10 Buah Penurun Darah Tinggi, Cocok untuk Penderita Hipertensi

Jakarta Buah penurun darah tinggi bisa coba dikonsumsi untuk menurunkan darah tinggi selain obat. Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah salah satu gangguan yang umum ditemui terutama pada lansia. Ada banyak cara untuk mengatasi tekanan darah tinggi ini, salah satunya dengan coba mengonsumsi buah penurun darah tinggi.

Cara mengontrol tekanan darah tinggi beberapa di antaranya yakni adalah dengan menerapkan pola makan sehat, mulai dari memilih menu makanan penurun hipertensi, menghitung kalori, dan memantau porsinya. Buah penurun darah tinggi bisa coba kamu konsumsi untuk membantu mengontrol dan menurunkan tekanan darah.

Pantangan makanan dan makanan wajib dikonsumsi penderita darah tinggi harus diperhatikan. Pasalnya jika tidak memperhatikan makanan maka akan berdampak terhadap komplikasi penyakit lainnya. Penderita hipertensi perlu memilih makanan dengan porsi dan kalori yang sesuai. Buah-buahan pun harus diperhatikan, mana buah penurun darah tinggi yang dikonsumsi dan mana yang tidak boleh dikonsumsi.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang buah penurun darah tinggi yang bisa coba dikonsumsi untuk penderita hipertensi, Senin (16/11/2020).

Buah Penurun Darah Tinggi

Buah penurun darah tinggi bisa coba dikonsumsi oleh penderita hipertensi selain obat. Mengonsumsi obat saja tidak cukup, dibutuhkan juga penerapan pola hidup sehat dan memperhatikan makanan yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi.

Tak hanya orang yang memiliki riwayat hipertensi yang harus memperhatikan pola makan dan hidup sehat, orang yang tidak punya riwayat juga harus memperhatikan hal tersebut. Pasalnya jika salah mengonsumsi makanan mengakibatkan tekanan darah menjadi naik.

1. Buah Bit

Buah penurun darah tinggi yang pertama yakni adalah buah bit. Buah yang satu ini pada dasarnya merupakan buah yang baik untuk darah karena dipercaya dapat mencegah kekurangan darah. Buah bit juga dipercaya sebagai buah penurun darah tinggi berkat kandungan senyawa nitrat yang ada di dalamnya. Cara paling populer dan baik untuk menjaga kandungan buah bit adalah dengan cara menghancurkan buat bit dengan blender, kemudian meminum air perasan buah bit yang sudah dihancurkan tersebut.

2. Buah Berry

Buah penurun darah tinggi berikutnya yakni adalah buah berry. Kelompok buah-buahan berry, salah satunya adalah buah blueberry mengandung senyawa flavonoid. Selain blueberry, ada buah-buahan jenis berry lainnya seperti blueberry, strawberry, blackberry, raspberry, hingga cranberry. Buah berry mengandung vitamin, mineral, serta antioksidan yang tinggi sehingga baik untuk memelihara tekanan darah.

3. Kiwi

Buah penurun darah tinggi berikutnya yakni buah kiwi. Buah kiwi memang menyimpan banyak manfaat salah satunya membantu menurunkan tekanan darah. Buah kiwi memiliki berbagai kandungan yang mineral yang dipercaya dapat membantu menurunkan tekanan darah seperti kalium, kalsium, dan juga magnesium. Selain itu, buah kiwi juga merupakan buah yang kaya vitamin C sehingga sangat baik untuk menjaga ketahanan tubuh.

Ilustrasi Buah Pisang (iStockphoto)

4. Pisang

Pisang merupakan buah penurun darah tinggi yang bisa dicoba berikutnya untuk penderita darah tinggi. Kandungan kalium yang tinggi dalam buah pisang dapat membantu menyeimbangkan kadar natrium yang tinggi dalam tubuh para penderita hipertensi, sehingga makanan ini dinilai efektif sebagai penurun hipertensi.

5. Melon

Buah penurun darah tinggi berikutnya yakni adalah melon. Buah menyegarkan dan bisa diolah menjadi ragam minuman ataupun makanan ini mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan. Melon mengandung kalium yang tinggi, sehingga makanan ini cocok untuk penderita hipertensi.

Tidak hanya dapat menurunkan tekanan darah, buah ini juga dapat memperbaiki kadar gula, mencegah risiko dehidrasi, memperbaiki sistem imun dengan kandungan vitamin C-nya, serta memperlancar pencernaan karena kaya akan serat. Melon juga memiliki kalori yang rendah sehingga cocok untuk mencegah kegemukan atau obesitas yang bisa menyebabkan hipertensi.

6. Delima

Delima merupakan buah penurun darah tinggi selanjutnya yang bisa coba dikonsumsi oleh penderita hipertensi atau bagi kamu yang tekanan darahnya tiba-tiba naik setelah mengonsumsi makanan tertentu. Kandungan kalium dan juga polifenol dalam delima membuatnya mampu menurunkan tekanan darah sekaligus menjadi antioksidan bagi tubuh.

Ilustrasi Buah Alpukat (iStockphoto)

7. Semangka

Buah penurun darah tinggi selanjutnya yakni semangka. Selain menyegarkan rupanya buah satu ini bisa membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kandungan L-citrulline dan L-arginine pada semangka berperan dalam menurunkan tekanan darah.

Menurut sebuah studi yang terdapat di American Journal of Hypertension, kandungan sitrulin yang terdapat di semangka dapat menurunkan angka sistolik dan diastolik pada penderita hipertensi.

8. Alpukat

Buah penurun darah tinggi berikutnya yakni adalah buah alpukat. Buah satu ini memang menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan juga kecantikan kulit, salah satunya manfaatnya yakni membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Alpukat merupakan buah yang kaya akan lemak baik serta vitamin dan mineral, seperti kalium, kalsium, dan magnesium yang cocok untuk menurunkan tekanan darah.

9. Jeruk

Buah yang dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi selanjutnya yakni adalah jeruk. Jeruk merupakan buah yang akan akan vitatim C dan vitamin A. Buah jeruk juga memiliki kandungan yang cukup tinggi. Selain dapat menurunkan tekanan darah, konsumsi jeruk secara rutin juga dapat memelihara kesehatan kamu secara menyeluruh.

10. Tomat

Buah penurun darah tinggi berikutnya yakni adalah tomat. Tomat merupakan buah yang memiliki kandungan kalium yang tinggi. Selain itu, tomat juga memilki kandungan likopen yang banyak manfaatnya bagi tubuh yaitu untuk menurunkan kolesterol, mencegah penyakit kanker, dan memelihara kesehatan jantung.

ilustrasi makanan sehat/unsplash

Selain makanan, gaya hidup sehat juga perlu diterapkan untuk membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Kamu perlu menjaga pola makan dan pola hidup sehat agar tekanan darah kamu tetap stabil. Pasalnya darah tinggi atau hipertensi ini bisa menimbulkan komplikasi lainnya jika pola makan dan gaya hidup tidak dijaga.

1. Mengurangi Konsumsi Garam

Gaya hidup yang dapat membantu menurunkan tekanan darah yang pertama adalah mengurangi konsumsi garam. Mengurangi asupan garam dan natrium sedikit saja diyakini dapat meningkatkan kesehatan jantung serta menurunkan tekanan darah sekitar 5-6 mmHg bila Anda memiliki hipertensi.

American Heart Association (AHA) merekomendasikan untuk mengonsumsi garam atau natrium tidak lebih dari 2.300 mg atau setara dengan satu sendok teh per hari. Jika sudah memiliki riwayat tekanan darah tinggi, kamu disarankan untuk mengonsumsi garam atau natrium tidak lebih dari 1.500 mg per hari.

Kamu bisa mengganti garam dengan rempah atau penyedap alami lainnya seperti bawang putih, bawang merah, jahe, kemiri, dan lainnya.

Selain mengurangi garam dalam masakan, kamu juga mengecek label pada makanan kemasan yang kamu beli.

2. Melakukan Olahraga Secara Rutin

Olahraga secara rutin memang memberikan dampak positif bagi kesehatan, salah satunya adalah membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Aktivitas fisik atau olahraga dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah arteri tetap elastis, sehingga aliran darah menjadi normal dan tekanan darah menurun.

Setiap aktivitas fisik yang meningkatkan detak jantung dan pernapasan, dianggap sebagai cara menurunkan darah tinggi yang baik. Kamu bisa meluangkan untuk jalan kaki setiap hari.

3. Menjaga Berat Badan Ideal

Obesitas dan kelebihan berat badan erat kaitannya dengan tekanan darah tinggi. Oleh sebab itu, menjaga berat badan yang sehat adalah cara sederhana lainnya yang dapat kamu lakukan untuk menurunkan tekanan darah tinggi.

4. Aktivitas di Luar Ruangan

Gaya hidup sehat yang dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi berikutnya yakni adalah menambah aktivits di luar ruangan. Aktivitas di luar ruangan dapat membantu kamu mendapatkan vitamin D yang dibutuhkan tubuh.

Adapun kekurangan vitamin D disebut dapat meningkatkan risiko terkena tekanan darah tinggi dan penyakit jantung. Namun, penelitian tambahan dibutuhkan untuk membuktikan fakta tersebut.

5. Mengonsumsi Makanan Sehat

Selain gaya hidup sehat, makanan sehat juga perlu diperhatikan bagi kamu penderita hipertensi. Tak hanya penderita hipertensi, seseorang yang tidak mempunyai riawayat hipertensi juga harus memperhatikan dua hal tersebut.

Pilihlah makanan yang mengandung serat tinggi, rendah lemak, rendah kolesterol, seperti biji-bijian utuh, buah-buahan, sayuran, serta susu dan produk susu rendah lemak, untuk dikonsumsi setiap hari. Memilih makanan-makanan ini diyakini dapat menurunkan tekanan darah hingga 11 mmHg bila Anda memiliki hipertensi.


Leave a Reply