Jihad Pejuang Palestina, Berjanji Tidak Akan Membiarkan Warga Israel Aman Tinggal di Atas Tanah Palestina

Juru bicara resmi Gerakan Jihad Islami Palestina, Mush’ab Al-Barim, mengatakan bahwa pejuang Palestina di Gaza siap meledeni setiap serangan Israel.

Menurutnya, Pejuang Palestina sanggup melukai Israel kapan saja sesuai ‘permintaan’ negara penjajah tersebut. Mush’ab menegaskan bahwa tujuan utama gerakan mereka adalah untuk tidak membiarkan Israel hidup dengan tenang di atas tanah Palestina.

Dalam sebuah wawancara dengan Alwatanvoice, Mush’ab berujar bahwa pejuang Palestina mempunyai kekuatan untuk mengatur sikap Israel, baik secara politik, militer atau keamanan.

Jihad Islami, melalui juru bicaranya tersebut juga memaparkan sikap politik mereka terkait situasi Gaza saat ini. Mereka mengaku mendukung penuh usaha Mesir yang menjadi mediator gencatan senjata antara pejuang Palestina dan militer Israel.

Hal tersebut atas alasan untuk mengurangi beban dan menjaga keselamatan warga.

Di akhir wawancara tersebut, Mush’ab menuturkan, jika negara Netanyahu tersebut kembali menyerang Gaza dan mengingkari poin gencatan senjata, Pejuang Palestina punya cara tersendiri untuk membungkam Israel.

Seorang Jenderal di kesatuan militer Israel, Yisrael Zif, Senin (01/04/2019), mengatakan Israel harus mengambil langkah pasti terkait Gaza. Pilihannya berada di antara berdamai dengan Hamas atau ekspansi dan menguasai seluruh wilayah Gaza.

Jual beli serangan antara pejuang Palestina dengan militer Israel terjadi terakhir kali pekan lalu, Senin (25/04/2019). Sebuah roket pejuang Palestina berhasil menembus perbatasan dan jatuh di Tel Aviv, sebuah rumah hancur dan beberapa warga Yahudi terluka.

Pada hari yang sama, Israel membalas serangan tersebut dengan mengerahkan pesawat tempur. 50 misil dilepaskan ke Gaza. 30 rumah hancur dan 500 lainnya rusak parah.

Sumber: suarapalestina.com


Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments