Dukung Siswi SMP yang Dikeroyok, Atta Susul Audrey, Hotman Paris: Ayo Berjuang Agar Pelaku Diadili

Dukungan untuk AU alias Audrey (14) atas kasus pengeroyokkan oleh 12 siswi SMA yang menimpanya mengalir deras.

Bahkan, AU mendapat banyak support hingga semangat dari sederet artis tanah air seperti Atta Halilintar, Jefri Nichol hingga pengacara Hotman Paris.

Ya, kasus pengeroyokkan yang dialami Siswi SMP, AU tampaknya memang merenggut perhatian serta rasa miris dari khalayak.

Pasalnya, AU harus mengalami penyiksaan dari beberapa siswi SMA hingga dirinya dilarikan ke rumah sakit.

Seperti dikutip dari Tribunnews, Wakil Ketua Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Kalbar, Tumbur Manalu menjelaskan bahwa pemicu pengeroyokan yang dialami AU berawal dari masalah asmara antara kakak sepupu korban dan salah satu pelaku pengeroyokan.

Saat itu korban turut berkomentar di laman Facebook kakak sepupunya. Namun, komentarnya dianggap menyinggung salah satu pelaku.

“Permasalahan awal karena masalah cowok. Menurut info, kakak sepupu korban merupakan mantan pacar dari pelaku penganiayaan ini. Di media sosial mereka saling komentar sehingga pelaku menjemput korban karena kesal terhadap komentar itu,” katanya.

Para pelaku diketahui nekat menjemput korban di rumahnya dan berdalih untuk diajak ngobrol. Korban pun diajak ke Jalan Sulawesi dan Taman Akcaya.

Berdasarkan keterangan korban, di dua lokasi tersebut para pelaku melakukan tindak kekerasan. Kasus yang telah terjadi seminggu lalu itu pun akhirnya menjadi viral.

Karenanya, sederet pesohor negeri pun beramai-ramai memberikan dukungannya untuk Audrey. Pun dengan yang dilakukan Atta Halilintar di laman media sosialnya.

Youtuber serta presenter itu dengan tegas mengutuk tindakan pelaku yang sampai mencelakakan AU.

Seolah ingin memberikan dukungan secara langsung, Atta Halilintar pun mengungkap bahwa hari ini, Rabu (10/4/2019), dirinya akan menyusul Audrey ke Pontianak.

Atta Halilintar mengaku ingin memberikan semangat secara langsung untuk Audrey yang tengah terbaring lemah di rumah sakit.

“Maaf teman2 yang udah bikin acara aku Izin ya. Besok aku ke Pontianak semoga bisa ketemu kamu ya adek Audrey,” tulis Atta Halilintar.

Guna melancarkan kejutannya untuk AU, Atta Halilintar pun memaparkan dirinya sudah mengabari pihak keluarga korban.

Mendengar Atta Halilintar akan menjenguknya, Audrey pun diceritakan sang Youtuber sangat senang.

“Jangan nangis ya. Sampai jumpa besok adik Audrey sayang,” tulis Atta Halilintar.

Atta Halilintar susul Audrey ke Pontianak untuk memberikan dukungan

Selain Atta Halilintar, aktor Jefri Nichol pun mengungkap kegeraman yang sama.

Bahkan secara tegas, Jefri Nichol ingin agar pelaku pengeroyokkan AU bisa segera ditindak tegas secara hukum. Hal itu dilakukan agar memberikan efek jera untuk para pelaku.

Melalui akun Twitternya, Jefri Nichol pun memberikan kecaman sekaligus simpati untuk kasus pengeroyokkan Siswi SMP oleh 12 siswi SMA di Pontianak.

“Jangan sampe bebas pelakunya! Ga bakal kapok kalo ga dikasih hukuman! Kasih hukuman biar yang lain pada ga ikut ikutan karena ada contohnya,” tulis Jefri Nichol.

Tak cuma Atta Halilintar dan Jefri Nichol yang mengungkap kegeramannya.

Pengacara kondang Hotman Paris juga memuat kecamannya di media sosial berkenaan dengan kasus pengeroyokkan AU.

Sambil membagikan potret berupa cuitan kasus AU, Hotman Paris pun langsung bergerak guna membantu korban.

Ya, Hotman Paris tampak meminta kepada khalayak untuk mencari tahu berapa nomor ponsel keluarga AU. Hotman Paris rupanya ingin membantu menuntaskan kasus AU.

Bahkan dengan nada tegas, Hotman Paris mengajak semua pihak untuk berjuang agar pelaku pengeroyokkan AU bisa diadili.

“Minta no hp keluarga korban?? Ayok kita berjuang agar pelaku di adili,” tulis Hotman Paris.

Hotman Paris beri dukungan untuk Audrey

Kronologi Pengeroyokan Siswi SMP oleh 12 Siswi SMA
Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Husni Ramli mengatakan, peristiwa pengeroyokan terjadi di dua tempat berbeda, yakni di Jalan Sulawesi, Kecamatan Pontianak Kota dan Taman Akcaya, Jalan Sutan Syahrir Pontianak, Kalimantan Barat, pada Jumat (29/3/2019) sekira pukul 14.30 WIB.

Saat itu, korban sepulang sekolah dijemput seorang temannya untuk pergi ke rumah saudara sepupunya.

Tak lama setelah sampai di rumah saudaranya, korban bersama temannya itu pergi keluar dengan menggunakan sepeda motor.

Namun ternyata, di tengah perjalanan korban dibuntuti pelaku dengan menggunakan dua sepeda motor. Saat di Jalan Sulawesi, korban dicegat pelaku.

“Oleh salah seorang pelaku, wajah korban disiram dengan air. Rambutnya ditarik dari belakang. Lalu dia terjatuh ke aspal,” kata Husni, di Mapolresta Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (9/4/2019).

Setelah terbaring di jalan, pelaku lain menginjak perut korban dan membenturkan kepalanya ke aspal.

“Korban bersama temannya itu kemudian melarikan diri menuju Taman Akcaya, yang memang berada tak jauh dari situ,” ujarnya.

Korban kemudian dikejar lagi. Setelah dapat, korban dipiting, kemudan salah satu pelaku menendang perutnya lagi.

Kejadian tersebut menarik perhatian warga sekitar. Dan membuat pelaku melarikan diri.

Husni mengatakan, hasil pemeriksaan sementara, jumlah pelaku diindikasikan berjumlah tiga orang pelajar, bukan 12 seperti yang beredar luas di media sosial.

“Kami sudah memeriksa orangtua korban. Dan hari ini memeriksa dua saksi. Sementara terduga pelaku masih menunggu hasil keterangan yang diperoleh dari saksi,” ucapnya.

Sumber: tribunnews.com

Leave a Reply