Faidah Amalan Membaca Basmalah 786 Kali Dalam Sepekan

Basmalah adalah induk seluruh kitab. Semua makna al-quran dan kitab yang lain terkandung di dalamnya. Basmalah memiliki banyak keberkahan atau khasiat dalam kehidupan sehari-hari. Sungguh tidak dapat dihitung dengan jari manfaat dari membiasakan baca basmalah. Bahkan Sayyidina Ali Bin Abi Thalib ra. berkata:

لو شئت لوقرت لكم ثمانين بعيرا من معنى بسم الله الرحمن الرحيم

Andaikata kamu mau, sungguh kamu bisa saja membebani 80 unta dengan membawa makna bismillahirrohmanirrohim.

Dalam artian, seandainya kita mau mengumpulkan makna atau faidah basmalah, maka perlu memdatangkan 80 ekor unta untuk membawanya. Jika diukur pada zaman sekarang, perlu 80 becak untuk mengangkut makna basmalah, karena saking banyaknya.

Salah satu dari sekian juta faidah basmalah adalah termaktub dalam kitab Is’adurrofiq karya Syekh Muhammad Bin Salim Bin Said Babashil As-Syafi’i. Beliau menuturkan dalam kitab tersebut bahwa di antara makna basmalah adalah:

ومن خواص البسملة كلها ان من تلاها عدد حروفها سبعمائة وستا وثمنين سبعة ايام على اي شيئ كان من جلب نفع او دفع ضر او بضاعة خاف كسادها حصل له مطلوبه

Di antara keistimewaan basmalah secara keseluruhan (bismillahirrohmanirrohim) adalah bahwa sesungguhnya siapa saja yang membacanya disesuaikan dengan jumlah huruf basmalah yang 786 dalam sepekan dengan tujuan untuk menarik datangnya sebuah manfaat (nikmat) dan menolak datangnya kemudaratan (ujian), atau takut dagangannya tidak laku, maka semua itu akan tercapai.

Jadi, amalan ini bisa dipraktikkan oleh para pedagang di manapun saja berada agar dagangannya laku keras. Atau bisa diamalkan oleh siapa saja yang memiliki cita-cita yang belum tercapai. Apalagi saat ini lagi musim pemilu, jadi sangat cocok pada calon yang ingin duduk di kursi pemerintahan. Artinya bisa menggunakan amalan ini. Yakni membaca basmalah sebanyak 786 (rumus Abajadun) kali berturut-turut dalam seminggu. Allah Ta’ala A’lam.

Leave a Reply