Peringatan Dini Badan Geologi Potensi Gerakan Tanah di Indonesia: Aceh, Bali, Kalimantan Hingga Jawa

Peringatan dini disampaikan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi terkait potensi gerakan tanah di Indonesia.

PVMBG menyampaikan, beberapa wilayah di Indonesia mulai Aceh hingga Papua berpotensi terjadinya gerakan tanah pada Juli 2019.

Potensi gerakan tanah yang mungkin terjadi dibagi menjadi dua, menengah dan tinggi.

Potensi menengah, maksudnya adalah daerah yang mempunyai potensi menengah untuk terjadi gerakan tanah.

Pada zona ini dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan diatas normal, terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau jika lereng mengalami gangguan.

Adapun potensi tinggi adalah daerah yang mempunyai potensi tinggi untuk terjadi gerakan tanah.

Pada zona ini dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan diatas normal, sedangkan gerakan tanah lama dapat aktif kembali.

Tak hanya gerakan tanah, PVMBG juga menyampaikan potensi terjadinya banir bandang atau aliran bahan rombakan pada daerah tertentu.

Provinsi Bali misalnya, beberapa daerah di Kabupaten Buleleng diperkirakan akan terjadi gerakan tanah dan banjir bandang.

Ada empat kecamatan di Buleleng yang berpotensi terjadi, dari total sembilan daerah yang masuk daftar potensi gerakan tanah.

Pun demikian halnya dengan daerah Jawa Timur. Selain gerakan tanah, 77 kecamatan dari 31 kabupaten/kota itu, juga berpotensi terjadi banjir bandang atau aliran bahan rombakan.

Untuk wilayah Banyuwangi misalnya, dari 15 kecamatan yang berpotensi terjadi tanah bergerak, 7 di antaranya juga berpotensi terjadi banjir bandang.

Wilayah Blitar, 4 kecamatan di antaranya berpotensi banjir bandang dan alirah bahan rombakan dari 15 kecamatan yang potensi tanah bergerak.

Untuk di Bondowoso, enam kecamatan berpotensi banjir bandang dari 10 kecamatan yang potensi tanah bergerak.

Daerah Jember, tujuh kecamatan potensi banjir bandang dari total 27 kecamatan yang potensi tanah bergerak.

Pada wilayah Jombang tiga daerah potensi banjir bandang, dari jumlah enam daerah yang potensi tanah bergerak.

Kediri dan Lumajang, lima daerah potensi banjir bandang. Madiun tiga dari total jumlah sembilan daerah yang potensi tanah gerak.

Kemudian Sulawesi Selatan. Menurut data yang dirilis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, dari 23 kabupaten itu, ada 22 wilayah yang juga berpotensi terjadinya banjir bandang / aliran bahan rombakan.

Untuk mengetahui lebih detail wilayah yang masuk daftar potensi terjadinya gerakan tanah, bisa dilihat di link berikut: KLIK DI SINI.

Khusus Kalimantan Barat, PVMBG merilis 85 kecamatan di Kalbar yang masuk dalam daftar wilayah potensi terjadi gerakan tanah di Kalbar.

Berikut daftar wilayah yang berpotensi terjadi gerakan tanah:

Singkawang

  1. Singkawang Selatan, potensi gerakan tanah menengah
  2. Singkawang Timur, potensi gerakan tanah menengah

Sambas

  1. Sajinganbesar, potensi gerakan tanah menengah

Kabupaten Bengkayang 

  1. Bengkayang, potensi gerakan tanah menengah.
  2. Capkala, potensi gerakan tanah menengah.
  3. Lembahbawang, potensi gerakan tanah menengah.
  4. Lumar, potensi gerakan tanah menengah
  5. Monterado, potensi gerakan tanah menengah
  6. Seluas, potensi gerakan tanah menengah
  7. Siding, potensi gerakan tanah menengah
  8. Sungaibetung, potensi gerakan tanah menengah
  9. Sutisemarang, potensi gerakan tanah menengah
  10. Teria, potensi gerakan tanah menengah
  11. Tujuhbelas, potensi gerakan tanah menengah

Kabupaten Kapuas Hulu 

  1. Bika, potensi gerakan tanah menengah
  2. Boyantanjung, potensi gerakan tanah menengah
  3. Bunut Hulu, potensi gerakan tanah menengah
  4. Embaloh Hilir, potensi gerakan tanah menengah
  5. Embaloh Hulu, potensi gerakan tanah menengah
  6. Empanang, potensi gerakan tanah menengah
  7. Hulu Gunung, potensi gerakan tanah menengah
  8. Kalis, potensi gerakan tanah menengah
  9. Mentebah, potensi gerakan tanah menengah
  10. Nanga Badau, potensi gerakan tanah menengah
  11. Puring Kencana, potensi gerakan tanah menengah
  12. Putussibau Selatan, potensi gerakan tanah menengah
  13. Putussibau Utara, potensi gerakan tanah menengah
  14. Seberuang, potensi gerakan tanah menengah
  15. Semitau, potensi gerakan tanah menengah
  16. Silat Hulu, potensi gerakan tanah menengah

Kayong Utara

  1. Simpang Hilir, potensi gerakan tanah menengah
  2. Sukadana, potensi gerakan tanah menengah

Ketapang 

  1. Hulusungai, potensi gerakan tanah menengah
  2. Jelai Hulu, potensi gerakan tanah menengah
  3. Kendawangan, potensi gerakan tanah menengah
  4. Marau, potensi gerakan tanah menengah
  5. Matanhilir Selatan, potensi gerakan tanah menengah
  6. Matanhilir Utara, potensi gerakan tanah menengah
  7. Nangatayap, potensi gerakan tanah menengah
  8. Pemahan, potensi gerakan tanah menengah
  9. Sandai, potensi gerakan tanah menengah
  10. Simpang Dua, potensi gerakan tanah menengah
  11. Simpang Hulu, potensi gerakan tanah menengah
  12. Sungailaur, potensi gerakan tanah menengah
  13. Tanjung Satai, potensi gerakan tanah menengah
  14. Tumbangtiti, potensi gerakan tanah menengah

Landak

  1. Airbesar, potensi gerakan tanah menengah
  2. Banyuke Hulu, potensi gerakan tanah menengah
  3. Jelimpo, potensi gerakan tanah menengah
  4. Mandor, potensi gerakan tanah menengah hingga tinggi.
  5. Mempawah Hulu, potensi gerakan tanah menengah
  6. Menjalin, potensi gerakan tanah menengah
  7. Menyuke, potensi gerakan tanah menengah
  8. Sengahtemila, potensi gerakan tanah menengah
  9. Sompak, potensi gerakan tanah menengah

Melawi

  1. Belimbing Hulu, potensi gerakan tanah menengah
  2. Ella Hilir, potensi gerakan tanah menengah
  3. Pinoh Selatan, potensi gerakan tanah menengah
  4. Sayan, potensi gerakan tanah menengah
  5. Sokan, potensi gerakan tanah menengah
  6. Tanahpinoh Barat, potensi gerakan tanah menengah

Mempawah

  1. Anjongan, potensi gerakan tanah menengah hingga tinggi
  2. Mempawah Hilir, potensi gerakan tanah menengah
  3. Sadaniang, potensi gerakan tanah menengah
  4. Segedong, potensi gerakan tanah menengah
  5. Sungaikunyit, potensi gerakan tanah menengah
  6. Sungaipinyuh, potensi gerakan tanah menengah
  7. Toho, potensi gerakan tanah menengah hingga tinggi.

Sanggau

  1. Balai, potensi gerakan tanah menengah
  2. Entikong, potensi gerakan tanah menengah
  3. Meliau, potensi gerakan tanah menengah
  4. Tayan Hilir, potensi gerakan tanah menengah
  5. Tayan Hulu, potensi gerakan tanah menengah
  6. Toba, potensi gerakan tanah menengah

Sekadau

  1. Nangamahap, potensi gerakan tanah menengah
  2. Nangataman, potensi gerakan tanah menengah

Sintang

  1. Ambalau, potensi gerakan tanah menengah hingga tinggi
  2. Kayan Hilir, potensi gerakan tanah menengah
  3. Kayan Hulu, potensi gerakan tanah menengah
  4. Ketungau Hulu , potensi gerakan tanah menengah
  5. Ketungau Tengah, potensi gerakan tanah menengah
  6. Menukung, potensi gerakan tanah menengah
  7. Sepauk, potensi gerakan tanah menengah
  8. Serawai, potensi gerakan tanah menengah
  9. Tempunak, potensi gerakan tanah menengah

Sumber: tribunnews.com

Leave a Reply