Horor di Ekuador, Mayat-mayat Korban Corona Ditinggalkan di Jalanan

gold investment,gold investing 2020,gold investment news,gold investment stock,gold investment companies,gold investors,gold investopedia,gold investment calculator,gold invest 2020,gold invest app,gold invest online,gold invest plan,gold invest now,gold invest reddit,gold invest price,gold invest uk,invest gold australia,invest gold and silver,gold as invest,asia gold invest,the gold investment corporation,the gold investment group,the gold investment letter,of gold investment,gold and investment risk,gold for investment purposes,gold for investment uk,gold for investors,gold invest bank,invest gold bars,invest gold bullion,invest gold bars bdo,invest gold bdo,gold bond invest,gold invest canada,gold invest calculator,gold invest company,gold invest.com,gold invest chart,gold invest corona,gold invest coins,gold invest constanta,gold invest direct,gold invest dinant,invest gold dbs,invest gold deposit scheme,gold digger invest oy,w&d gold investimentos ltda,gold invest etf,gold invest europe,how to invest gold etf funds india,gold estate invest,multi invest gold erfahrungen,eco gold invest mangalia,gold invest e confiavel,e gold investment cimb,e gold investment in hdfc bank,gold invest forum,gold invest fund,gold invest fiod,gold futures invest,gold for invest,gold form invest,sbi gold fund invest,invest gold index funds,gold invest group,invest gold how,invest gold safe haven,heera gold invest,gold invest in usa,invest gold in malaysia,invest gold in singapore,invest gold in dubai,invest gold in bank,invest gold index,should i invest gold,should i invest gold or silver,can i invest gold

Pemandangan memilukan terlihat di sebuah kota di Ekuador. Mayat-mayat korban virus corona ditinggalkan di jalanan, berserakan, tanpa ada yang berani menyentuh atau memindahkannya.

Dalam foto-foto yang diunggah Reuters akhir pekan lalu, mayat-mayat ditutupi kain di jalanan kota Guayaquil.

Foto-foto juga tersebar di media sosial, menampilkan mayat-mayat yang tergeletak begitu saja di jalanan.

Salah satu foto di Twitter memperlihatkan mayat yang telah terbungkus kain, didudukkan di kursi panjang, dan dipayungi. Ada tulisan besar besar bertuliskan “Kami menelepon 911 dan tidak ada yang membantu!”

Sejauh ini di Ekuador ada lebih dari 3.600 penderita corona, 180 meninggal dunia. Namun melihat jumlah mayat di Guayaquil, diduga korban tewas lebih banyak dari angka resmi.

Reuters melaporkan, akhirnya pemerintah menurunkan tentara untuk mengangkut jenazah. Ada sekitar 150 jenazah yang dikumpulkan dari jalanan dan rumah-rumah warga pekan lalu.

Atas pemandangan mengerikan di Guayaquil, Wakil Presiden Ekuador Otto Sonnenholzner meminta maaf.

“Kami telah melihat gambar-gambar yang seharusnya tidak terjadi dan sebagai pelayan publik, saya meminta maaf,” kata Sonnenholzner, Sabtu lalu, dikutip dari AFP.

Guayaquil juga mulai kehabisan peti mati karena banyaknya jenazah korban virus corona yang akan dikuburkan.

Rumah pemakaman mengaku kehabisan bahan baku peti mati seperti kayu dan besi karena permintaan yang banyak dan pengiriman yang sulit lantaran jam malam.

“Saya menjual 40 di cabang di kota, dan 40 lainnya di pusat. Saya sudah memesan 10 lagi di akhir pekan, dan semuanya sudah habis,” kata Santiago Olivares, pemilik rumah pemakaman.

Akhirnya pemerintah kota beralih dari memakai peti mati kayu ke peti mati dari kardus. Mereka telah memperoleh 1.000 peti kardus dari luar kota.

Masalah lainnya, kamar mayat di kota itu sudah tak mampu lagi menampung jenazah. Pemerintah kota terpaksa menyimpan jenazah di tiga kontainer berpendingin dengan panjang 12 meter.

Sumber: kumparan.com


Leave a Reply