7 Cara Menjaga dan Menjauhkan Diri Dari Pacaran

Ada banyak cara agar terhindar dari sifat tercela, yaitu pacaran. Setidaknya ada tujuh cara yang bisa kamu bagikan agar terhindar dari kubangan dosa pacaran, berikut ini:

1. Menikah
“Ih, si kakak. Aku kan masih sekolah, masa udah disaranin buat nikah!”

Ini salah satu alasan yang dipakai para aktivis pacaran yang belum siap menikah. Atau, “Aku kan baru lulus sekolah, mau kuliah dulu.”

Ada lagi, “Aku baru lulus kuliah tau, mau ngerasain kerja dulu, punya duit sendiri”.

Dan, segudang alasan lain yang sering kita dengar atau trlintas dalam pikiran kita.

Apapun alasan yang kamu kemukakan, kalau memang belum siap menikah, untuk apa pacaran? .

2. Puasa
Kok puasa? Iya, karna puasa dapat lebih menahan diri kita dari hawa nafsu. Bahasa kerennya sebagai perisai iman.

Puasa bukan hanya menahan diri dari nafsu makan dan minum tapi juga nafsu syahwat.

Dari Abdullah bin Mas’ud, beliau berkata, “Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam berkata kepada kami, “Wahai para pemuda, siapa yang sudah mampu menafkahi biaya rumah tangga, hendaknya dia menikah. Karna hal itu lebih menundukkan pandangannya dan menjaga kemaluannya. Siapa yang tidak mampu, hendaknya dia berpuasa, karna puasa adalah penjaga baginya.” (Muttafaqun ‘alaih)

3. Perbanyak Ibadah
Mendekatkan diri kepada Allah dengan banyak membaca Al-Qur’an dan merenungkan artinya, banyak berzikir, membaca shalawat, shalat berjamaah di masjid, menghadiri pengajian, dan berteman dengan orang-orang saleh/shalehah yang akan selalu mengingatkan kita kepada jalan yang lurus.

Jangan sombong dan malah menjauh dari Allah, sebab Allah-lah sebaik penjaga hati kita.

4. Fokus Dengan Kegiatan Positif
Libatkan diri kita dalam aksi kebaikan, jangan sungkan untuk membantu sesama. Jangan diam saja dan malah bermalas”an di rumah.

Hal itu akan menggiring hati kita mnjadi galau dan rentan untuk tergoda dengan aktivitas pacaran.

5. Carilah Lingkungan yang Mendukung Untuk Tidak Pacaran
Jika tidak ada lingkungan yang mendukung, ciptakanlah sendiri. Ajaklah beberapa temanmu yang memiliki kesamaan prinsip untuk tidak pacaran sebelum halal.

Rancanglah kegiatan rutin yang kreatif dan menyenangkan yang mengarah pada kebaikan diri maupun lingkungan.

6. Kerjakan Tugas Dengan Baik
Ingatlah tugas berbakti pada orangtua dan tugas menuntut ilmu di sekolah atau kampus.

Memiliki pacar bisa menghambat tugas” mulia itu karna perhatian tersita hanya pada sang kekasih hati.

7. Hindari Bergaul Dengan Mereka yang Masih Bermaksiat
Jangan terlalu sering berhubungan dengan para pelaku pacaran, khususnya mereka yang masih mnjadi korban ftv, sinetron, dan efek samping tayangan tv lain.

Penyakit hati bisa menular melalui interaksi, ditambah kadar iman yang kerap naik-turun. Menghindari bukan berarti tidak bergaul dengan mereka sama sekali.

Tetaplah bergaul dan bertegur sapa, tapi usahakan untuk tidak terlalu sering. Ingat, awal-awal masa peralihan masih sangat rentan terinfeksi virus merah jambu (jatuh cinta)

Sumber: Aulia

Leave a Reply