Ada Lafadz Allah di Sepatu Air Max 270? Ini Penjelasan Nike

5 Kesalahan Investasi Emas yang Bisa Merugikan Diri Sendiri 5 Kesalahan Investasi Emas yang Bisa Merugikan Diri Sendiri – Emas adalah salah satu jenis logam mulia yang telah lama dikenal sebagai simbol kekayaan dan salah satu jenis investasi untuk melindungi nilai kekayaan. Nilai emas cenderung meningkat dalam jangka panjang dan bisa memberikan tingkat pengembalian yang menguntungkan. Meskipun investasi emas relatif lebih aman, Anda tetap harus memperhatikan beberapa kondisi agar jangan sampai melakukan kesalahan saat berinvestasi. Hindari 5 kesalahan investasi emas yang bisa merugikan diri sendiri. 5 Kesalahan Investasi Emas yang Bisa Merugikan Diri Sendiri, 1. Tidak Memeriksa Kemurnian Emas investasi emas - investasi minim risiko Saat membeli emas dalam bentuk perhiasan, Anda pasti akan mendapatkan emas dengan campuran logam yang lainnya. Hal ini sangat berbeda dengan investasi emas dalam bentuk batangan, dimana Anda bisa mendapatkan emas murni tanpa adanya campuran yang lain. Kami menyarankan Anda untuk membeli emas murni dalam bentuk batangan jika memiliki tujuan berinvestasi. 2. Tidak Memiliki Tempat Penyimpanan yang Memadai simpan-emas-curi-pencuri-menabung Emas adalah logam mulia yang mudah dibawa dan dipindahkan. Hal inilah yang membuat emas lebih beresiko hilang dan dicuri oleh orang lain. Saat memutuskan untuk berinvestasi emas, maka penting untuk memiliki tempat penyimpanan khusus atau bisa menyewa tempat penyimpanan di bank atau pegadaian. 3. Tidak Membandingkan Harga Emas emas-untung-tukar-investasi Jangan terburu-buru saat akan membeli logam mulia. Sebelum melakukan pembelian emas batangan, tidak ada salahnya untuk membandingkan harga di beberapa tempat terpercaya agar bisa mendapatkan harga terbaik. Jangan sampai Anda merugi karena ada penjual yang menaikkan harga emas terlalu tinggi. Hal ini sangat penting dilakukan khususnya Anda yang tidak memantau pergerakan harga emas. 4. Tujuan Investasi yang Salah investasi emas Jangan membeli emas untuk dijadikan perhiasan agar terlihat menarik saat datang ke pesta. Jika Anda memiliki tujuan untuk mendapatkan imbal hasil di masa depan, maka sebaiknya membeli emas dalam bentuk batangan. Membeli emas batangan jauh lebih menguntungkan karena Anda tidak akan dibebankan dengan biaya pembuatan saat menjualnya kembali. Salah satu jenis emas batangan yang berkualitas adalah emas yang memiliki sertifikat Antam 99.99% yang banyak tersedia di pegadaian atau Butik Antam. Jangan lupa untuk menyimpan emas di atas 2 tahun agar bisa mendapatkan imbal hasil yang lebih baik. Jika Anda membeli emas untuk mendapatkan keuntungan dalam jangka pendek, maka emas bukanlah pilihan yang tepat. Sebaiknya pilih tempat investasi yang bisa memberikan imbal hasil optimal dalam jangka pendek, misalnya dengan mendanai di KoinWorks. Platform peer-to-peer lending yang membuat Anda sebagai pendana dapat menyalurkan dana Anda kepada UKM sebagai peminjam. Di KoinWorks, Anda bisa memulainya hanya dengan dana Rp 100.000 dan berpotensi mendapatkan imbal hasil di atas 21,32% per tahunnya. Anda juga tidak perlu khawatir karena karena adanya fasilitas dana proteksi yang nilainya sampai dengan 100% tergantung tingkat risiko yang dipilih. 5. Tidak Memantau Harga Emas bisnis-untung-harga-strategi harga - menaikkan harga produk - teknik psikologis harga produk Pergerakan harga emas memainkan peranan yang penting saat Anda akan menjual atau membeli emas. Oleh karena itu, Anda sebagai investor harus memastikan membeli emas saat harga rendah dan menjualnya saat harga telah meningkat. Cek Harga Emas Hari Ini: Sabtu, 11 Januari 2020 Jangan sampai menjual emas saat harganya di bawah harga beli karena itu bisa membuat Anda merugi. Itulah 5 hal yang penting untuk diperhatikan saat Anda akan berinvestasi emas. Emas termasuk dalam investasi jangka panjang, jadi pastikan Anda berinvestasi emas di atas 2 tahun atau lebih. Pastikan juga Anda memiliki tempat yang aman untuk menyimpan emas agar tidak mudah dicuri oleh orang. Semoga bermanfaat!

Ribuan orang menuntut perusahaan raksasa pakaian olahraga, Nike, atas tuduhan bahwa desain sepatu Air Max 270-nya yang paling menyinggung umat Islam.

Hal itu, sebagaimana dikutip dari situs Fox News pada Kamis (31/1/2019), merupakan buntut dari penampakan logo yang menyerupai lafaz Allah yang ditulis dalam aksara Arab.

Hingga berita ini ditulis, petisi yang diunggah ke situs Change.org pada Rabu, 30 Januari telah menjaring lebih dari 14.000 dukungan terhadap tuntutan terkait.

Penggerak tuntutan tersebut, Saiqa Noreen, mengatakan bahwa logo menyerupai lafaz Allah pada sepatu Nike itu,

“Pasti akan diinjak-injak, ditendang, dan menjadi kotor oleh lumpur atau bahkan kotoran”.

“Sangat keterlaluan dan mengerikan bagi Nike untuk mengizinkan nama Tuhan disematkan pada desain sepatu,” tulis Noreen.

“Ini tidak sopan dan sangat menyinggung Muslim, sekaligus menghina Islam.”

Noreen juga menuntut Nike menarik kembali “sepatu yang menghujat dan ofensif, serta semua produk dengan logo desain yang menyerupai lafaz Allah, dari penjualan di seluruh dunia segera.”

Klarifikasi Langsung dari Nike
Di lain pihak, seorang juru bicara Nike mengatakan kepada Fox News bahwa logo itu tidak lebih dari versi merek dagang Air Max yang “lebih modern”.

“Nike menghormati semua agama dan kami memperhatikan hal ini dengan serius,” kata juru bicara itu dalam pernyataan tertulis.

“Logo AIR MAX dirancang untuk menjadi representasi gaya dari merek dagang AIR MAX Nike. Logo ini dimaksudkan untuk mencerminkan merek AIR MAX saja. Arti atau perwakilan yang dirasakan lainnya tidak disengaja,” ucapnya menjelaskan.

Bukan kali ini saja Nike terlibat kontroversi terkait isu agama.

Pada 1997 silam, perusahaan yang berbasis di negara bagian Oregon itu, menuai kritik luas lantaran logo api dalam salah satu produknya, dituding menyerupai lafaz Allah.

Kasus tersebut membuat Nike menarik 38.000 pasang sepatu kets-nya di seluruh dunia, dan memperbaiki nama baik dengan menyumbangkan US$ 50.000 (setara Rp 700 juta) ke sebuah sekolah dasar Islam di Amerika Serikat.

Sumber: liputan6.com

Leave a Reply