Dibiayai Hingga Jadi Dokter, dr A Tak Undang Orang Tuanya Saat Pesta Nikah, Malah Iklankan Putus Hubungan Keluarga

gold investment,gold investing 2020,gold investment news,gold investment stock,gold investment companies,gold investors,gold investopedia,gold investment calculator,gold invest 2020,gold invest app,gold invest online,gold invest plan,gold invest now,gold invest reddit,gold invest price,gold invest uk,invest gold australia,invest gold and silver,gold as invest,asia gold invest,the gold investment corporation,the gold investment group,the gold investment letter,of gold investment,gold and investment risk,gold for investment purposes,gold for investment uk,gold for investors,gold invest bank,invest gold bars,invest gold bullion,invest gold bars bdo,invest gold bdo,gold bond invest,gold invest canada,gold invest calculator,gold invest company,gold invest.com,gold invest chart,gold invest corona,gold invest coins,gold invest constanta,gold invest direct,gold invest dinant,invest gold dbs,invest gold deposit scheme,gold digger invest oy,w&d gold investimentos ltda,gold invest etf,gold invest europe,how to invest gold etf funds india,gold estate invest,multi invest gold erfahrungen,eco gold invest mangalia,gold invest e confiavel,e gold investment cimb,e gold investment in hdfc bank,gold invest forum,gold invest fund,gold invest fiod,gold futures invest,gold for invest,gold form invest,sbi gold fund invest,invest gold index funds,gold invest group,invest gold how,invest gold safe haven,heera gold invest,gold invest in usa,invest gold in malaysia,invest gold in singapore,invest gold in dubai,invest gold in bank,invest gold index,should i invest gold,should i invest gold or silver,can i invest gold

Dokter A sangat beruntung, karena memiliki orangtua yang mapan secara ekonomi sehingga mampu membiayai kuliahnya di Fakultas Kedokteran salah satu perguruan tinggi swasta.

Sayangnya, setelah jadi dokter, A bukan berusaha membahagiakan kedua orangtuanya.

Dia malah menyakiti kedua orangtuanya yang telah membesarkan dan membiayai pendidikannya itu.

Dikutip dari detikcom, saat anaknya hendak menikah, orangtuanya juga memberikan uang Rp750 juta untuk biaya pesta pernikahan di hotel bintang lima di bilangan Senayan, Jakarta.

Ironisnya, dr A malah tidak mengundang orangtuanya di pesta pernikahannya yang dihelat pada 2017 lalu itu.

Nama orangtuanya juga tidak ada pada kartu undangan pernikahannya.

Puncaknya, setelah resepsi pernikahan, dr A mengumumkan di koran, bahwa dirinya putusan hubungan keluarga dengan kedua orangtuanya dan segala perbuatan dan akibat hukum akan menjadi tanggung jawab masing-masing.

“Dia memasang iklan di koran nasional dan koran Ibu Kota,” kata kuasa hukum orangtua dr A, Albert Kuhon, saat dihubungi detikcom, Kamis (28/5/2020).

Akibat perbuatan anaknya itu, orangtuanya mengalami trauma mendalam. Rangkaian pilu yang bertubi-tubi itu membuat kedua orangtuanya depresi.

Orangtua itu mengalami penderitaan psikis akibat konflik dengan anaknya.

Awalnya, Kuhon enggan mengawal kasus itu. Menurutnya, hubungan orangtua tidak bisa bersilang sengketa dengan anak di meja hijau.

”Saya baru bersedia mendampingi mereka setelah munculnya iklan putus hubungan yang dipasang dokter tersebut,” tutur Kuhon.

Proses penyelidikan dan penyidikan di kepolisian berjalan panjang. Sebab, antara pelapor dan korban mempunyai hubungan ayah-ibu dan anak.

Segala cara mediasi mengalami jalan buntu hingga akhirnya perkara sampai meja hakim.

Akhirnya, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) pada Maret 2020 menyatakan dr A bersalah melakukan kekerasan psikis dalam rumah tangga sebagaimana diatur dalam Pasal 45 ayat 1 jo Pasal 5 huruf b UU Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT).

PN Jaksel menjatuhkan hukuman percobaan berupa 3 bulan penjara yang tidak perlu dijalani apabila selama 6 bulan tidak melakukan perbuatan pidana.

Putusan itu dikuatkan oleh Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta pada 20 Mei 2020 oleh majelis tinggi yang diketuai oleh Achmad Yusak dengan anggota Sirande Palayulan dan Haryono.

Sumber: goriau.com


Tags:

Leave a Reply