Corona India Masuk Jateng, Menkes Khawatir Ada Ledakan COVID-19 Berikutnya

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengikuti rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/2). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO

 

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengkhawatirkan ledakan kasus COVID-19 di Jawa Tengah seiring ditemukan varian corona India atau B.1617.2.

Sebab, tak hanya di Kabupaten Kudus, varian corona India juga ditemukan di daerah lain seperti Jepara, Rembang, Grobogan, dan juga Pati. Bahkan menurut ahli wabah UI, Pandu Riono, varian corona India juga sudah menginfeksi Solo.

“Terus terang saya sangat khawatir, kalau misal terjadi lonjakan berikutnya, akan sangat berat tekanannya ke kita semua. Juga ke para tenaga kesehatan yang akan menghadapi ini, paling depan,” ujar Budi dalam seminar online digelar IDI Jateng pada Minggu (13/6).

Budi juga menjelaskan, angka keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate usai libur lebaran naik 100 persen.

“Tempat tidur isolasi di Indonesia ada 75.000 sekarang. Sebelum lebaran hanya terisi 20.000, jadi rendah sekali. Tapi per kemarin sudah naik ke 40.000,” sebut dia.

Budi meminta tenaga kesehatan bersiap. Sebab ia memprediksi lonjakan kasus COVID-19 akan terjadi hingga awal bulan Juli.

“Teman-teman di IDI (Ikatan Dokter Indonesia) perlu bersiap karena melihat bukti empiris, biasanya, puncaknya akan terjadi sekitar 5-7 minggu sejak liburan itu terjadi. Mungkin sampai akhir bulan atau awal bulan Juli, kita masih melihat adanya kenaikan,” kata Budi.


Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Close
Open
×
x