India Blokir Tiktok dan 58 Aplikasi, China Mengaku Prihatin

gold investment,gold investing 2020,gold investment news,gold investment stock,gold investment companies,gold investors,gold investopedia,gold investment calculator,gold invest 2020,gold invest app,gold invest online,gold invest plan,gold invest now,gold invest reddit,gold invest price,gold invest uk,invest gold australia,invest gold and silver,gold as invest,asia gold invest,the gold investment corporation,the gold investment group,the gold investment letter,of gold investment,gold and investment risk,gold for investment purposes,gold for investment uk,gold for investors,gold invest bank,invest gold bars,invest gold bullion,invest gold bars bdo,invest gold bdo,gold bond invest,gold invest canada,gold invest calculator,gold invest company,gold invest.com,gold invest chart,gold invest corona,gold invest coins,gold invest constanta,gold invest direct,gold invest dinant,invest gold dbs,invest gold deposit scheme,gold digger invest oy,w&d gold investimentos ltda,gold invest etf,gold invest europe,how to invest gold etf funds india,gold estate invest,multi invest gold erfahrungen,eco gold invest mangalia,gold invest e confiavel,e gold investment cimb,e gold investment in hdfc bank,gold invest forum,gold invest fund,gold invest fiod,gold futures invest,gold for invest,gold form invest,sbi gold fund invest,invest gold index funds,gold invest group,invest gold how,invest gold safe haven,heera gold invest,gold invest in usa,invest gold in malaysia,invest gold in singapore,invest gold in dubai,invest gold in bank,invest gold index,should i invest gold,should i invest gold or silver,can i invest gold

China mengaku prihatin atas sikap India yang melarang aplikasi besutan Tiongkok termasuk Tiktok.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian mengatakan pihaknya sedang memeriksa dan memverifikasi keputusan tersebut.

“Saya ingin menekankan bahwa pemerintah China selalu meminta pemilik bisnis (asal China) mematuhi aturan internasional, hukum setempat, dan peraturan dalam kerja sama bisnis mereka dengan negara-negara asing,” kata Zhao.

Dilansir dari Tribune India, India melarang 59 aplikasi besutan China termasuk yang populer seperti Tiktok dan UC Browser.

India menilai aplikasi asal Negeri Tirai Bambu itu merugikan kedaulatan, integritas dan pertahanan, dan keamanan India, serta ketertiban umum.

Larangan itu juga muncul di tengah pertikaian kedua negara di sepanjang Garis Kontrol Aktual di Ladakh Timur.

“Pemerintah India memiliki tanggung jawab untuk menegakkan hak sah dan hukum dari investor internasional termasuk China,” ujar Zhao.

India pada Senin (29/6) memutuskan melarang 59 aplikasi seluler China, termasuk TikTok dan WeChat di negara mereka.

Larangan yang hanya berselang beberapa minggu setelah bentrokan di perbatasan Himalaya dilakukan dengan alasan keamanan dan privasi nasional.

Langkah ini akan melindungi kepentingan mendasar pengguna ponsel dan internet India.

Keputusan ini adalah langkah yang ditargetkan untuk memastikan keamanan dan kedaulatan dunia maya India.

Daftar aplikasi yang dilarang India termasuk Helo, Likee, Scanner Cam, Video Vigo, Mi Video Call-Xiaomi, Clash of Kings, serta platform e-commerce Club Factory dan Shein.

Kementerian TI India menyebutkan pihaknya juga menerima banyak keluhan dari berbagai sumber,

termasuk beberapa laporan tentang penyalahgunaan beberapa aplikasi seluler yang tersedia di platform Android dan iOS.

Aplikasi itu dianggap mencuri data dan diam-diam secara tidak sah mengirimkan data pengguna ke server yang berlokasi di luar India.

Sumber: cnnindonesia.com


Tags:

Leave a Reply