Bukan Sedang Sholat, Emoticon Ini Malah Dimaknai Ajakan Berhubungan Badan

Emoji memang kerap digunakan banyak orang untuk mengekspresikan perasaan mereka ketika bertukar pesan singkat.

Tapi, berbeda dengan ungkapan verbal, emoji juga bisa diartikan banyak makna loh.

Jika sebelumnya viral orang duduk bersimpuh dinilai seperti gerakan orang salat, duduk di antara dua sujud, kini muncul penilaian baru lagi dari Netizen.

Beberapa netizen malah melihat emoji tersebut sebagai wanita yang ingin melakukan oral se*ks.

Tapi, emoji tersebut ditambahkan dengan lidah menjulur dan terong sebelumnya, sebagai ajakan oral se*ks.

Memang, ada beberapa macam jenis buah-buahan yang diklaim menjadi simbol ajakan se*ks kepada seseorang.

Misalnya, gambar terong bermakna emoji penggambaran alat kelamin. Hingga munculnya gambar buah persik, yang dianggap mirip bokong seseorang.

Kemunculan emoji seperti itu bahkan ada yang dikecam. Karena maknanya menjurus ke arah se*ksualitas, yang membuat seseorang berpikiran liar.

Beberapa platform media sosial, seperti Facebook pun telah melarang penggunaan emoji tersebut.

Sampai-sampai emoji yang menjurus pada ajakan se*ks tersebut dihapus dari platform.

Juru Bicara Facebook mengatakan, segala jenis emoji menjurus itu diklaim menarik perhatian pada eksploitasi se*ksual.

“Kami menyadari pentingnya dan ingin memungkinkan untuk diskusi ini. Kesimpulannya, ketika ada konten memfasilitasi atau mendorong orang agar lebih bergairah, kami tidak mendukung,” ucap Juru Bicara Facebook dikutip Sputniknews.

Hal ini membuat beberapa emoji yang dianggap mengarah pada se*ksualitas langsung dihapus dari gawai android maupun iOS. Sebagai penggantinya, ada lebih dari 350 emoji yang disetujui, rilis awal tahun depan.

Misalnya, ada berbagai pilihan emoji baru terkait gender versi laki-laki atau perempuan. Ada juga beberapa emoji yang khusus menggambarkan orang disabilitas, dan sebagainya.

Memang, Facebook melarang postingan yang menggunakan “Emotikon berbau se*ksual”. Aturan baru tersebut berasal dari bagian 16 dari Standar Komunitas, “Se*xual Solicitation”.

Dalam kriteria yang baru, Facebook mencatat bahwa mereka menarik garis mengenai “Ketika konten memfasilitasi, mendorong atau mengoordinasikan pertemuan se*ksual antara orang dewasa”.

Ada dua kriteria baru yang ditambahkan ke bagian ini, yang pertama adalah “Offer or Ask” merujuk konten secara implisit atau tidak langsung.

Biasanya melalui menyediakan metode kontak seperti menawarkan atau meminta foto telanjang, se*ks atau mitra se*ksual, atau bisa juga percakapan membahas tentang obrolan berbau se*ks.

Sementara yang kedua adalah penggunaan emotikon yang berbau pornografi. Adapun kriteria yang bisa melanggar peraturan itu, yakni membahas “elemen sugestif”.

Sumber: okezone.com

Leave a Reply