Buntut Kasus Hina Nabi, Aparat India Hancurkan Rumah Tokoh Muslim

Aparat keamanan India menghancurkan rumah sejumlah tokoh muslim India yang diduga terkait kerusuhan yang dipicu kasus penghinaan kepada Nabi Muhammad oleh politikus Nupur Sharma.

Aparat sebelumnya sudah memerintahkan para pemilik rumah di Negara Bagian Uttar Pradesh itu untuk segera meninggalkan tempat tinggal mereka.

Dilansir dari laman BBC, Senin (13/6), polisi juga menangkap lebih dari 300 orang yang dianggap terlibat dalam kerusuhan.

Juru bicara dari partai berkuasa Barathiya Janata Party (BJP) Nupur Sharma akhir bulan lalu melontarkan perkataan menghina Nabi Muhammad dalam acara debat di televisi hingga memicu kemarahan warga muslim dunia. Kepala media partai itu, Naveen Kumar Jindal, juga membuat geram warga muslim karena membagikan tangkapan gambar komentar Sharma di Twitter.

Ucapan Sharma itu juga membuat warga muslim India berunjuk rasa di sejumlah negara bagian.

Kepala Menteri Uttar Pradesh, Yogi Adityananth kemudian memerintahkan penghancuran rumah dan tempat tinggal ilegal dari orang-orang muslim yang dituduh terkait dalam kerusuhan pekan lalu, kata juru bicara BJP di Uttar Pradesh.

Salah satu rumah yang dihancurkan adalah milik politikus bernama Javed Ahmad, kata harian Hindustan Times. Putrinya, Afrin Fatima adalah seorang aktivis muslim terkenal.

Tak hanya itu, dua orang yang dituding melemparkan batu ketika demo setelah salat Jumat juga dihancurkan.

Namun penghancuran rumah itu juga menuai kecaman.

“Tindakan polisi terhadap keluarga Afrin Fatima melanggar hak-hak warga sipil. Pemerintah Uttar Pradesh main hakim sendiri. Nupur Sharma tidak ditangkap tapi orang miskin malah harus dirugikan karena bersuara,” ujar cuitan warga bernama Waris Pathan. [pan]

Sumber: Lihat


Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Close