Sekhumi, Driver Ojek Penghafal Quran yang Gemar Sedekah

Sosok Sekhumi patut menjadi inspirasi banyak orang. Setiap hari, dia mengais rezeki sebagai driver ojek pangkalan, profesi yang sebenarnya identik dengan kaum Adam.

Tak hanya dikenal sebagai driver ojek, wanita yang akrab disapa Payu ini rupanya adalah seorang hafizah atau penghafal Alquran. Yang lebih membanggakan, dia tidak pernah berhenti sedekah.

Kondisi ekonomi Payu sebenarnya tidaklah berkecukupan. Dia hanya mengandalkan pendapatan dari hasil ojek.

Payu juga harus menjadi tulang punggung keluarga setelah suaminya tidak lagi bisa bekerja karena sakit menahun. Ditambah lagi, anak-anaknya hidup dalam kondisi fisik sakit.

” Anak pertama mengalami patah kaki dan anak ke dua saya pun mengidap penyakit epilepsi,” kata Payu.

Penghasilannya sebagai tukang ojek tentu tidak seberapa. Bahkan seringkali tidak mencukupi untuk makan.

Mewakafkan Tanah Warisan
Tetapi, kondisi tersebut tidak menjadi penghalang bagi dia untuk bersedekah. Hebatnya, dia justru ingin mewakafkan tanah warisan dari orangtuanya di Tegal, Jawa Tengah, untuk dijadikan rumah tahfiz Alquran sekaligus asrama yatim dan dhuafa kepada Yayasan PPPA Daarul Quran.

“Hidup di dunia hanya sementara, karena itu saya ingin hidup saya bermanfaat untuk sesama,” kata Payu.

Bagi Payu, Allah adalah nomor satu. Sehingga segala aktivitasnya selalu dia niatkan sebagai ibadah. Dia tidak pernah bolong sholat fardu dan sunah di tengah kesibukannya mengojek.

Hebatnya lagi, Payu kini mengazamkan diri sebagai hafizah Alquran. Meski baru memulai, dia sudah hafal dua lembar ayat juz 1. Tujuannya hanya satu, agar lebih dekat dengan Allah SWT.

Mengazamkan Diri Menjadi Hafizah
Tengah malam adalah waktu yang dipilih Payu untuk menghafal Alquran. Lepas Sholat Hajat dan Taubat.

Targetnya tidak terlalu muluk, cukup satu ayat dalam sehari sekaligus terjemahannya. Untuk merawat hafalannya, Payu membiasakan diri membaca Alquran ketika bekerja.

“Kalau di atas motor atau sedang membawa penumpang saya sering mengulang hafalan. Saya merasakan ketenangan saat menghafal Alquran,” kata payu.

Beberapa hari lalu, Payu sempat berkunjung ke kantor PPPA Daarul Quran di Ciledug, Tangerang, Banten. Kisah Payu menjadi inspirasi tersendiri bagi keluarga besar Daarul Quran.

“Terima kasih, Sekhumi, atas pelajaran hidup yang telah kau berikan kepada kami. Semoga Allah memudahkan setiap langkahmu dalam mencari nafkah dan niat baikmu untuk semakin dekat dengan-Nya,” ujar Direktur Utama PPPA Daarul Quran, Tarmizi as-Shiddiq.

Sumber: dream.co.id

Leave a Reply