Corona India di Kudus Menggila, Kemenkes Imbau Tes Massal dan Micro Lockdown

Jubir vaksinasi corona dari Kemenkes Dr. Siti Nadia Tarmizi saat kedatangan Vaksin corona Sinovac tahap 4, di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Selasa (2/2) Foto: Youtube/Sekretariat Presiden

Sejauh ini terdapat 28 kasus varian corona India di Kudus. Penelusuran dan contact tracing terus dilakukan mengantisipasi penularan varian yang lebih cepat menyebar itu.

Jubir Kemenkes Siti Nadia Tarmizi pun mengimbau Pemkab Kudus bergerak cepat. Tracing harus sangat kuat.

“Yang pasti sekarang pengendalian penularannya, karena kan cepat menular, lakukan tes massal, tracing benar benar diperbanyak, semua kontak erat harus diperiksa,” kata Nadia kepada kumparan, Minggu (13/6).

Selain itu, isolasi pun harus diperkuat. Bahkan ia mengimbau Kudus untuk lakukan mikro lockdown.

“Penguatan aturan PPKM mikro, mikro lockdown pembatasan pergerakan yang keluar masuk Kudus,” jelas dia.

“Isolasi terpusat, kasus sedang dikirim ke Semarang,” tegasnya.

Sebelumnya, penyebaran varian corona yang diklaim lebih cepat menular itu diketahui usai Bupati Kudus Hartopo menerima hasil tes genome dari Universitas Gajah Mada (UGM).

“Dari 34 sampel spesimen COVID-19 28 di antaranya positif terkonfirmasi COVID-19 varian delta,” jelas dia.

Hartopo mengaku belum mengetahui asal muasal corona varian baru itu dapat menyebar di daerahnya. Namun yang pasti, corona India telah menyebar di daerahnya.


Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Close
Open
×
x