7 Cara Menjaga dan Menjauhkan Diri Dari Pacaran

5 Kesalahan Investasi Emas yang Bisa Merugikan Diri Sendiri 5 Kesalahan Investasi Emas yang Bisa Merugikan Diri Sendiri – Emas adalah salah satu jenis logam mulia yang telah lama dikenal sebagai simbol kekayaan dan salah satu jenis investasi untuk melindungi nilai kekayaan. Nilai emas cenderung meningkat dalam jangka panjang dan bisa memberikan tingkat pengembalian yang menguntungkan. Meskipun investasi emas relatif lebih aman, Anda tetap harus memperhatikan beberapa kondisi agar jangan sampai melakukan kesalahan saat berinvestasi. Hindari 5 kesalahan investasi emas yang bisa merugikan diri sendiri. 5 Kesalahan Investasi Emas yang Bisa Merugikan Diri Sendiri, 1. Tidak Memeriksa Kemurnian Emas investasi emas - investasi minim risiko Saat membeli emas dalam bentuk perhiasan, Anda pasti akan mendapatkan emas dengan campuran logam yang lainnya. Hal ini sangat berbeda dengan investasi emas dalam bentuk batangan, dimana Anda bisa mendapatkan emas murni tanpa adanya campuran yang lain. Kami menyarankan Anda untuk membeli emas murni dalam bentuk batangan jika memiliki tujuan berinvestasi. 2. Tidak Memiliki Tempat Penyimpanan yang Memadai simpan-emas-curi-pencuri-menabung Emas adalah logam mulia yang mudah dibawa dan dipindahkan. Hal inilah yang membuat emas lebih beresiko hilang dan dicuri oleh orang lain. Saat memutuskan untuk berinvestasi emas, maka penting untuk memiliki tempat penyimpanan khusus atau bisa menyewa tempat penyimpanan di bank atau pegadaian. 3. Tidak Membandingkan Harga Emas emas-untung-tukar-investasi Jangan terburu-buru saat akan membeli logam mulia. Sebelum melakukan pembelian emas batangan, tidak ada salahnya untuk membandingkan harga di beberapa tempat terpercaya agar bisa mendapatkan harga terbaik. Jangan sampai Anda merugi karena ada penjual yang menaikkan harga emas terlalu tinggi. Hal ini sangat penting dilakukan khususnya Anda yang tidak memantau pergerakan harga emas. 4. Tujuan Investasi yang Salah investasi emas Jangan membeli emas untuk dijadikan perhiasan agar terlihat menarik saat datang ke pesta. Jika Anda memiliki tujuan untuk mendapatkan imbal hasil di masa depan, maka sebaiknya membeli emas dalam bentuk batangan. Membeli emas batangan jauh lebih menguntungkan karena Anda tidak akan dibebankan dengan biaya pembuatan saat menjualnya kembali. Salah satu jenis emas batangan yang berkualitas adalah emas yang memiliki sertifikat Antam 99.99% yang banyak tersedia di pegadaian atau Butik Antam. Jangan lupa untuk menyimpan emas di atas 2 tahun agar bisa mendapatkan imbal hasil yang lebih baik. Jika Anda membeli emas untuk mendapatkan keuntungan dalam jangka pendek, maka emas bukanlah pilihan yang tepat. Sebaiknya pilih tempat investasi yang bisa memberikan imbal hasil optimal dalam jangka pendek, misalnya dengan mendanai di KoinWorks. Platform peer-to-peer lending yang membuat Anda sebagai pendana dapat menyalurkan dana Anda kepada UKM sebagai peminjam. Di KoinWorks, Anda bisa memulainya hanya dengan dana Rp 100.000 dan berpotensi mendapatkan imbal hasil di atas 21,32% per tahunnya. Anda juga tidak perlu khawatir karena karena adanya fasilitas dana proteksi yang nilainya sampai dengan 100% tergantung tingkat risiko yang dipilih. 5. Tidak Memantau Harga Emas bisnis-untung-harga-strategi harga - menaikkan harga produk - teknik psikologis harga produk Pergerakan harga emas memainkan peranan yang penting saat Anda akan menjual atau membeli emas. Oleh karena itu, Anda sebagai investor harus memastikan membeli emas saat harga rendah dan menjualnya saat harga telah meningkat. Cek Harga Emas Hari Ini: Sabtu, 11 Januari 2020 Jangan sampai menjual emas saat harganya di bawah harga beli karena itu bisa membuat Anda merugi. Itulah 5 hal yang penting untuk diperhatikan saat Anda akan berinvestasi emas. Emas termasuk dalam investasi jangka panjang, jadi pastikan Anda berinvestasi emas di atas 2 tahun atau lebih. Pastikan juga Anda memiliki tempat yang aman untuk menyimpan emas agar tidak mudah dicuri oleh orang. Semoga bermanfaat!

Ada banyak cara agar terhindar dari sifat tercela, yaitu pacaran. Setidaknya ada tujuh cara yang bisa kamu bagikan agar terhindar dari kubangan dosa pacaran, berikut ini:

1. Menikah
“Ih, si kakak. Aku kan masih sekolah, masa udah disaranin buat nikah!”

Ini salah satu alasan yang dipakai para aktivis pacaran yang belum siap menikah. Atau, “Aku kan baru lulus sekolah, mau kuliah dulu.”

Ada lagi, “Aku baru lulus kuliah tau, mau ngerasain kerja dulu, punya duit sendiri”.

Dan, segudang alasan lain yang sering kita dengar atau trlintas dalam pikiran kita.

Apapun alasan yang kamu kemukakan, kalau memang belum siap menikah, untuk apa pacaran? .

2. Puasa
Kok puasa? Iya, karna puasa dapat lebih menahan diri kita dari hawa nafsu. Bahasa kerennya sebagai perisai iman.

Puasa bukan hanya menahan diri dari nafsu makan dan minum tapi juga nafsu syahwat.

Dari Abdullah bin Mas’ud, beliau berkata, “Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam berkata kepada kami, “Wahai para pemuda, siapa yang sudah mampu menafkahi biaya rumah tangga, hendaknya dia menikah. Karna hal itu lebih menundukkan pandangannya dan menjaga kemaluannya. Siapa yang tidak mampu, hendaknya dia berpuasa, karna puasa adalah penjaga baginya.” (Muttafaqun ‘alaih)

3. Perbanyak Ibadah
Mendekatkan diri kepada Allah dengan banyak membaca Al-Qur’an dan merenungkan artinya, banyak berzikir, membaca shalawat, shalat berjamaah di masjid, menghadiri pengajian, dan berteman dengan orang-orang saleh/shalehah yang akan selalu mengingatkan kita kepada jalan yang lurus.

Jangan sombong dan malah menjauh dari Allah, sebab Allah-lah sebaik penjaga hati kita.

4. Fokus Dengan Kegiatan Positif
Libatkan diri kita dalam aksi kebaikan, jangan sungkan untuk membantu sesama. Jangan diam saja dan malah bermalas”an di rumah.

Hal itu akan menggiring hati kita mnjadi galau dan rentan untuk tergoda dengan aktivitas pacaran.

5. Carilah Lingkungan yang Mendukung Untuk Tidak Pacaran
Jika tidak ada lingkungan yang mendukung, ciptakanlah sendiri. Ajaklah beberapa temanmu yang memiliki kesamaan prinsip untuk tidak pacaran sebelum halal.

Rancanglah kegiatan rutin yang kreatif dan menyenangkan yang mengarah pada kebaikan diri maupun lingkungan.

6. Kerjakan Tugas Dengan Baik
Ingatlah tugas berbakti pada orangtua dan tugas menuntut ilmu di sekolah atau kampus.

Memiliki pacar bisa menghambat tugas” mulia itu karna perhatian tersita hanya pada sang kekasih hati.

7. Hindari Bergaul Dengan Mereka yang Masih Bermaksiat
Jangan terlalu sering berhubungan dengan para pelaku pacaran, khususnya mereka yang masih mnjadi korban ftv, sinetron, dan efek samping tayangan tv lain.

Penyakit hati bisa menular melalui interaksi, ditambah kadar iman yang kerap naik-turun. Menghindari bukan berarti tidak bergaul dengan mereka sama sekali.

Tetaplah bergaul dan bertegur sapa, tapi usahakan untuk tidak terlalu sering. Ingat, awal-awal masa peralihan masih sangat rentan terinfeksi virus merah jambu (jatuh cinta)

Sumber: Aulia

Leave a Reply