Kronologi Ifan Seventeen Selamat Dari Tsunami, Sempat Ingin Menyerah Saat Terombang-ambing di Laut

5 Kesalahan Investasi Emas yang Bisa Merugikan Diri Sendiri 5 Kesalahan Investasi Emas yang Bisa Merugikan Diri Sendiri – Emas adalah salah satu jenis logam mulia yang telah lama dikenal sebagai simbol kekayaan dan salah satu jenis investasi untuk melindungi nilai kekayaan. Nilai emas cenderung meningkat dalam jangka panjang dan bisa memberikan tingkat pengembalian yang menguntungkan. Meskipun investasi emas relatif lebih aman, Anda tetap harus memperhatikan beberapa kondisi agar jangan sampai melakukan kesalahan saat berinvestasi. Hindari 5 kesalahan investasi emas yang bisa merugikan diri sendiri. 5 Kesalahan Investasi Emas yang Bisa Merugikan Diri Sendiri, 1. Tidak Memeriksa Kemurnian Emas investasi emas - investasi minim risiko Saat membeli emas dalam bentuk perhiasan, Anda pasti akan mendapatkan emas dengan campuran logam yang lainnya. Hal ini sangat berbeda dengan investasi emas dalam bentuk batangan, dimana Anda bisa mendapatkan emas murni tanpa adanya campuran yang lain. Kami menyarankan Anda untuk membeli emas murni dalam bentuk batangan jika memiliki tujuan berinvestasi. 2. Tidak Memiliki Tempat Penyimpanan yang Memadai simpan-emas-curi-pencuri-menabung Emas adalah logam mulia yang mudah dibawa dan dipindahkan. Hal inilah yang membuat emas lebih beresiko hilang dan dicuri oleh orang lain. Saat memutuskan untuk berinvestasi emas, maka penting untuk memiliki tempat penyimpanan khusus atau bisa menyewa tempat penyimpanan di bank atau pegadaian. 3. Tidak Membandingkan Harga Emas emas-untung-tukar-investasi Jangan terburu-buru saat akan membeli logam mulia. Sebelum melakukan pembelian emas batangan, tidak ada salahnya untuk membandingkan harga di beberapa tempat terpercaya agar bisa mendapatkan harga terbaik. Jangan sampai Anda merugi karena ada penjual yang menaikkan harga emas terlalu tinggi. Hal ini sangat penting dilakukan khususnya Anda yang tidak memantau pergerakan harga emas. 4. Tujuan Investasi yang Salah investasi emas Jangan membeli emas untuk dijadikan perhiasan agar terlihat menarik saat datang ke pesta. Jika Anda memiliki tujuan untuk mendapatkan imbal hasil di masa depan, maka sebaiknya membeli emas dalam bentuk batangan. Membeli emas batangan jauh lebih menguntungkan karena Anda tidak akan dibebankan dengan biaya pembuatan saat menjualnya kembali. Salah satu jenis emas batangan yang berkualitas adalah emas yang memiliki sertifikat Antam 99.99% yang banyak tersedia di pegadaian atau Butik Antam. Jangan lupa untuk menyimpan emas di atas 2 tahun agar bisa mendapatkan imbal hasil yang lebih baik. Jika Anda membeli emas untuk mendapatkan keuntungan dalam jangka pendek, maka emas bukanlah pilihan yang tepat. Sebaiknya pilih tempat investasi yang bisa memberikan imbal hasil optimal dalam jangka pendek, misalnya dengan mendanai di KoinWorks. Platform peer-to-peer lending yang membuat Anda sebagai pendana dapat menyalurkan dana Anda kepada UKM sebagai peminjam. Di KoinWorks, Anda bisa memulainya hanya dengan dana Rp 100.000 dan berpotensi mendapatkan imbal hasil di atas 21,32% per tahunnya. Anda juga tidak perlu khawatir karena karena adanya fasilitas dana proteksi yang nilainya sampai dengan 100% tergantung tingkat risiko yang dipilih. 5. Tidak Memantau Harga Emas bisnis-untung-harga-strategi harga - menaikkan harga produk - teknik psikologis harga produk Pergerakan harga emas memainkan peranan yang penting saat Anda akan menjual atau membeli emas. Oleh karena itu, Anda sebagai investor harus memastikan membeli emas saat harga rendah dan menjualnya saat harga telah meningkat. Cek Harga Emas Hari Ini: Sabtu, 11 Januari 2020 Jangan sampai menjual emas saat harganya di bawah harga beli karena itu bisa membuat Anda merugi. Itulah 5 hal yang penting untuk diperhatikan saat Anda akan berinvestasi emas. Emas termasuk dalam investasi jangka panjang, jadi pastikan Anda berinvestasi emas di atas 2 tahun atau lebih. Pastikan juga Anda memiliki tempat yang aman untuk menyimpan emas agar tidak mudah dicuri oleh orang. Semoga bermanfaat!

Tsunami yang menerjang pesisir Pantai Banten dan Lampung Selatan pada Sabtu (22/12/2018).

Saat terjadinya bencana, grup band Seventeen diketahui sedang mengisi acara di Tanjung Lesung, Banten.

Turut menjadi korban dalam tsunami tersebut, Ifan selaku vokalis Seventeen menceritakan kronologi dirinya dan teamnya yang menjadi korban.

Dilansir pada tayangan Breaking News, Tv One, Ifan yang melakukan telewicara menceritakan kronologi dirinya bisa selamat dari terjangan tsunami.

Hal itu bermula saat Seventeen mengisi acara sebuah perusahaan dan baru saja menyanyikan lagu kedua saat ombak menerjang.

Saat ombak tsunami merobohkan panggung, Ifan mengatakan dirinya terlempar cukup jauh.

“Jadi saya kelempar cukup jauh, begitu saya nyebrang saya terapung-apung di laut sekitar hampir 2 jam,” ujarnya.

“Itu lagu kedua, kita baru main lagu kedua, memang kita enggak tau apa yang terjadi tiba-tiba panggungnya terbalik, tergulung-gulung, nelen air lumpur banyak, kaki di atas kepala di bawah, besi di mana-mana, kepentok sana-kepentok sini, makanya memang banyak yang patah,” tambahnya.

Ketika terapung di tengah laut, Ifan mengatakan dirinya sempat menyerah karena tak kunjung menyentuh pinggir pantai.

“Itu juga sudah hampir nyerah, begitu saya sampai di pinggiran yang saya cari keluarga dan teman-teman,” tambahnya.

Ifan yang sudah sampai di bibir pantai lalu menemukan jenazah kerabatnya.

“Di pinggir pantai saya ketemu sama jenazahnya Mas Oki dan Mas Bani dalam keadaan terjepit dan ditolong warga,” tambahnya.

Vokalis band Seventeen ini juga menegaskan saat itu evakuasi berjalan lambat sehingga banyak korban yang belum tertolong dan masih berada di pinggir pantai.

“Memang evakuasinya berjalan sangat lambat karena katanya banyak jalan terputus, mati lampu, dan hujan deras dan korbannya itu sepanjang jalan, jadi memang lambat sekali,” tambahnya.

Setelah berhasil di evakuasi, Ifan lalu mulai menemukan keluarga dan tim dari Seventeen. Ia langsung dibawa untuk mendapatkan perawatan. Lihat videonya:

Diketahui, berdasarkan rilis yang diterima, Minggu (23/12/2018), Tim SAR saat ini telah diterjunkan ke lokasi kejadian.

Namun, Tim SAR saat ini masih kesulitan untuk evakuasi karena akses jalan yang terputus.

Dilaporkan, dua orang tim dari Seventeen turut menjadi korban meninggal dunia.

Yakni bassist Seventeen, Bani dan road manajer Oki Wijaya. Sementara tim lainnya belum ditemukan hingga berita ini diturunkan.

Mereka adalah Herman Sikumbang (gitaris), Andi Windu Darmawan (drum), Ujang (kru), serta Dylan Sahara (istri Ifan, vokalis Seventeen).

Sumber: tribunnews.com

Leave a Reply