5 Cara Ini Untuk Mencegah Diabetes Dini

Diabetes merupakan penyakit serius. Jika tidak dicegah sedini mungkin bisa memicu penyakit kronis lain. Untuk mencegahnya, ahli gizi ungkap 5 cara yang bisa diterapkan.

Tak pandang umur, diabetes bisa menyerang siapa saja. Salah satu faktor terkuat yang bisa menyebabkan diabetes adalah gaya hidup yang kurang sehat. Jika orang sudah terdiagnosa menderita prediabetes, cara yang bisa dilakukan tentunya dengan mengubah gaya hidup.

Karena jika dibiarkan, orang bukan hanya akan terkena diabetes, tetapi juga bisa menimbulkan penyakit kompilasi kesehatan serius di masa datang. Seperti kerusakan saraf, ginjal, jantung, hingga yang terparah kematian.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah diabetes dini. Merangkum foodndtv.com (24/11), berikut 5 cara mencegah diabetes dini yang diungkap oleh ahli gizi.

1. Kurangi karbohidrat yang dapat meningkatkan glukosa

Tanda kekurangan karbohidrat yang dirasakan oleh tubuh manusia Konsumsi karbohidrat yang terlalu banyak bisa menyebabkan risiko terkena penyakit diabetes. Foto: Getty Images/iStockphoto

Karbohidrat memang dibutuhkan oleh tubuh sebagai sumber energi yang bisa dipakai sepanjang hari. Karbohidrat sendiri merupakan makronutrien yang dapat meningkatkan kadar glukosa darah baik secara cepat ataupun lambat, tergantung dari sumbernya.

Makanan seperti nasi, gandum, roti, sayuran, buah-buahan, merupakan sumber karbohidrat. Masing-masing akan diubah menjadi glukosa dalam tubuh. Tetapi beberapa karbohidrat tersebut akan meningkatkan glukosa lebih cepat.

Jika tetap ingin konsumsi karbohidrat, pastikan konsumsinya dalam jumlah terbatas. Kelebihan karbohidrat tentu bisa mempengaruhi kadar insulin, terutama ketika seseorang tidak banyak melakukan gerakan.

2. Stress Bisa Memicu Glukosa Darah

Bukan hanya makanan saja, namun gangguan seperti stress juga menjadi pemicu utama resistensi insulin dan diabetes .

Beberapa jenis stress, termasuk stress fisik, mental, dan emosional bisa meningkatkan kadar hormon stress atau kortisol yang akan memberi sinyal pada sel untuk melepaskan glukosa darah dalam menangani keadaan darurat saat stress.

Pelepasan glukosa secara terus-menerus itulah yang akan membebani pankreas untuk melepaskan lebih banyak insulin, sehingga menyebabkan resistensi insulin hingga diabetes.

Untuk menghindari stress, ada beberapa cara yang bisa dilakukan seperti latihan pernapasan, hindari alat elektronik dua jam sebelum tidur, hingga mandi air garam.

3. Kurang tidur bisa mempengaruhi insulin

Ilustrasi Tidur Kurang tidur bukan hanya bisa menyebabkan beberapa masalah kesehatan, tetapi juga bisa menyebabkan penyakit diabetes. Foto: Getty Images/iStockphoto

Mungkin sebagian orang punya waktu tidur yang tidak teratur. Bahkan dalam 24 jam, bisa jadi mereka tidur hanya 2 hingga 3 jam saja.

Terlepas dari berbagai faktor yang menyebabkan waktu tidur sebentar, kebiasaan ini mampu memicu penyakit diabetes. Penelitian telah menunjukkan, waktu tidur yang kurang dari 5 jam sehari dapat meningkatkan resistensi insulin sebesar 30% pada individu sehat.

Kurang tidur juga dapat meningkatkan nafsu makan yang menyebabkan berat badan bertambah, hingga pada akhirnya bisa memicu diabetes.

Oleh karena itu, waktu tidur yang cukup merupakan salah satu hal yang harus dicapai. Minimal tidur 7-8 jam sehari dan pastikan tepat waktu.

4. Konsumsi Lemak Sehat

Jika mendengar kata lemak, mungkin makanan yang dibayangkan adalah makanan berminyak seperti gorengan. Makanan dengan lemak seperti itu tentunya bisa menyebabkan berbagai macam penyakit.

Namun lemak yang tersedia sebenarnya bukan itu saja. Ada jenis lemak sehat yang mampu mencegah diabetes. Jenis lemak sehat seperti alpukat, kelapa, minyak zaitun, kacang-kacangan bisa dikonsumsi untuk menstabilkan kadar gula darah dan insulin.

Lemak sehat juga tidak meningkatkan kolesterol. Pastikan untuk konsumsi lemak sehat dan hindari lemak tak sehat yang biasanya ada di minuman manis, minyak olahan, dan makanan siap saji.

5. Kombinasikan makanan dengan baik

pola makan sehat ala Selena Gomez

Pastikan untuk selalu konsumsi makanan seimbang dengan cara dan waktu makan yang tepat.Foto: Getty Images/iStockphoto

Urutan makanan bisa berdampak besar terhadap tingkat glukosa dalam darah. Jika hendak mengonsumsi makanan, pastikan dalam satu piring itu sudah disiapkan lauk pauk sehat dengan gizi seimbang.

Cara makannya juga perlu diperhatikan. Mulailah dengan makan sayuran berwarna hijau atau sayuran apapun yang sudah disediakan.

Kemudian, dilanjut dengan makan protein dan lemak sehat seperti kacang-kacangan, tahu, tempe. Barulah makan pati atau karbohidrat, bisa nasi, gandum, atau mie.

61,27% Penduduk RI Konsumsi Minuman Manis Lebih dari 1 Kali per Hari diabetes diabetes dini cara mencegah diabetes


Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Close
Open
×
x