Kisah Pilu Bocah 10 Tahun Hidup Sebatang Kara, Tipa Hari Makan Nasi dan Singkong

gold investment,gold investing 2020,gold investment news,gold investment stock,gold investment companies,gold investors,gold investopedia,gold investment calculator,gold invest 2020,gold invest app,gold invest online,gold invest plan,gold invest now,gold invest reddit,gold invest price,gold invest uk,invest gold australia,invest gold and silver,gold as invest,asia gold invest,the gold investment corporation,the gold investment group,the gold investment letter,of gold investment,gold and investment risk,gold for investment purposes,gold for investment uk,gold for investors,gold invest bank,invest gold bars,invest gold bullion,invest gold bars bdo,invest gold bdo,gold bond invest,gold invest canada,gold invest calculator,gold invest company,gold invest.com,gold invest chart,gold invest corona,gold invest coins,gold invest constanta,gold invest direct,gold invest dinant,invest gold dbs,invest gold deposit scheme,gold digger invest oy,w&d gold investimentos ltda,gold invest etf,gold invest europe,how to invest gold etf funds india,gold estate invest,multi invest gold erfahrungen,eco gold invest mangalia,gold invest e confiavel,e gold investment cimb,e gold investment in hdfc bank,gold invest forum,gold invest fund,gold invest fiod,gold futures invest,gold for invest,gold form invest,sbi gold fund invest,invest gold index funds,gold invest group,invest gold how,invest gold safe haven,heera gold invest,gold invest in usa,invest gold in malaysia,invest gold in singapore,invest gold in dubai,invest gold in bank,invest gold index,should i invest gold,should i invest gold or silver,can i invest gold

Sungguh sedih dan pilu jika ditinggal oleh kedua orang tua untuk selamanya. Apalagi jika hidup sebatang kara.

Cobaan semakin berat jika yang ditinggalkan itu bukan dari keluarga berada, yang bisa mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.

Bagi orang dewasa, kehilangan orang tua yang jadi tempat bergantung sudah cukup memilukan. Apalagi jika yang mengalaminya masih anak-anak

Seorang bocah lelaki Vietnam berusia sepuluh tahun terpaksa hidup sendirian.

Setelah ditinggal neneknya yang tak lama kemudian disusul ayahnya.

Bocah itu dilaporkan telah kehilangan ibunya saat masih kecil, sementara ayahnya dulu bekerja sebagai kuli bangunan di kota.

Hidup Bersama Nenek Tercinta
Sebelumnya, bocah bernama Dang Van Khuyen itu tinggal di desa dengan neneknya dan pergi ke sekolah setiap hari.

Ibunya telah meninggal dunia saat dia masih kecil. Sementara ayahnya hidup terpisah dengan bekerja sebagai kuli bangunan di kota.

Dang Van Khuyen dan neneknya bergantung satu sama lain untuk menjalani kehidupan yang sederhana karena mereka tidak punya banyak uang.

Mereka mendapat kiriman uang setiap bulan dari kota setiap kali ayahnya menerima upah sebagai kuli bangunan.

Nenek Meninggal, Ayah Menyusul Kemudian
Sayangnya, nenek Khuyen meninggal karena usianya sudah tua, meninggalkan cucunya itu sendirian di rumah.

Tak lama kemudian, Khuyen menerima berita mengejutkan lainnya ketika dia berada di sekolah.

Bagaikan sudah jatuh ditimpa tangga, ayahnya dikabarkan meninggal karena kecelakaan kerja.

Dengan tidak ada lagi anggota keluarga yang mengasuhnya, bocah lelaki itu sekarang harus menjalani kehidupan sebatang kara.

Menanam Ubi dan Sayuran Demi Bertahan Hidup
Untuk bertahan hidup sehari-hari, Dang Van Khuyen menanam singkong dan sayuran. Hasilnya dia makan dengan nasi dan sayuran.

Namun Khuyen adalah sosok anak kecil yang sabar dan penuh tanggung jawab. Dia memasak singkong dan sayurannya sendiri.

Semua orang melihat betapa sulitnya kehidupan anak ini. Tetapi Dang Van Khuyen dengan tegar menghadapinya dengan penuh keteguhan hati.

Tetap Bersekolah dan Menolak Diadopsi
Tidak kira cuaca panas atau hujan, anak ini masih pergi ke sekolah dan belajar keras.

Pihak sekolah dan pejabat daerah yang merasa kasihan berusaha mencarikan keluarga angkat untuk Dang Van Khuyen.

Namun dengan tegas bocah itu menolak untuk diadopsi. Dia bersikeras ingin hidup sendiri dan mandiri meski sebatang kara.

Sementara itu, guru sekolahnya berhasil mengumpulkan sumbangan sekitar 10 juta dong Vietnam atau Rp6 juta untuk membawa pulang jenazah ayah Khuyen dari kota untuk dimakamkan di desa.

Ketabahan dan kedewasaan Dang Van Khuyen sangat mengesankan netizen. Dia ingin hidup mandiri meskipun baru berusia 10 tahun.

Sumber: dream.co.id


Tags:,

Leave a Reply