Catak Sejarah, Saleha Jabeen Jadi Hijaber Pertama di Angkatan Udara AS

SALEHA Jabeen (33), hijaber kelahiran India, mencatat sejarah baru di Air Force atau Angkatan Udara Amerika. Wanita ini resmi menjadi muslimah pertama di satuan militer tersebut dengan pangkat letnan dua pada 18/12/2019.

Dikutip dari Sofmag, Jabeen bertugas di Air Force Chaplain, Department of Defense. Jabeen menjadi salah satu kandidat chaplain, dalam satuan yang bertanggung jawab atas kebutuhan religius anggota Air Force.

“Tuhan tolong saya,” ujar Jabeen saat penunjukannya sebagai letnan dua disaksikan keluarga, teman, dan mentornya. Penunjukan Jabeen dilakukan di Catholic Theological Union (CTU), Chicago.

Pimpinan Air Force Chaplain Maj. Gen. Steven Schaick memimpin langsung penunjukan Jaben.

Kehadiran Jabeen di korps chaplain disambut gembira para anggotanya. Kehadiran Jabeen dianggap menunjukkan bahwa kebebasan beragama adalah kemenangan bagi semua orang.

“Faktanya aturan Amerika menjamin kebebasan beragama atau tidak, bergantung pada tiap pribadi. Korps chaplain ada untuk membantu tiap penerbang mendapat kebebasan menjalankan agamanya. Adanya Jabeen tidak hanya kemenangan bagi Islam tapi semua agama dan kepercayaan. Saya sangat bangga dengan adanya Jabeen di korps chaplain,” kata Schaick.

Air Force Chaplain memiliki anggota para profesional yang mengerti praktik dan teori agama. Departemen tersebut memiliki banyak anggota dari berbagai agama dan kepercayaan. Namun belum memiliki chaplain seorang muslimah yang bisa mendampingi para penerbang militer.

Jabeen mendapat dukungan dari Islamic Society of North America untuk menjadi chaplain muslimah pertama. Jabeen selanjutnya harus menyelesaikan pelatihan chaplain dan ditempatkan di satuan tugas, sesuai keputusan Air Force untuk membantu para penerbang. Dia berharap bisa terus membantu rekan penerbang dan menjadi inspirasi.

“Ketika orang lain melihat apa yang telah saya lakukan, saya ingin mereka tahu bahwa Tuhan memiliki rencana untuk Anda dan untuk pergi ke sana dan menjadi versi terbaik dari diri Anda dan menyelesaikan misi yang secara khusus dirancang untuk Anda selesaikan,” kata Jabeen, “Jangan biarkan siapa pun atau apa pun menghentikanmu dan ketika mereka mencoba, bersikap baik hati, bersikap murah hati, ulet, dan jangan berhenti.”

Jabeen bersyukur pada Allah SWT atas semua keberhasilan yang diperoleh. Dia juga berterima kasih pada semua orang yang telah membantu secara fisik, mental, emosional, dan spiritual saat dirinya merasa lemah. Jabeen percaya semua muslimah bisa melakukan hal yang sama bahkan lebih baik. []

SUMBER: SOFMAG | AIRFORCETIMES

 

Tags:

Leave a Reply