Banyak Orang Mimpi Jadi PNS, Pria Ini Malah Pilih Keluar Dari ASN, Ungkap Borok Instansinya

Banyak orang bermimpi jadi PNS atau sekarang namanya ASN, sampai berebut dengan ribuan orang lewat jalur test resmi atau lewat ‘backstreet’ .

Namun seorang bernama Moh Indro Cahyono ini sudah enak-enak jadi PNS / ASN malah pilih mengundurkan diri.

Belakangan, alasan mundur dari PNS viral di Facebook, lantaran menyinggung ketidakberesan di instansi pemerintah tempat dia mengabdi selama ini. Cerita dia pun jadi berita viral !

Moh Indro Cahyono beralasan keluar dari Pegawai Negeri Sipil / PNS atau sekarang berganti nama menjadi ASN / Aparatur Sipil Negara, karena enggan mengabdi pada atasannya.

Menurut Indro, menjadi PNS ialah pelayan bagi masyarakat bukan pada atasannya. Status itu ditulis Indro berjudul ‘Kenapa Keluar dari PNS’ pada Rabu (3/4/2019).

Indro mengungkap alasannya keluar dari PNS sempat dibilang gila oleh teman-temannya.

Apalagi Indro berstatus sebagai PNS golongan 3D. Untuk sampai ke golongan ini dibutuhkan pengabdian dan jam terbang yang melelahkan.

Sementara Indro telah menjadi abdi negara selama 12 tahun sebelum memutuskan resign pada akhir Maret 2019.

Nah, mengapa mengundurkan diri? Ini yang jadi cerita dan berita viral. Indro ditempatkan di sebuah Lap Refrensi Penyakit Hewan Nasional.

Di sana menjadi tempat para ilmuan dan bertugas membantu peternak. Selama menjadi PNS, Indro sering menemui praktik koruptif di instansinya.

“Di lab ini saya melihat banyak hal lucu – mulai para ilmuwan yg HARUS tunduk pada birokrat tuna berpikir.

Mulai penelitian ratusan juta TANPA arah apalagi mau bantu peternak.

Mulai dari pak Haji eselon 3 yg gemar tausiah tapi bisa sulap hilangkan 120 juta rupiah, atau harga kertas HVS per rimnya 75 ribu sementara di toko samping kantor cuma 30 ribu,” terangnya.

Sejak diunggah status Indro telah dibagikan lebih dari 6.500 kali dan mendapat komentar beragam dari netizen.

Keputusan Indro menjadi perdebatan netizen, ada yang menyebut mantan ASN itu sebagai orang baik dan tak perlu keluar demi melawan instansinya yang dinilai buruk.

Berikut komentar sejumlah rekan maupun warganet atas status viralnya di Facebook soal alasan mundur dari PNS / ASN tersebut yang akhirnya jadi perhatian khusus dia.

Arian: “Orang baik seharusnya jangan keluar, walau berat berani lawan arus. Kedengarannya gampang ya…”

Tetapi ada pula yang mendukung keputusan Indro.

Ahmad Yani: “Mantap mas, hidup ini memang harus punya prinsip.

Itu sebab lembaga Penelitian Swasta lebih maju, dan banyak mengembangkan produk. Padahal Kalau namanya Lembaga Pemerintah semua difasilitasi, kita hanya mau urus hak paten pun susah.”

Moh Indro Cahyono pun akhirnya jadi bintang perhatian di Facebook.

Membanjir aneka respon dari yang baik hingga yang menyesalkan.

Ia pun mengunggah tanggapannya terhadap macam-macam persepsi dan komentar orang pada keputusannya.

Berikut ini tanggapan Moh Indro Cahyono:

“Belum genap seminggu setelah status saya ‘kenapa keluar dr PNS’ viral, sudah ada banyak pro & kontra mengenai postingan ini.”

“Status ini mengenai apa yg saya rasakan selama 12 tahun menjadi PNS/ASN, tidak utk mendiskreditkan siapapun.”

“Sejak awal tujuan saya menjadi PNS adalah utk mengabdi kepada rakyat & membantu peternak, dan saya melakukan apa yg saya percayai TAPI saat idealisme membantu rakyat bertentangan dg birokrasi & sistem feodal yg tidak berpihak pada rakyat – saya melawan.”

“Saat melawan & dianggap memberontak & dihukum, saya tetap melawan apapun resikonya – termasuk jika harus resign / mengundurkan diri.”

“Istilah PNS sudah dirubah menjadi ASN (Aparatur Sipil Negara) berarti pegawai/aparatur negara Indonesia yg tugasnya menjadi ASISTEN RAKYAT/ Warga negara Indonesia.”

“ASN sejatinya bertugas melayani rakyat BUKAN melayani pejabat atau birokrat. Apakah kita sebagai ASN sudah CUKUP melayani rakyat? Apakah rakyat sudah terbantu dg kehadiran kita ?”

“Biar RAKYAT YG MENJAWAB. Karena majikan ASN adalah rakyat & BUKAN SEBALIKNYA. Hidup adalah pilihan & sebaik-baik pilihan adalah berguna bagi masyarakat & rakyat.”

Sumber: tribunnews.com

Leave a Reply