Kesaksian Candra Wijaya atas Meninggalnya Markis Kido: Main Setengah Set Lalu Jatuh

Kabar duka datang dari dunia bulu tangkis Indonesia. Mantan bulu tangkis ganda putra Markis Kido telah menghembuskan napas terakhir pada Senin (15/6) malam. Kabar meninggalnya sang legenda ini diinformasikan Yuni Kartika melalui unggahan di media sosial.

“BREAKING NEWS!! Telah meninggal dunia salah satu pebulu tangkis terbaik tanah air Markis Kido. Semoga amal dan ibadahnya diterima disisi Tuhan YME!! Amin. Selamat jalan Markis Kido…” tulis mantan pebulu tangkis tunggal putri itu di akun Twitternya.

Di lain tempat, Candra Wijaya menceritakan kronologi meninggalnya sang rekan. Diketahui pula, Candra Wijaya berada di lokasi yang sama dan ikut membantu Markis Kido saat pingsan.

Melansir dari akun YouTube Bulutangkis Mania, Selasa (15/6), simak ulasan informasinya berikut ini.

Main Santai dan Rileks

Candra Wijaya memberikan kesaksiannya terhadap meninggalnya Markis Kido. Dia mengungkapkan, memang sudah menjadi rutinitas setiap Senin sore untuk bermain bulu tangkis bersama-sama. Tak ada yang aneh saat melihat Markis Kido saat itu. Bahkan, dia juga bermain dengan santai dan rileks sembari sesekali bercanda.


“Setiap Senin sore memang suka main bareng. Sebetulnya sangat santai atau rileks, main juga tidak terlalu berat. Saya ketemu Kido tadi, dia enggak merasa kelihatan beda gitu, biasa saja. Main di lapangan pun enggak terlalu berat dan sedikit bercanda gitu,” ungkap Candra Wijaya.

Baru Main Setengah Set

Candra saat itu duduk di kursi penonton di belakang Kido. Baru main setengah set, Candra melihat Kido jatuh ke depan dalam posisi tengkurap. Melihat hal itu, Candra langsung lari menolongnya. Pertolongan pertama juga diberikan oleh rekan-rekan bulu tangkis lainnya.

“Namun ketika baru main setengah set, sekian detik gitu saya lihat Kido tengkurap atau jatuh ke depan dan enggak normal gitu. Saya langsung lari menolong beliau, mendudukkan dan teman-teman lainnya juga ikut bantu. Sebisa mungkin saya sudah semaksimal mungkin mompa-mompa jantungnya dan ada memberi air dan lain sebagainya,” sambungnya.

Bawa ke Rumah Sakit

Tak berselang lama, Markis Kido dibawa ke rumah sakit. Sayang, Tuhan sudah memiliki kehendak tersendiri. Markis Kido tak berhasil diselamatkan oleh tim dokter. Legenda bulu tangkis Indonesia ini meninggal dunia pada Senin (15/6) malam.

“Kita langsung bawa ke Omni Alam Sutera ini. Dan sampai di sini ya mungkin kehendak Tuhan. Sampai di sini enggak lama, terus dokter bersama teman yang bawa terlebih dahulu karena saya mengontak keluarga dan enggak lama begitu cepat kehendak Tuhan ya Kido sudah dipanggil Tuhan. Ya artinya sudah lepas atau meninggal dunia. Jadi kurang lebih sekitar pukul 6.30 atau 6.40 dan sampai sini kurang lebih 15-20 menit lah. Begitu cepat sekali sih, kita betul-betul enggak nyangka ya,” tutupnya.

Video Kesaksian Candra Wijaya

Berikut video kesaksian Candra Wijaya atas meninggalnya Markis Kido.

Sumber: Lihat link


Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Close
Open
×
x