Ilmuwan Vaksin Australia Bikin Geger Dunia Sebut Virus Covid-19 Buatan Manusia di Laboratorium

gold investment,gold investing 2020,gold investment news,gold investment stock,gold investment companies,gold investors,gold investopedia,gold investment calculator,gold invest 2020,gold invest app,gold invest online,gold invest plan,gold invest now,gold invest reddit,gold invest price,gold invest uk,invest gold australia,invest gold and silver,gold as invest,asia gold invest,the gold investment corporation,the gold investment group,the gold investment letter,of gold investment,gold and investment risk,gold for investment purposes,gold for investment uk,gold for investors,gold invest bank,invest gold bars,invest gold bullion,invest gold bars bdo,invest gold bdo,gold bond invest,gold invest canada,gold invest calculator,gold invest company,gold invest.com,gold invest chart,gold invest corona,gold invest coins,gold invest constanta,gold invest direct,gold invest dinant,invest gold dbs,invest gold deposit scheme,gold digger invest oy,w&d gold investimentos ltda,gold invest etf,gold invest europe,how to invest gold etf funds india,gold estate invest,multi invest gold erfahrungen,eco gold invest mangalia,gold invest e confiavel,e gold investment cimb,e gold investment in hdfc bank,gold invest forum,gold invest fund,gold invest fiod,gold futures invest,gold for invest,gold form invest,sbi gold fund invest,invest gold index funds,gold invest group,invest gold how,invest gold safe haven,heera gold invest,gold invest in usa,invest gold in malaysia,invest gold in singapore,invest gold in dubai,invest gold in bank,invest gold index,should i invest gold,should i invest gold or silver,can i invest gold

Kemampuan virus Corona (Covid-19) untuk beradaptasi hampir sempurna dengan manusia,

mendorong seorang Ilmuwan vaksin ternama asal Australia, Nikolai Petrovsky berasumsi bahwa virus tersebut buatan manusia di laboratorium.

Petrovsky mengaku terkejut ketika penelitian menemukan bahwa virus itu lebih ganas pada sel manusia daripada sel hewan lain.

“Strain baru virus corona, yang disebut SARS-CoV-2, sepenuhnya dioptimalkan sejak hari pertama tanpa perlu berevolusi seperti virus lain,” ujar dia menjelaskan kenapa virus itu bisa menginfeksi lebih dari lima juta orang, demikian dikutip laman New York Post, Rabu (27/5/2020).

Menurutnya, SARS-CoV-2 adalah virus baru yang belum pernah ada pada manusia sebelumnya, tapi memiliki ikatan yang sangat tinggi pada reseptor manusia, yang sangat mengejutkan.

“Ini adalah adaptasi manusia yang hampir sempurna,” kata Petrovsky.

Hasil mengejutkan dari penelitiannya pertama kali diungkapkan oleh Daily Mail pada Minggu ( 24/5/2020) dan memberikan rinciannya pada Rabu tentang mengapa harus dipertimbangkan kemungkinan virus lolos dari laboratorium di Wuhan.

Tim di Flinders University di Adelaide dan Latrobe University di Melbourne mempelajari seberapa baik SARS-CoV-2, virus yang menyebabkan Covid-19, menginfeksi hewan yang berbeda.

Virus mengikat dirinya pada molekul reseptor ACE2 dalam sel paru-paru menggunakan lonjakan protein.

Semakin kencang ia melekat, semakin kecil kemungkinan untuk dihanyutkan dan semakin parah penyakit yang ditimbulkannya menjadi inang.

Petrovsky awalnya berharap menemukan hewan yang paling rentan terhadap virus itu, seperti kelelawar, dan kemungkinan merupakan sumber asli virus, tapi terkejut ketika masuk ke dalam sel manusia.

Lebih jauh, virus cenderung menjadi lebih baik dalam menginfeksi spesies baru karena mereka beradaptasi dari waktu ke waktu,

tapi Covid-19 mulai sepenuhnya dioptimalkan sejak hari pertama tertular tanpa perlu berevolusi.

Kemungkinan lain, kata Petrovsky, yang masih belum dapat dikecualikan adalah bahwa SARS-CoV-2 diciptakan oleh peristiwa rekombinasi yang terjadi secara tidak sengaja atau sadar di laboratorium yang menangani virus corona, dengan virus baru kemudian secara tidak sengaja dilepaskan ke dalam populasi manusia setempat.

Institut Virologi Wuhan adalah laboratorium yang diketahui mempelajari beberapa virus corona kelelawar.

Sebagian besar ilmuwan meyakini Covid-19 dimulai secara alami di pasar hewan eksotis di Wuhan dan bukan buatan manusia, dan institut itu juga telah membantah klaim yang menyebabkan wabah tersebut.

Sumber: teras.id


Leave a Reply