Begini Kondisi Warga Jambi yang Diduga Kena Virus Corona, Baru Pulang Dari Wuhan

diabetes mellitus,diabetes insipidus,diabetes symptoms,diabetes type 2,diabetes medications,diabetes type 1,diabetes diet,diabetes in dogs,diabetes association,diabetes and alcohol,diabetes awareness month,diabetes a1c,diabetes and pregnancy,diabetes and heart disease,diabetes and kidneys,diabetes app,a diabetes delegated care aide,a diabetes diet,a diabetes association,a diabetes specialist,a diabetes-like condition may develop when,a diabetes breakfast,a diabetes doctor,a diabetes diet plan,diabetes blood test,diabetes blood sugar,diabetes breakfast,diabetes bracelet,diabetes blindness,diabetes blood sugar chart,diabetes blood pressure,diabetes breath,b diabetes mellitus,diabetes b symptoms,diabetes b vitamins,diabetes b type,diabetes b cells,diabetes b complex,diabetes b blocker

Seorang pasien yang diduga terjangkit virus corona atau Wuhan Pneumonia memiliki keluhan batuk dan pilek.

Pasien ini baru saja tiba dari Wuhan, China.

Pasien yang diduga terjangkit virus Corona tersebut dirujuk dari rumah sakit swasta di Jambi ke RSUD Raden Mattaher Jambi, Sabtu (25/1/2020) malam.

“Kita sudah siapkan ruang isolasi khusus untuk pasien yang diduga terkena penyakit Wuhan Pneumonia (virus corona).”

Hal itu disampaikan Wakil Direktur Pelayanan dan Keperawatan RSUD Raden Mattaher Jambi, dr. Dewi Lestari.

Dijelaskan, pihak rumah sakit belum dapat memastikan apakah seorang warga Jambi tersebut terjangkit virus corona.

“Perlu pemeriksaan lebih lanjut.”

Ia menjelaskan, petugas telah disiapkan untuk menerima pasien yang diduga terjangkit virus corona, dengan Alat Perlindungan Diri (APD) lengkap mulai dari helm, baju astronot, Masker N95, sarung tangan panjang dan sepatu boat.

“Keselamatan petugas juga harus diutamakan karena sangat berisiko tertular bersentuhan langsung dengan pasien, jadi kita menggunakan APD lengkap. Kita sudah ada timnya, jadi ketika mendadak kita siap melayani pasien,” jelasnya.

Ia menambahkan, penyebaran virus ini melalui droplet atau udara. dr Dewi juga mengimbau masyarakat untuk sementara waktu tidak berada di area ke rumah sakit jika di luar jam besuk.

“Apalagi anak-anak dan orang tua karena sangat berisiko tertular penyakit Wuhan Pneumonia,” pungkasnya.

Sumber: tribunnews.com


Tags:

Leave a Reply