5 Fakta Pria Pamer ‘Mandi Duit’ di Facebook, Ternyata Hasil Curi 27 iPhone

Taufik R Gani, warga Lingkungan I Kelurahan Mawahu Kecamatan Tuminting Kota Manado, Sulawesi Utara, beberapa waktu lalu menghebohkan media sosial.

Ia berkali-kali menjadi sorotan karena aksinya. Tak hanya viral, ia bahkan juga berkali-kali berurusan dengan pihak kepolisian.

Terbaru, pria 23 tahun tersebut ditangkap timsus Jatanras Polda Sulut dan Buser Polrestabes Medan Sumatera Utara (Sumut), atas kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat).

Dirangkum Tribun-Video.com, berikut 5 Fakta sosok Taufik R Gani yang viral dan tersandung hukum:

1. Viral karena Suka Pamer
Beberapa tahun lalu Taufik R Gani menjadi viral karena memamerkan gaya hidup yang ia anggap mewah.

Bahkan sebelum ditangkap, ia masih sering pamer di akun media sosial pribadinya.

“Orang paling kaya sedunia sekarng lagi di luar negeri Italia…. Hahahhahahah mana ada kalian yang bisa kayak gue yang ke luar negeri,”tulis Gani dalam sebuah unggahannya.

2. Pecinta Sesama Jenis
Selain pamer mengakun kaya ia juga terang-terangan memamerkan orientasi seksualnya yang menyimpang.

Ia Terang-terangan memamerkan hubungan sejenis yang ia lalukan dengan pasangan prianya.

“Pasangan serasi Artis gay Indonesia cuman kita berdua yaaa sayangku, jaga cinta kita ya sayang, semoga cinta kita abadi dengan kekal ya sayang,”tulis Gani dalam sebuah unggahan foto dengan kekasih prianya.

Gani diketahui juga menjadi residivis kasus pornografi pada Oktober tahun 2016 di Manado.

3. Hina Presiden
Viralnya sosok Gani memuncak pada 2017 ketika ia menghinga Presiden Joko Widodo.

Hinaan itu dilancarkan melalui akun Facebook Live-nya, pada Jumat (17/8/2018).

Meski cara mengkritiknya dengan berlagak kemayu, namun dengan senonoh, ia menyebut berulangkali Jokowi adalah sampah.

Selain sampah, Gani juga menyebut beberapa kata kasar dan hinaan kepada Jokowi. Ia pun harus berurusan dengan polisi atas tindakannya tersebut.

4. Ditangkap atas Kasus Pencuriaan
Kini Gani jadi tersangka kasus pencurian dengan pemberatan (curat) 27 unit ponsel iPhone S seri terbaru.

“Tersangka kami amankan di rumahnya di Lingkungan I Kelurahan Mawahu Kecamatan Tuminting sekitar pukul 04.00 Wita pagi pekan lalu,” tutur AKP Sugeng Wahyudi Santoso SH Katimsus Jantanras Polda Sulut, kepada wartawan di Mapolda Sulut Senin (18/02/2019).

Gani ditangkap karena melakukan tindak pidana curat 27 Iphone S seri terbaru dan empat buah notebook dengan total kerugian Rp 500 juta.

“Barang curiannya Handphone Iphone S seri terbaru harganya Rp 25 juta per satu unit,” tambahnya.

5. Pamer ‘Mandi Uang’
Disebutkan polisi bahwa hasil curian digunakan Gani untuk pamer di media sosial.

“Bukan untuk ditabung, ditukar dalam pecahan Rp 50 ribu kemudian dipamerkan di media sosial Facebook dan dipakai berfoya-foya ke Bali dan Jakarta bersama pasangan homonya,” ujarnya.

Bahkan sebelum ditangkap, Gani sempat memamerkan video yang menampilkan ia ‘mandi uang’.

Uang pecahan Rp50 ribu itu ia keluarkan dari dalam tas besar.

Uang tersebut ia keluarkan dan ia gunakan seolah sedang ‘mandi uang’ untuk ajang pamer kekayaan.

“Helooo… cuma gue yang paling kaya sedunia, lihat baik-baik ini sampai ratusan juta,” ujar Gani dalam video ia memarkan uang.

Diduga uang tersebut adalah hasil dari penjualan barang bukti pencurian yang dilakukan Gani.

Polisi juga sempat mengamankan pasangan homo tersangka, namun karena tidak ada kaitannya sudah dilepas.‎

Kini peleku telah dibawa dari Manado ke Medan untuk menjalani pemeriksaan di Polrestabes Medan.

Sumber: tribunnews.com

Leave a Reply