Dikira Menyehatkan, Nyatanya Orang dengan Kondisi Ini Dilarang Keras Makan Telur! Bisa Bahaya

Telur sudah menjadi menu favorit semua orang. Telur termasuk pangan padat gizi karena menjadi sumber protein hewani, asam lemak tak jenuh, vitamin, dan mineral.

Selain murah dan mudah untuk memasaknya ternyata memang kaya akan manfaat yang baik bagi tubuh.

Telur memang baiknya sering kita konsumsi. Sebab telur mempunyai banyak zat gizi, khususnya kaya kandungan protein.

Tapi memang mereka yang alergi telur, baiknya jangan sering-sering mengonsumsinya.

Jika ingin mengonsumsinya, karena bagaimanapun rasa telur memang enak, perhatikan terlebih dahulu kondisi tubuh.

Baiknya bagi mereka yang alergi, hanya mengonsumsi telur saat tubuh dalam kondisi fit, dengan jumlah yang secukupnya.

Apa sih alergi telur itu? Bagaimana jika terjadi pada anak?

Alergi Telur
Ketika anak mengalami, berarti sistem kekebalan tubuhnya yang biasanya melawan infeksi bereaksi berlebihan terhadap protein dalam telur.

Sehingga jika anak mengonsumsi olahan dari telur baik yang berupa makanan ataupun minuman, tubuhnya akan mengira protein ini berbahaya.

Sebab sistem kekebalannya merespons dengan bekerja sangat keras untuk melawan protein dari telur.

Gejala Alergi Telur Pada Anak

  • Kesulitan bernapas
  • Batuk
  • Suara serak
  • Sakit tenggorokan
  • Sakit perut
  • Muntah
  • Diare
  • Mata gatal, berair, atau bengkak
  • Gatal-gatal
  • Bintik-bintik merah
  • Pembengkakan
  • Merasa pusing bahkan pingsan

Beberapa reaksi terhadap telur bersifat ringan dan hanya melibatkan satu bagian tubuh, seperti gatal-gatal pada kulit.

Tetapi jika Si Kecil memiliki reaksi ringan karena alergi telur di masa lalu, reaksi selanjutnya yang ditunjukan bisa lebih parah.

Dalam kasus yang jarang terjadi, seseorang dapat memiliki reaksi alergi sangat serius, yang dapat menyebabkan anafilaksis.

Perawatan medis diperlukan segera karena orang tersebut mungkin memiliki masalah pernapasan dan penurunan tekanan darah.

Anafilaksis diobati dengan obat yang disebut epinefrin yang diberikan melalui suntikan.

Anak-anak yang memiliki alergi parah terhadap telur biasanya alergi tersebut akan terbawa sampai dewasa, maka Ia membutuhkan suntikan epinefrin untuk berjaga-jaga.

Sumber: tribunnews.com


Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments