Ribuan Burung Gagak Menyerbu Kota Wuhan, Pertanda Apa?

diabetes mellitus,diabetes insipidus,diabetes symptoms,diabetes type 2,diabetes medications,diabetes type 1,diabetes diet,diabetes in dogs,diabetes association,diabetes and alcohol,diabetes awareness month,diabetes a1c,diabetes and pregnancy,diabetes and heart disease,diabetes and kidneys,diabetes app,a diabetes delegated care aide,a diabetes diet,a diabetes association,a diabetes specialist,a diabetes-like condition may develop when,a diabetes breakfast,a diabetes doctor,a diabetes diet plan,diabetes blood test,diabetes blood sugar,diabetes breakfast,diabetes bracelet,diabetes blindness,diabetes blood sugar chart,diabetes blood pressure,diabetes breath,b diabetes mellitus,diabetes b symptoms,diabetes b vitamins,diabetes b type,diabetes b cells,diabetes b complex,diabetes b blocker

Netizen dunia dikagetkan dengan rekaman yang beredar masif dari media sosial populer China, Weibo.

Terdapat ribuan burung gagak yang menyerbu Kota Wuhan dan beberapa kota di dalam Provinsi Hubei, China.

Sebagai referensi, Wuhan merupakan ibu kota Provinsi Hubei, sebuah tempat di mana virus corona muncul pertama kali.

Netizen di China ramai menyebarkan rekaman video melalui media sosial Weibo, aplikasi TikTok, hingga channel YouTube mengenai pemandangan yang cukup menyeramkan.

Bagaimana tidak, di atas langit Wuhan hingga jalanan kota justru dipenuhi dengan ribuan burung gagak.

Dalam budaya China, gagak sering melambangkan nasib buruk atau kematian sehingga rekaman yang beredar cukup mengundang narasi ketakutan.

Ribuan burung gagak menyerbu Kota Wuhan

Burung gagak yang terlihat terbang di atas Wuhan memicu kekhawatiran online bahwa burung-burung tersebut “berpesta di atas mayat orang mati”.

Ribuan hewan itu tampak berkeliaran di Jalan Wusi, Distrik Chengxi, Wuhan sebelum beristirahat di jalan dan mematuk sesuatu di bawah mereka.

Dalam video yang diunggah oleh channel YouTube bernama “Wuhan News – World Breaking News“, ribuan burung gagak juga terlihat melintasi Kota Jingzhou, sebuah kota di Provinsi Hubei yang dekat dengan Kota Wuhan.

Update data korban virus corona per hari Rabu 12 Februari 2020 pukul 09.30 WIB

Masih belum ada ilmuwan yang angkat bicara mengenai fenomena ini sehingga kita masih belum mengetahui penjelasan ilmiah dari ribuan burung gagak yang menyerbu Kota Wuhan.

Dilansir dari Daily Star, tidak ada bukti kuat untuk mendukung teori bahwa gagak mencari mayat.

Ketakutan muncul karena burung gagak dipandang sebagai simbol kematian dalam budaya China.

Channel YouTube Wuhan News menjelaskan bahwa burung gagak bisa saja mencium bau mayat yang samar di kejauhan.

Pasien yang sekarat akan mengeluarkan bau busuk di mana manusia tidak bisa menciumnya sebelum kematian,” tulis channel tersebut.

Sebagian percaya bahwa gagak sedang “mencari mayat” sementara beberapa orang yang lain percaya bahwa burung gagak memakan abu mayat manusia yang jatuh ke tanah sehingga mereka mematuk ke bawah jalan di Wuhan.

Mereka mungkin mencari mayat. Mereka akan makan,” tulis salah seorang netizen.

Gagak ada di sana untuk membawa jiwa-jiwa orang mati ke tempat peristirahatan terakhir mereka,” tulis netizen yang lain.

Sebagai referensi, data korban yang telah terinfeksi virus corona telah mencapai 45.182 orang dan 1.115 lainnya telah meninggal.

Sebanyak 1.068 berasal dari Provinsi Hubei, China. Ribuan burung gagak yang menyerbu Wuhan menimbulkan berbagai macam spekulasi dan ketakutan yang dirasakan oleh netizen China.

Sumber: hitekno.com


Tags:

Leave a Reply