Fakta-fakta Gunung Api Raksasa di Bawah Laut Sumatera

gold investment,gold investing 2020,gold investment news,gold investment stock,gold investment companies,gold investors,gold investopedia,gold investment calculator,gold invest 2020,gold invest app,gold invest online,gold invest plan,gold invest now,gold invest reddit,gold invest price,gold invest uk,invest gold australia,invest gold and silver,gold as invest,asia gold invest,the gold investment corporation,the gold investment group,the gold investment letter,of gold investment,gold and investment risk,gold for investment purposes,gold for investment uk,gold for investors,gold invest bank,invest gold bars,invest gold bullion,invest gold bars bdo,invest gold bdo,gold bond invest,gold invest canada,gold invest calculator,gold invest company,gold invest.com,gold invest chart,gold invest corona,gold invest coins,gold invest constanta,gold invest direct,gold invest dinant,invest gold dbs,invest gold deposit scheme,gold digger invest oy,w&d gold investimentos ltda,gold invest etf,gold invest europe,how to invest gold etf funds india,gold estate invest,multi invest gold erfahrungen,eco gold invest mangalia,gold invest e confiavel,e gold investment cimb,e gold investment in hdfc bank,gold invest forum,gold invest fund,gold invest fiod,gold futures invest,gold for invest,gold form invest,sbi gold fund invest,invest gold index funds,gold invest group,invest gold how,invest gold safe haven,heera gold invest,gold invest in usa,invest gold in malaysia,invest gold in singapore,invest gold in dubai,invest gold in bank,invest gold index,should i invest gold,should i invest gold or silver,can i invest gold

Gunung api raksasa di bawah laut Sumatera tepatnya laut lepas Pantai Bengkulu, ditemukan oleh tim gabungan pakar geologi Indonesia, Amerika Serikat, dan Perancis.

Keberadaan gunung api raksasa tersebut sempat membuah heboh kembali setelah Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi.

Penemuan gunung api bawah laut ini diketahui dari hasil penelitian dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral, CGGVeritas dan IPG (Institute de Physique du Globe) yang berada di Paris.

Keberadaan gunung raksasa tersebut pun dibenarkan oleh Danny Hilman Natadidjaja seorang Pakar Geologi dari Pusat Geotekhnologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesi (LIPI).

Berikut fakta seputar gunung api raksasa yang berhasil dirangkum oleh Okezone, Kamis (3/1/2019) :

1. Ada Sejak Ratusan Tahun Lalu Namun Sudah Tidak Aktif
Pakar Geologi LIPI, Danny Hilman Natadidja, membenarkan keberadaan gunung api raksasa yang berada di bawah laut Sumatera tepatnya berada di laut lepas Pantai Bengkulu.

Berdasarkan penelitian, keberadaan gunung tersebut sudah ada sejak ratusan tahun lalu. Saat ini status gunung api tersebut sudah tidak aktif kembali.

Pada massanya, gunung api yang berada di bawah perairan Sumatera ini memang pernah aktif. Namun, saat ini gunung tersebut sudah tidak aktif dan tidak berbahaya.

“Dulunya jelas ada, pernah aktif, tapi sekarang sudah enggak aktif, itu ada di tengah laut, gunung api, di bawah laut. Intinya enggak berbahaya, sudah enggak aktif, sudah mati, dan jadi mumi,” ujar Danny.

2. Disebut Gunung Api Raksasa
Gunung api yang ditemukan oleh tim gabungan pakar geologi Indonesia, AS, dan Perancis ini merupakan gunung yang sangat tinggi dan besar dengan diameter mencapi 50 KM dan tinggi 4600 meter atau sekira 2,6 KM.

Direktur Pusat Teknologi Inventarisasi Sumber Daya Alam BPPT, Yusuf Surachman, mengatakan, tidak ada gunung setinggi gunung api di bawah laut Sumatera tersebut, kecuali Gunung Jayawijaya yang berada di Papua.

Gunung api bawah laut ini berada pada kilometer 330 arah barat Kota Bengkulu, di Palung Sunda barat daya Sumatera, di kedalaman 5,9 km dengan puncak berada di kedalaman 1.280 meter dari permukaan laut.

3. Masih Memiliki Kaldera
Diketahui gunung raksasa tersebut memiliki kaldera yang menandainya sebagai gunung api.

Melansir dari Wikipedia, Kaldera sendiri merupakan fitur fulkanik yang terbentuk dari jatuhnya tanah setelah letusan vulkanik.

Mengetahui gunung raksasa tersebut masih memilki kaldera, para pakar mengaku belum mengetahui tingkat keaktifan gunung api bawah laut ini.

Keberadaan gunung api raksasa tersebut, sempat membuat heboh kembali setelah Gunung Anak Krakatau mengalami Erupsi.

Sekadar informasi, keberadaan gunung api raksasa ini ternyata sudah diketahui dan ramai diperbincangkan sejak 2013 silam.

Asisten II Pemprov Bengkulu tahun 2013 kemarin, Ir M Nasyah, MT, mengatakan bahwa gunung api tersebut berada di antara Pulau Enggano dan Pulau Mega serta merupakan salah satu gunung bawah laut tertinggi di dunia.

4. Diteliti Lebih Lanjut oleh Geologi ESDM
Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Alam (ESDM) mengaku perlu meneliti lebih lanjut mengenai temuan gunung api raksasa di bawah laut Sumatera tersebut.

Rudy Suhendar, Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, mengatakan perlunya penelitian lebih rinci terkait gunung api raksasa tersebut.

Menurutnya secara geografis di wilayah ring of fire memungkinkan ada, tetapi jika diisebut raksasa pihaknya akan melakukan penelitian lebih lanjut mengenai hal tersebut.

“Itu kan informasi yang telah lama, sejauh ini Badan Geologi belum melakukan identifikasi secara rinci. Sejauh sejarah Gunung Api Indonesia sih tidak ada (bahaya),” ujarnya.

Sumber: okezone.com


Leave a Reply