Kafein Alami dan Sederet Manfaatnya

Surabaya

Kafein merupakan senyawa yang bersifat stimulan, yang biasa ada pada beberapa jenis minuman, obat, suplemen dan permen. Lantas apa manfaat kafein bagi tubuh?

Kafein disebut sebagai zat antagonis reseptor adenosin sentral, yang dapat mempengaruhi fungsi sistem saraf pusat dan mengakibatkan gangguan tidur.

Selain kopi, ada bahan lainnya yang mengandung kafein alami. Harvard Health Publishing menyebutkan, kafein alami bisa ditemukan pada kakao dan guarana. Berikut penjelasan lengkapnya:

Guarana

Guarana memiliki khasiat mirip kopi, yang dipercaya sebagai pemicu gairah seks pria. Buah dan biji guarana mengandung kafein dua kali lipat biji kopi.

Kafein ini disebut guaranine. Dikutip detikFood, bubuk guarana biasa digunakan dalam campuran soft drink atau minuman berenergi dan teh herbal. Kapsul juga kerap mengandung ekstrak guarana.

Guarana memiliki efek yang lebih tahan lama daripada kopi. Sehingga dapat membuat Anda terjaga semalaman dan tak bisa tidur. Pembibitan guarana mulai hadir di Indonesia.

Kakao

Biji kakao yang menghasilkan cokelat ternyata mengandung kafein alami. Tak semua jenis kakao bisa menyampaikan manfaat untuk kesehatan. Hanya kakao murni atau cokelat hitam yang baik dikonsumsi, bukan kakao yang sudah diberi perasa tambahan atau bahan lainnya.

Semakin getir serta hitam cokelat, semakin banyak fungsinya bagi tubuh. Kakao banyak dibudidayakan di Indonesia.

Mengutip laman Ners Unair, ada banyak manfaat kafein untuk kesehatan. Berikut beberapa di antaranya:

  1. Meningkatkan fokus dan kewaspadaan
  2. Menurunkan risiko sakit jantung dan diabete
  3. Menurunkan berat badan
  4. Meningkatkan performa olahraga
  5. Mengurangi rambut rontok

Meski kafein memiliki sejumlah manfaat, Anda patut memperhatikan takaran dan anjuran mengonsumsi kafein. Ini agar tidak menimbulkan efek samping jika berlebihan dalam mengonsumsi kafein.

Takaran mengonsumsi kafein

Konsumsi kafein yang aman adalah 200-400 mg per hari. Ini sama dengan sekitar 2-4 cangkir kopi atau 4-8 cangkir teh per hari. Namun, bila Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu, misalnya penyakit jantung, Anda harus mengurangi dosis konsumsi kafein hingga setengah dari rekomendasi asupan normal.

Ibu hamil dan ibu menyusui juga harus membatasi asupan kafein, yakni tidak lebih dari 300 mg per hari. Ini sekitar 2-3 cangkir kopi atau 3-4 cangkir teh.

Pasalnya, bila dikonsumsi lebih dari jumlah tersebut, kafein bisa menyebabkan dampak negatif pada kondisi kehamilan atau anak yang menyusu.

Simak Video ‘Sejarah Kebun Kopi Tertua di Jawa Timur'
[Gambas:Video 20detik]
(sun/fat)


Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Close
Open
×
x