GEMPA TERNATE, Beredar Video Disebut Saat Bencana, Lalu Lintas Kacau, Bergegas ke Dataran Tinggi

Bencana gempa bumi mengguncang kawasan Sulawesi Utara, Minggu (7/7/2019) malam.

Gempa bermagnitudo 7,1 yang dimutahirkan menjadi 7,0 ini dirasakan di Ternate, Bitung, dan Manado.

Terjadinya gempa ini pun bikin heboh warganet di media sosial. Khususnya saat gempa mengguncang kawasan Ternate.

Hingga berita ini ditulis, kata Ternate masuk dalam jajaran trending di Twitter.

Banyak di antara warganet yang membagikan video yang disebutnya saat terjadi gempa.

Ada yang membagikan video kondisinya saat berada di rumah. Lampu gantung hingga mobil pun tampak bergetar kencang.

Kemudian ada yang membagikan video yang menunjukkan suasana lalu lintas. Dalam video tersebut mobil tampak seperti macet di gardu tol.

Terdengar hebohnya suara klakson yang dibunyikan dari banyak mobil. Terlihat pula sejumlah orang yang keluar dari dalam mobil lalu berlarian.

Tak hanya itu, ada pula warganet yang membagikan video saat orang-orang heboh di jalanan.

Mereka tampak berjalan cepat menggendong dan menggandeng anak-anak. Orang-orang dalam video itu disebut bergegas menuju dataran tinggi.

Situasi ramai orang-orang yang disebut menuju dataran tinggi pun dibagikan akun ini.

Adanya gempa di Sulawesi Utara ini memang menghebohkan warga. BMKG mulanya memberikan peringatan dini potensi tsunami akibat gempa itu.

Namun, kini BMKG menginformasikan peringatan potensi tsunami sudah berakhir. Hal ini disampaikan melalui Twitter.

“#Peringatan dini TSUNAMI yang disebabkan oleh gempa mag:7.0, tanggal: 07-Jul-19 22:08:42 WIB, dinyatakan telah berakhir#BMKG.”

Guncangan Gempa Lama dan Kencang
Gempa terjadi pada pukul 22.08 WIB. Terkait gempa tersebut, BMKG mengeluarkan peringatan status waspada tsunami di Sulawesi Utara dan Maluku Utara (Malut).

“Dari hasil analisi BMKG, lokasi gempa 0.51LU,126.18BT, dengan kedalaman 10 kilometer. Peringatan dini tsunami di Sulut dan Malut,” ujar Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Geofisika Manado, Edward Henry Mengko lewat pesan singkat, Minggu malam.

Pantauan Kompas.com, gempa yang berlangsung cukup lama dan kencang membuat panik sejumlah warga yang tinggal di Perumahan Griya Paniki Indah, Kecamatan Mapanget, Kota Manado.

gempa yang berlangsung cukup lama dan kencang membuat panik sejumlah warga yang tinggal di Perumahan Griya Paniki Indah, Kecamatan Mapanget, Kota Manado.

Saat gempa terjadi, warga langsung keluar rumah. Saat sudah berada di luar rumah gempa masih terasa.

Tak hanya itu, dari grup WhatsApp BMKG, PVMBG, dan stakeholder menyebutkan, gempa sempat membuat air yang ada di baik air tumpah.

BMKG meminta warga tidak panik terkait gempa tersebut.

Warga Manado Panik Berlarian
Gempa bumi mengguncang Provinsi Sulawesi Utara pada Minggu (07/07/2019) sekitar pukul 23.13 Wita.

Getaran gempa sangat terasa terjadi hampir satu menit ini terasa di Kota Manado dan sekitarnya. Dinding bangunan terdengar gemetar

“Gempa malam Ini terasa getarannya, banyak orang yang panik dan berlari,” kata Ryan, warga Manado.

Katanya, sejak gempa 2014 silam, gempa ini yang paling kuat terasa getarannya.

“Semoga tidak terjadi apa-apa,” katanya.

Sumber: tribunnews.com

Leave a Reply