Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi, Haris Simamora Terancam Hukuman Mati

PENGAKUAN HARIS SIMAMORA: Deparum dan Maya Ditikam Pakai Linggis di Ruang Tamu, Kedua Anaknya Dicekik Saat Terbangun...

Haris Simamora akhirnya mengakui kesalahannya membunuh empat orang anggota keluarga kakak sepupunya sendiri, Maya Ambarita.

Kepada penyidik kepolisian, Haris mengaku kalau dia melakukannya karena sakit hati terus dimarahi oleh Deparum.

Karena itulah, dia pun menyusun rencana untuk menghabisi korban. Itu disusunnya di Bekasi.

“Dia sudah merencanakan beberapa hari,” kata Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Wahyu Hadiningrat di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jumat (16/11/2018).

Haris masuk ke rumah korban saat melihat keluarga itu sudah tidur. Dia lantas mengambil linggis yang diletakkan di brankas yang ada di rumah korban.

Dijelaskan Wahyu, saat itu, korban pertama yng dibunuh oleh Haris Simamora adalah kepala keluarga, Deparum Nainggolan.

Deparum dibunuh Haris di ruang tamu menggunakan linggis. Dia menggunakan bagian linggis yang tajam untuk menusuk korban, sedangkan bagian yang tumpul untuk memukul.

“Yang tajam untuk menikam yang (sisi linggis) satu (lagi) untuk memukul,” sambung Wahyu.

Di ruang tamu itu, Haris tak hanya membunuh Deparum, namun juga istrinya, yang tak lain masih kakak sepupu pelaku, Maya Ambarita.

Setelah itu, dua anak korban bangun. Dua bocah itu langsung dicekik Haris.

“Pertama kejadian di ruang tamu, dua anak mengetahui bangun baru dilakukan kepada dua anak,” tuturnya.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan dan autopsi, kita lihat juga daripada jenazahnya itu, suaminya yang pertama kemudian baru istrinya, sepupunya (sepupu Haris Simamora) sendiri,” jelas Wahyu lagi.

Haris Simamora sendiri saat ini sudah ditahan. Dia dijerat pasal 365 ayat 3, 340, dan 338 KUHP dengan ancaman hukuman mati.(R02)    

Leave a Reply