Kucing Juga Bisa Demam, Ini Cara Mengatasinya

Seperti manusia, kucing juga bisa demam dan menggigil.

Unsplash/Ash Edmonds
Seperti manusia, kucing juga bisa demam dan menggigil.

Seperti manusia, kucing juga bisa demam. Hal ini terjadi ketika ada infeksi jamur, virus, bakteri dan parasit yang memasuki tubuh kucing dan memicu sistem imun kucing untuk bekerja.

Untuk mendeteksi demam pada manusia bisa dilakukan dengan cara cukup mudah, yaitu menempelkan punggung telapak tangan di dahi dan kenaikan suhu bisa teraba dengan cukup jelas.

Namun pada kucing, kita tak bisa mendeteksi kenaikan suhu dengan cara yang sama. Kita harus mendekap tubuh kucing untuk merasakan adanya perubahan suhu panas yang lebih terasa daripada biasanya.

Namun untuk memastikan kenaikan suhu pada kucing, tentu saja kita harus menggunakan termometer yang dimasukkan ke anus kucing.

Suhu normal kucing berkisar antara 37 hingga 38 derajat celcius. Di atas itu, kucing bisa dipastikan sudah memasuki kondisi demam.

Penyebab  dan gejala kucing demam

Ilustrasi termometer. UNSPLASH/DONY WARDHANA Ilustrasi termometer.

Dilansir dari
Pets.WebMD
, kenaikan suhu tubuh atau hiperthermia pada kucing bisa dipicu oleh beberapa kondisi seperti berikut ini:

  1. Infeksi bakteri, virus dan parasit yang memasuki tubuh kucing.
  2. Pengaruh tumor yang menyerang salah satu organ di dalam tubuh kucing.
  3. Luka dari trauma. Bisa jadi karena kucing habis berkelahi dan timbul luka, atau kucing habis tertabrak kendaraan bermotor dan ada infeksi di tubuhnya.
  4. Beberapa penyakit khusus yang menganggu metabolisme kucing seperti penyakit lupus.

Demam pada kucing bisa mengubah perilaku kucing. Berikut ini adalah beberapa perubahan perilaku pada kucing yang bisa menandakan bahwa mereka tengah demam:

  • Kehilangan selera makan.
  • Depresi dan menarik diri dari kucing lain dan pemiliknya.
  • Terlihat lemas dan lebih sering diam di satu tempat.
  • Gemetar dengan pernapasan yang terlihat lebih cepat.
  • Tak mau minum.
  • Tak mau mandi dan membersihkan badan seperti biasanya.
  • Beberapa kucing juga memiliki gejala penyerta seperti muntah atau diare.

Cara menangani kucing demam

Ilustrasi kucingPixabay/Pikabum Ilustrasi kucing

Penanganan pertama pada kucing demam bisa Anda berikan jika demam terjadi di malam hari dan klinik dokter hewan bisa dipastikan sudah tak ada lagi yang beroperasional.

Kucing menurunkan subuh tubuhnya lewat kelenjar minyak atau keringat yang ada di telapak kakinya juga dengan bernapas dengan ritme lebih cepat. Jadi untuk menurunkan demam, Anda bisa menempatkan kucing di ruangan yang dingin, gelap dan berlantai sejuk.

Suhu bisa turun ketika telapak kaki kucing menjejak lantai ruangan sehingga mengalirkan suhu dingin ke seluruh tubuhnya.

Anda bisa pula meletakkan kipas angin di lantai di dekat kucing berbaring untuk menurunkan suhu ruangan yang ada.

Cara ketiga, Anda juga bisa menyemprot bulu kucing dengan air untuk membantu menurunkan suhu tubuhnya.

Pagi hari ketika praktek dokter hewan sudah tersedia, segera bawa kucing untuk diperiksa secara menyeluruh, untuk mengetahui apa penyebab demam yang ada.

Sumber: Klik disini


Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Close
Open
Ă—
x