepada tersangka 38/340,” kata Eddy.

Sebelumnya, Muhajir bersama Suniati serta anak mereka M Solihin dilaporkan hilang.

Ketiganya hilang dari rumah mereka di Dusun III Gang Rambutan, Desa Bangun Sari, Tanjung Morawa, sejak Selasa (9/10/2018).

Desy Rahmawati, anak sulung Muhajir yang pertama kali mengetahui keluarganya hilang.

Muhajir terakhir terlihat Senin (8/10/2018) malam. Keesokan paginya, Desy menelepon orang tuanya. Namun berkali-kali panggilannya tak mendapat jawaban.

Desy pun mendatangi kediaman orangtuanya. Di dalamnya kosong. Telepon genggam dan dompet orangtuanya sudah ditemukan.

Hingga akhirnya, dia langsung membuat laporan ke Polsek Tanjung Morawa untuk menemukan dimana keluarga.

Sumber: tribunnews.com


Leave a Reply