Bukan Uang, Ini Mahar Pernikahan Nur Khamid Dengan Polly Alexandria, Bule Cantik Asal Inggris

5 Kesalahan Investasi Emas yang Bisa Merugikan Diri Sendiri 5 Kesalahan Investasi Emas yang Bisa Merugikan Diri Sendiri – Emas adalah salah satu jenis logam mulia yang telah lama dikenal sebagai simbol kekayaan dan salah satu jenis investasi untuk melindungi nilai kekayaan. Nilai emas cenderung meningkat dalam jangka panjang dan bisa memberikan tingkat pengembalian yang menguntungkan. Meskipun investasi emas relatif lebih aman, Anda tetap harus memperhatikan beberapa kondisi agar jangan sampai melakukan kesalahan saat berinvestasi. Hindari 5 kesalahan investasi emas yang bisa merugikan diri sendiri. 5 Kesalahan Investasi Emas yang Bisa Merugikan Diri Sendiri, 1. Tidak Memeriksa Kemurnian Emas investasi emas - investasi minim risiko Saat membeli emas dalam bentuk perhiasan, Anda pasti akan mendapatkan emas dengan campuran logam yang lainnya. Hal ini sangat berbeda dengan investasi emas dalam bentuk batangan, dimana Anda bisa mendapatkan emas murni tanpa adanya campuran yang lain. Kami menyarankan Anda untuk membeli emas murni dalam bentuk batangan jika memiliki tujuan berinvestasi. 2. Tidak Memiliki Tempat Penyimpanan yang Memadai simpan-emas-curi-pencuri-menabung Emas adalah logam mulia yang mudah dibawa dan dipindahkan. Hal inilah yang membuat emas lebih beresiko hilang dan dicuri oleh orang lain. Saat memutuskan untuk berinvestasi emas, maka penting untuk memiliki tempat penyimpanan khusus atau bisa menyewa tempat penyimpanan di bank atau pegadaian. 3. Tidak Membandingkan Harga Emas emas-untung-tukar-investasi Jangan terburu-buru saat akan membeli logam mulia. Sebelum melakukan pembelian emas batangan, tidak ada salahnya untuk membandingkan harga di beberapa tempat terpercaya agar bisa mendapatkan harga terbaik. Jangan sampai Anda merugi karena ada penjual yang menaikkan harga emas terlalu tinggi. Hal ini sangat penting dilakukan khususnya Anda yang tidak memantau pergerakan harga emas. 4. Tujuan Investasi yang Salah investasi emas Jangan membeli emas untuk dijadikan perhiasan agar terlihat menarik saat datang ke pesta. Jika Anda memiliki tujuan untuk mendapatkan imbal hasil di masa depan, maka sebaiknya membeli emas dalam bentuk batangan. Membeli emas batangan jauh lebih menguntungkan karena Anda tidak akan dibebankan dengan biaya pembuatan saat menjualnya kembali. Salah satu jenis emas batangan yang berkualitas adalah emas yang memiliki sertifikat Antam 99.99% yang banyak tersedia di pegadaian atau Butik Antam. Jangan lupa untuk menyimpan emas di atas 2 tahun agar bisa mendapatkan imbal hasil yang lebih baik. Jika Anda membeli emas untuk mendapatkan keuntungan dalam jangka pendek, maka emas bukanlah pilihan yang tepat. Sebaiknya pilih tempat investasi yang bisa memberikan imbal hasil optimal dalam jangka pendek, misalnya dengan mendanai di KoinWorks. Platform peer-to-peer lending yang membuat Anda sebagai pendana dapat menyalurkan dana Anda kepada UKM sebagai peminjam. Di KoinWorks, Anda bisa memulainya hanya dengan dana Rp 100.000 dan berpotensi mendapatkan imbal hasil di atas 21,32% per tahunnya. Anda juga tidak perlu khawatir karena karena adanya fasilitas dana proteksi yang nilainya sampai dengan 100% tergantung tingkat risiko yang dipilih. 5. Tidak Memantau Harga Emas bisnis-untung-harga-strategi harga - menaikkan harga produk - teknik psikologis harga produk Pergerakan harga emas memainkan peranan yang penting saat Anda akan menjual atau membeli emas. Oleh karena itu, Anda sebagai investor harus memastikan membeli emas saat harga rendah dan menjualnya saat harga telah meningkat. Cek Harga Emas Hari Ini: Sabtu, 11 Januari 2020 Jangan sampai menjual emas saat harganya di bawah harga beli karena itu bisa membuat Anda merugi. Itulah 5 hal yang penting untuk diperhatikan saat Anda akan berinvestasi emas. Emas termasuk dalam investasi jangka panjang, jadi pastikan Anda berinvestasi emas di atas 2 tahun atau lebih. Pastikan juga Anda memiliki tempat yang aman untuk menyimpan emas agar tidak mudah dicuri oleh orang. Semoga bermanfaat!

Pernikahan Nur Khamid (26), seorang pria asal Dusun Gaten, Desa Ketunggeng, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, dengan seorang wanita asal Inggris bernama Polly Alexandria Robinson (21) tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Sebagian besar warganet menganggap Nur Khamid sangat beruntung karena mendapatkan wanita asing nan cantik jelita.

Berdasarkan konfirmasi Kompas.com, Selasa (18/12/2018), keduanya diketahui telah melangsungkan pernikahan secara agama (siri) di rumah orangtua Nur Khamid di Dusun Gaten, Desa Ketunggeng, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Minggu (16/12/2016).

Nur Khamid bukan berasal dari Kecamatan Muntilan seperti kabar yang beredar.

Ibunda Nur Khamid, Juwariyah (58), mengatakan, pernikahan anak kedua dari tiga bersaudara itu berlangsung sangat sederhana, hanya dihadiri oleh penghulu, perangkat dusun setempat, tetangga dan keluarga dekat.

“Ya, mereka menikah secara Islam. Dia (Polly) sudah Islam di Bali, di sini juga sudah diislamkan lagi atas kemauannya sendiri,” ucap Juwariyah, Selasa (18/12/2018).

Menurut dia, Nur Khamid memang sudah 6 tahun bekerja dan tinggal di Pulau Dewata. Kemudian kenal dan dekat dengan Polly baru dua tahun terakhir.

Meski tidak dihadiri oleh keluarga besar Polly, namun prosesi ijab qobul tetap berlangsung khidmat.

Mahar yang diberikan oleh Nur Khamid cukup sederhana.

“Maharnya hanya seperangkat alat salat, cincin, dan beberapa perlengkapan lain. Kalau uangnya belum,” tutur Juwariyah sembari tertawa.

Meski saat ini putra keduanya itu baru menikah secara siri, namun Juwariyah memastikan ke depan keduanya akan menikah resmi secara hukum negara.

“Ya sementara nikah disaksikan desa dulu, ke depan diresmikan,” tambah Juwariyah.

Menurut Juwariyah, Nur Khamid dan istrinya langsung bertolak ke Bali beberapa jam setelah menikah. Nur Khamid juga berencana akan bertemu keluarga Polly di Kota Manchester Inggris.

“Ya rencana mau kesana, ketemu keluarga, tapi nabung dulu,” ucapnya sambil tersenyum.

Kisah cinta mereka bermula saat mereka bertemu di Pulau Dewata pada bulan Agustus 2017. Nur Khamid memang saat itu tengah bekerja di Bali, sampai takdir membawa dia bertemu dengan Poli.

Pertemuan Pertama
Pertemuan pertama, disusul dengan banyak pertemuan lainnya. Hubungan mereka pun terjalin semakin dekat.

Sampai akhirnya mereka memutuskan menikah pada 16 Desember 2018 lalu, setelah 1,5 tahun menjalin hubungan.

“Saya kenal dengan Poli itu bulan Agustus 2017 lalu, dan semakin dekat menjalin hubungan selama 1,5 tahun sebelum melakukan pernikahan kemarin 16 Desember 2018,” ujar Nur Khamid, Selasa (18/12/2018) saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Awalnya, Nur Khamid tak dapat percaya dengan hubungan ini.

Begitu juga dengan orang-orang yang kadang meremehkan. Namun, ikatan keduanya justru semakin kuat.

Sampai pernikahan dilangsungkan, Khamid mengatakan ini semua adalah kehendak dari Tuhan. Ia tak pernah menyangka jodohnya ternyata adalah gadis cantik asal Inggris tersebut.

“Kalau namanya sudah jodoh mau bagaimana lagi. Saya tidak pernah mengarah untuk mendapatkan seorang bule yang cantik sebagai istri saya.”

“Namun, Allah berkehendak menjodohkan saya dengan Poli Alexandrea, istri saya saat ini,” tutur pria pemilik akun Instagram karnaradheya ini.

Poli pun ternyata juga tampaknya serius akan hubungan ini, sampai dia mau untuk dinikahi Nur Khamid.

Poli sendiri diketahui sudah memeluk agama islam enam bulan sebelum pernikahan mereka dilangsungkan.

Pernikahan mereka pun dilangsungkan secara agama islam atau nikah sirih dengan salah seorang penghulu.

“Kami masih nikah agama atau nikah siri, halal secara agama islam. Poli kewarganegaraannya masih Inggris belum menjadi warga Negara Indonesia, jadi saya niatkan sah secara agama dulu.”

“Kedepan kami tetap akan langsungkan pernikahan secara resmi, setelah menunggu syarat-syarat yang lengkap,” ujar Khamid.

Setelah melangsungkan pernikahan pada hari Minggu (16/12)  di Magelang, kedua pasangan muda itu langsung bertolak kembali ke Pulau Bali pada keesokan harinya,Senin (17/12) malam.

Sumber: tribunnews.com

Leave a Reply