Selain Manado, BMKG Prediksi 3 Daerah Ini Akan Dihantam Gelombang Tinggi Diatas 4 Meter

Belum usai kesedihan masyarakat akan terjadinya tsunami di Banten dan Lampung, baru-baru ini, publik dibuat gempar dengan unggahan video gelombang tinggi yang menghantam Manado, Sulawesi Utara.

Peristiwa ini diketahui terjadi pada Kamis (27/12) malam di Kawasan Megamas, Manado.

Video yang viral di akun gosip tersebut ternyata merupakan video yang diabadikan oleh pemilik akun @melsudianto_.

Dalam unggahannya, pemilik akun mengunggah beberapa situasi di Manado saat gelombang tinggi menghantam bahu jalan di tepi pantai.

Unggahan @melsudianto_ kemudian diunggah ulang oleh berbagai akun informasi lokal.

Atas adanya peristiwa ini, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan dalam cuitannya di Twitter bahwa gelombang tinggi tersebut disebabkan faktor cuaca.

Sutopo juga menuturkan bahwa gelombang tinggi tersebut bukanlah tsunami.

“Gelombang laut tinggi di Kota Manado pada 27/12/2018 disebabkan faktor cuaca. Tidak ada tsunami,” tulis Sutopo pada cuitannya.

Lelaki 49 tahun itu juga menjelaskan prediksi BMKG terkait gelombang tinggi yang akan terjadi di berbagai daerah pada 28 hingga 31 Desember 2018 mendatang.

“BMKG memprediksi gelombang tinggi (lebih 4 m) pada 28-31/12/2018 terjadi di:

  1. Samudera Hindia Selatan Jawa Barat hingga Jawa Timur
  2. Perairan Utara Kep.Nias
  3. Laut Natuna Utara,” sambung Sutopo.

Dalam video tersebut, banyak masyarakat yang menyaksikan tingginya gelombang.

Peristiwa ini seharusnya membuat masyarakat waspada dengan adanya kemungkinan bencana lain, mengingat dalam satu tahun ini sudah cukup banyak bencana yang melanda Indonesia.

Namun bukannya menjauh atau mencari tempat aman, beberapa orang justru mendekat ke tepi jembatan yang sangat dekat dengan datangnya gelombang tinggi.

Akun @pangbajalang juga mengomentari hal serupa terkait ketidakwaspadaan masyarakat sekitar.

Gelombang tinggi diperkirakan menghantam Manado sekitar pukul 22.30 WITA di Kawasan Megamas Manado.

“Bukannya menjauh malah mendekat cuma di manado yang bgini, malah dijadikan tontonan masyarakat, inga ttap jaga ngoni pe keselamatan. .”

Gelombang tinggi tersebut disinyalir sudah menghantam Kawasan Megamas Manado sejak sore hari.

Hingga dini hari, ketika ombak masih terbilang tinggi, masyarakat masih terlihat berlalu-lalang di sekitar jalan di pinggir pantai menggunakan kendaraan pribadi.

Sumber: nakita.grid.id

Leave a Reply