Cerita Ibu Terjebak Banjir Bersama Bayinya yang Berusia Dua Hari di Bekasi, Tinggi Air Capai 5 Meter


Seorang ibu di Bekasi, Jawa Barat terjebak banjir bersama bayinya yang baru berusia dua hari, Rabu (1/1/2020).

Peristiwa banjir itu terjadi di Perumahan Pondok Gede Permai (PGP), Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi.

Dikutip dari TribunJakarta.com, banjir di perumahan tersebut kurang lebih mencapai lima meter.

Bangunan rumah terendam air hingga menyisakan atap bangunan setinggi dua lantai.

Satu diantara korban banjir, Diah sempat terjebak selama kurang lebih 13 jam.

Saat itu, Diah berada di dalam rumahnya bersama bayinya yang berusia dua hari.

Diah mengatakan bahwa banjir melanda Perumahan PGP sejak pukul 03.00 WIB subuh.

“Banjir mulai masuk pagi sekitar jam 3 subuh,” kata Diah saat dijumpai TribunJakarta.com.

Kebanyakan warga yang terjebak awalnya tidak mengira banjir akan datang begitu cepat.

Mereka memilih tetap bertahan saat air mulai masuk ke dalam rumah dan berlindung di bangunan lantai dua.

Namun, banjir justru datang lebih ganas, air luapan dari Kali Bekasi terus memenuhi pemukiman warga hingga setinggi kurang lebih 5 meter.

“Saya ditelfon sama bos saya kalau saya mau dievakuasi sama tim, anak saya baru berusia dua hari,” jelasnya.

Sementara itu, warga lain yang berhasil dievakuasi adalah Erna, dia mengaku bersama tiga orang anaknya bertahan dengan berlindung di atas atap lantai dua bangunan rumah.

“Udah enggak bisa kemana-mana, di lantai dua itu udah kejebak 90 sentimeter airnya,” ujarnya.

Dia mengaku sempat mengira kalau air akan segera surut ketika awal mula banjir melanda.

Hal ini kata dia, menyebabkan banyak warga terjebak banjir.

“Soalnya ngira air bakal surutkan, tapi lama kelamaan udah makin tinggi, cepet bangat naikknya udah enggak bisa kemana-mana kejebak,” jelas dia.

Hingga pukul 19.30 WIB, proses evakuasi warga masih berlangsung.

Proses evakuasi warga berlangsung sulit, perahu karet bermotor yang diadalkan petugas gabungan jumlahnya hanya sedikit, tidak sebanding dengan jumlah warga yang masih terjebak di atap rumah.

Sejumlah petugas dari beberapa instasi baik dari Polri, TNI, Basarnas, BNPB dan instasi lain datang memabwa bantuan baik berupa perahu karet dan perlengkapan medis.

Sumber: tribunnews.com



Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Close