Jakarta Banjir, 4 Warga Meninggal Dunia, 1 Guru Ngaji 82 Tahun


Jakarta banjir di hari pertama tahun 2020. Sebagian kawasan pun terendam air, tak terkecuali sejumlah kawasan perumahan elite.

Banyak yang menyebut, banjir kali ini lebih parah ketimbang 2017 lalu. Banjir kali ini juga membawa sejumlah korban jiwa.

Sampai dengan berita ini ditulis, tercatat ada empat warga yang meninggal dunia.

Pertama, Arvico Alif Ardana yang meninggal usai tersengat listrik di Jalan Kampung Irian Gang 2, RT 012 RW 006 Kelurahan Serdang, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, berdasarkan keterangan ketua RT setempat, korban ditemukan sudah meninggal usai menyentuh tiang listrik.

“Lalu dilaporkan ke Polsek Kemayoran. Keluarga korban membuat surat pernyataan tidak divisum dan tidak menuntut secara hukum,” terangnya, Rabu (1/1/2020).

Selanjutnya, satu korban meninggal berhasil dievakuasi di Cipinang Melayu. Diduga, masih ada dua orang lain yang meninggal dan masih dilakukan evakuasi.

“Satu (korban meninggal) di Cipinang Melayu. Diduga masih ada dua orang yang meninggal dunia tapi masih dalam upaya evakuasi,” kata Yusri.

Berdasarkan informasi, korban yang sudah dievakuasi adalah Mokh Ali (82), seorang guru ngaji setempat.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku telah menginstruksikan kepada seluruh anak buahnya untuk turun langsung menangani banjir.

“Datangi kelurahan terdekat, bekerja di bawah koordinasi para lurah, evakuasi warga terdampak,” ujarnya saat meninjau pintu air Manggarai Rabu pagi (1/1/2019).

Ia juga meminta agar menyiapkan titik-titik pengungsian di seluruh kantor pemerintah dan sekolah.

Selain itu, Anies juga meminta agar menyiapkan berbagai kebutuhan lainnya seperti dapur umum, pos kesehatan dan obat-obatan.

“Makanan siap saji, air minum, alas tidur, toilet umum dan semua kebutuhan dasar lainnya supaya segera dalam posisi siap,” sambungnya.

Anies juga meminta anak buahnya memastikan keselamatan warga dari pohon tumbang dan sengatan listrik.

Termasuk hak warga DKI untuk mendapatkan informasi terbaru terkait banjir kali ini.

“Curah hujan tidak bisa kita kendalikan, tapi dampaknya bisa kita kendalikan,” katanya.

“Pemprov DKI Jakarta ambil sikap bertanggungjawab. Dan kita tunjukan bahwa semua jajaran turun tangan,” sambung dia.

Anies lantas mengimbau masyarakat agar menangangni masalah banjir ini bersama-sama.

“Hadapi dan kita selesaikan masalah yang saat ini sedang kita hadapi dengan sebaik-baiknya. Camkan pesan ini,”

“Semoga ridho Allah mengiringi kita semua,” pungkasnya.

Sumber: pojoksatu.id



Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Close