Berawal Ingin Kirim Video Cara Melukis, Guru SD Ini Malah Kirim Video Asusila di Grup Kelas

gold investment,gold investing 2020,gold investment news,gold investment stock,gold investment companies,gold investors,gold investopedia,gold investment calculator,gold invest 2020,gold invest app,gold invest online,gold invest plan,gold invest now,gold invest reddit,gold invest price,gold invest uk,invest gold australia,invest gold and silver,gold as invest,asia gold invest,the gold investment corporation,the gold investment group,the gold investment letter,of gold investment,gold and investment risk,gold for investment purposes,gold for investment uk,gold for investors,gold invest bank,invest gold bars,invest gold bullion,invest gold bars bdo,invest gold bdo,gold bond invest,gold invest canada,gold invest calculator,gold invest company,gold invest.com,gold invest chart,gold invest corona,gold invest coins,gold invest constanta,gold invest direct,gold invest dinant,invest gold dbs,invest gold deposit scheme,gold digger invest oy,w&d gold investimentos ltda,gold invest etf,gold invest europe,how to invest gold etf funds india,gold estate invest,multi invest gold erfahrungen,eco gold invest mangalia,gold invest e confiavel,e gold investment cimb,e gold investment in hdfc bank,gold invest forum,gold invest fund,gold invest fiod,gold futures invest,gold for invest,gold form invest,sbi gold fund invest,invest gold index funds,gold invest group,invest gold how,invest gold safe haven,heera gold invest,gold invest in usa,invest gold in malaysia,invest gold in singapore,invest gold in dubai,invest gold in bank,invest gold index,should i invest gold,should i invest gold or silver,can i invest gold

Seorang guru Sekolah Dasar (SD) membuat geger lantaran salah pencet dan akhirnya mengirim sebuah video mesum di group kelas mengajarnya.

Nasib apes ini dialami oleh guru di salah satu SD wilayah Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali.

Guru tersebut tak sengaja mengirimkan video asusila ke grup WhatsApp wali murid.

Mengutip dari tribunbali, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Bangli, I Nengah Sukarta, mengatakan itu terjadi sekitar sepekan lalu.

Awalnya, guru tersebut hendak mengirimkan video cara melukis dalam kelas online atau daring di grup WhatsApp kelas.

Namun, ia malah salah pencet sehingga yang terkirim justru video asusila. Guru itu mengaku dapatkan video dari kiriman grup lainnya.

“Dia dapat kiriman dari luar, tapi tidak ngeh. Itulah yang ditekan dan terkirim,” jelas Sukarta, Senin (12/10/2020).

Tak Tahu Cara Menghapus
Menurutnya, guru tersebut panik dan gaptek lantaran tidak langsung menghapus kirimannya. Semestinya, begitu salah kirim, harusnya dihapus.

Tak tahu cara menghapus, guru itu tak segera menghapusnya. Setelah beberapa jam, akhirnya kiriman itu pun tak dapat dihapus.

Seperti diketahui, aplikasi pesan instan WhatsApp memungkinkan penggunanya untuk menghapus kiriman sehingga tak lagi bisa dilihat oleh orang lain.

Sayangnya, itu ada jeda waktunya, ketika sudah beberapa jam, kiriman tak lagi bisa dihapus untuk semua.

Panik, guru yang diketahui berstatus tenaga kontrak daerah (Guru Tidak Tetap), kemudian mendatangi kediaman murid-muridnya untuk meminta maaf karena kelalaiannya.

Tak hanya itu, guru itu juga meminta bantuan kepala desa untuk memfasilitasi pertemuan dengan seluruh orang tua murid.

Dipanggil dan Diperiksa
Sebagai Kepala Disdikpora Bangli, Sukarta juga telah memanggil guru tersebut.

Berdasarkan kronologi dan kajian yang dilakukan, Sukarta menilai apa yang dilakukan guru itu murni ketidaksengajaan karena kurang hati-hati.

“Ia juga langsung mengirimkan video tersebut tanpa mengecek video yang akan dikirimkan. Dan harusnya waktu itu dia tidak gusar, namun cepat-cepat dihapus.

Tapi dia bingung karena sudah kadung terkirim dan tidak tau cara menghapus,” tutur Sukarta.

Diselesaikan Secara Kekeluargaan
Adapun pertemuan dengan wali murid telah dilakukan pada Senin (12/10/2020).

Permasalahan itu pun telah diselesaikan secara kekeluargaan dan tidak dilaporkan ke polisi. Selain itu, guru tersebut juga akan mendapat pembinaan dari Disdikpora.

Lebih lanjut, Sukarta mengimbau kepada seluruh guru untuk tidak mengikuti grup yang berhbungan dengan pornografi.

Ia juga mengingatkan untuk selalu mengecek terkait video yang tersimpan di ponsel.

“Jika ada yang mengirimkan video asusila, sebaiknya segera dihapus,” tegasnya.

Sumber: merdeka.com


Tags:

Leave a Reply