Suami Artis Ini Kena Stroke dan Jantung di Usia 39 Tahun: Ternyata Gunakan Minyak Goreng Berulang Bisa Jadi Pemicunya

Anda masih ingat kisah Rey Utami dan Tinder? Pada tahun 2016, cerita Rey Utami menghebohkan publik.

Dia mengatakan berkenalan dengan Pablo Benua melalui aplikasi kencan, Tinder. Lalu dia diajak kencan, dibelikan mobil, hingga seminggu kemudian, keduanya menikah.

Romantis bukan? Lalu bagaimana kabar kedua pasangan kini? Namun bukan kabar baik yang didapat, melainkan kabar tak sedap.

Dilansir dari nakita.grid.id pada Rabu (10/4/2019), Pablo Benua didiagnosa dengan penyakit stroke dan penyumbatan jantung.

Hal tersebut dikabarkan Rey Utami melalui akun media sosial Instagram dan saluran Youtube-nya.

Rey Utami terlihat mengunggah potret suaminya yang terbaring lemah di tempat tidur rumah sakit.

“Jadi kesimpulannya memang ada jantung yang penyumbatan dan ada stroke ringan yang membuat dia mukanya agak sedikit miring,” kata Rey Utami mengutip dari saluran Youtube-nya.

Wanita yang berprofesi sebagai presenter ini pun tak berhenti berdoa untuk kesembuhan suami tercintanya.

Ya Allah mohon kesembuhan untuk suamiku,” tulisnya dalam salah satu unggahannya di akun Instagram pribadi.

Tentu saja kabar ini sangat mengejutkan. Sebab, stroke identik dengan lansia. Namun Pablo Benua masih berusia 39 tahun.

Sebenarnya, kebiasaan apa saja yang bisa memicu timbulnya stroke dan penyumbatan pada jantung?

Melansir dari Harvard Health, ada lima kebiasaan yang bisa memicu timbulnya penyakit tersebut.

Mereka adalah merokok, tidak pernah olahraga, kegemukan, konsumsi makanan tidak sehat, dan minum minuman keras.

View this post on Instagram

A post shared by Rey Utami (@reyutami) on

Salah satu kebiasaan tak sehat lainnya adalah memanaskan minyak secara berulang-ulang.

Mungkin karena kita merasa sayang dengan minyak yang kondisinya masih bagus, kemudian kita simpan, lalu digunakan untuk menggoreng lagi di waktu lain.

Padahal, seperti dalam sebuah riset yang dikutip Health India, menggunakan minyak yang sama berkali-kali dapat menyebabkan minyak alami degradasi, sebuah proses yang akan melahirkan radikal bebas.

Celakanya, radikal bebas itu dapat menempel pada jaringan sel dan dapat menimbulkan penyakit.

Radikal bebas ini juga dapat memicu peningkatan kolesterol jahat dan penyumbatan darah arteri.

Kedua hal di atas berperan dalam memicu penyakit jantung dan stroke.

Satu kebiasaan saja atau bahkan seluruhnya bisa merusak dan menyumbat jaringan pembuluh darah.

Kebiasaan tersebut perlahan akan menganggu sistem metabolisme dan merubah jaringan sel serta organ.

Tak hanya itu, kebiasaan buruk itu juga bisa menimbulkan penyakit seperti tekanan darah tinggi, kolestrol dan kencing manis.

Bila kebiasaan tersebut dilakukan dalam jangka panjang, maka akan timbul serangan jantung, stroke, dan penyumbatan pembuluh darah.

Bukan itu saja, kerusakan juga bisa terjadi pada ginjal, tulang dan otak.

Lebih jauh, penelitian membuktikan kalau 4.900 laki-laki dan perempuan di Inggris mendapatkan penyakit jantung dari empat kebiasaan tersebut.

Dibandingkan mereka yang tak punya kebiasaan itu, 85% orang yang punya satu kebiasaan saja berisiko mengalami kematian dini.

Tanpa ada pengeculian, fakta ini ditemukan baik pada laki-laki maupun perempuan.

Sudah terbukti kalau orang yang punya kebiasaan merokok, jarang olahraga, mengonsumsi makanan tidak sehat, obesitas dan, minum minuman keras lebih rentan terkena masalah jantung.

Sumber: intisari.grid.id

Leave a Reply